Sekda Sumbar Arry Yuswandi Tegaskan Jabatan ASN Bukan Hak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi melantik 5 pejabat fungsional.(poto: padangkita.com).

ekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi melantik 5 pejabat fungsional.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menegaskan bahwa jabatan asn bukan hak yang melekat pada setiap aparatur. Oleh karena itu, pimpinan memberikan amanah serta kepercayaan tersebut berdasarkan kompetensi, integritas, dan kebutuhan nyata organisasi.

Arry menyampaikan penegasan penting tersebut saat melantik lima pejabat fungsional di Ruang Pola Kantor Gubernur pada Rabu. Selain itu, pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik.

“Jabatan dalam birokrasi bukanlah hak setiap ASN, melainkan amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan berdasarkan kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi. Karena itu, kita jangan sampai keliru dalam memahami makna sebuah jabatan,” tegas Arry.

Pengangkatan Pejabat Mempertimbangkan Kebutuhan Organisasi Secara Objektif

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah menggelar proses pengangkatan jabatan fungsional secara objektif. Bahkan, tim penilai mempertimbangkan peta jabatan serta kebutuhan instansi secara matang sebelum memutuskan penempatan seorang aparatur.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Kampus Universitas Andalas di Sijunjung

Dengan demikian, sertifikat kelulusan uji kompetensi saja tidak serta-merta menjadi dasar utama pengangkatan pegawai. Sebab, pemerintah daerah tetap memprioritaskan peta jabatan dan urgensi kebutuhan organisasi di lapangan.

Oleh sebab itu, Arry meminta seluruh pimpinan perangkat daerah agar membangun komunikasi yang terbuka dengan para staf. Sebab, komunikasi transparan terbukti efektif mencegah timbulnya kesalahpahaman terkait kebijakan manajemen kepegawaian di lingkungan kerja.

Pimpinan Dan Pegawai Harus Mengedepankan Etika Kerja

Di sisi lain, pemahaman yang tepat mengenai manajemen kepegawaian sangat penting bagi seluruh pegawai. Hal ini dikarenakan Pemprov Sumbar ingin mencegah munculnya persepsi keliru terkait penempatan maupun pengangkatan jabatan.

Selain menuntut profesionalisme tinggi, Sekda juga mengimbau para pegawai agar terus menjaga integritas. Dengan begitu, seluruh aparatur dapat menjunjung tinggi etika kerja dan saling mendukung dalam kebaikan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pegawai agar selalu menghindari pelanggaran yang berpotensi merugikan institusi maupun masyarakat. Maka dari itu, ASN wajib memfokuskan diri secara penuh pada pelaksanaan tugas pokok serta fungsi masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Tantang Pejabat Baru Melalui Inovasi Pelayanan

Kolaborasi Dan Harmonisasi Menjadi Kunci Birokrasi Profesional

Di samping itu, pegawai sebaiknya tidak melibatkan diri pada hal-hal yang berada di luar kewenangan resmi mereka. Sebaliknya, sikap fokus justru akan menjaga kualitas kinerja serta stabilitas pelayanan publik di Sumatera Barat.

Oleh karena itu, Arry mengajak seluruh jajaran ASN untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan saling menghormati. Pasalnya, budaya kerja positif menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan birokrasi yang benar-benar profesional.

Pada kesempatan tersebut, prosesi pelantikan menetapkan Budi Sanjaya sebagai Pranata Humas Ahli Pertama. Sementara itu, empat pegawai lainnya resmi menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama, yaitu Lisma Oktavia, David Kusuma, Erisa Mawaddah, dan Yoval Eka Putra. Sebagai penutup, acara ini turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardiyanto bersama sejumlah pejabat Pemprov Sumbar.(ar)

Berita Terkait

Cegah Pungli, Pemkot Padang Perketat Pengelolaan Dana BOS Sekolah
Gubernur Mahyeldi Dukung Uji Coba BKN Soal Penempatan ASN Dekat Domisili
Pemko Padang Wajibkan Pemilahan Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Wali Kota Pariaman Yota Balad Serahkan SK dan Ambil Sumpah 150 PNS
Wali Kota Pariaman Yota Balad Resmi Serahkan SK dan Ambil Sumpah 150 PNS
Pelantikan KORPRI Kota Pariaman Perkuat Kinerja Aparatur Sipil Negara
Mahyeldi Temui Airlangga Hartarto Dorong Percepatan Ekonomi Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Wajibkan Pejabat Pemprov Sumbar Bikin Inovasi Pelayanan Publik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:00 WIB

Sekda Sumbar Arry Yuswandi Tegaskan Jabatan ASN Bukan Hak

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:00 WIB

Cegah Pungli, Pemkot Padang Perketat Pengelolaan Dana BOS Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Dukung Uji Coba BKN Soal Penempatan ASN Dekat Domisili

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:00 WIB

Pemko Padang Wajibkan Pemilahan Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad Serahkan SK dan Ambil Sumpah 150 PNS

Berita Terbaru

Pasang gratis listrik PLN untuk warga Mentawai.(poto: radarsumbar.com).

Regional

PLN Alirkan Bantuan Listrik Gratis untuk Warga Mentawai

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:53 WIB

Pemerintah Kota Pariaman mempercepat langkah pemulihan ekonomi masyarakat dengan membangun kembali kios sala Pantai Gandoriah.(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Pariaman Rebuilt Kios Sala Pantai Gandoriah

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:00 WIB