Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam kegiatan Subuh Mubarakah ASN Pemprov Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (2/8/2026).(poto: padangkita.com).

Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam kegiatan Subuh Mubarakah ASN Pemprov Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (2/8/2026).(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak gerakan wakaf ASN Sumbar menjadi langkah bersama untuk mendukung pembangunan daerah. Upaya strategis ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah Sumatera Barat.

Gubernur menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah ASN Pemprov Sumbar pada Minggu, 2 Agustus 2026. Acara yang berlangsung di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi ini mengusung tema “Menanam Amal Jariyah Melalui Wakaf, Menuai Pahala Tanpa Batas”.

Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah serta ribuan pegawai Pemprov Sumbar memadati lokasi acara sejak pagi. Anggota Paskibraka Provinsi Sumbar tahun 2026 juga turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan spiritual tersebut.

Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pegawai yang konsisten menghadiri agenda rutin bulanan ini. Menurutnya, agenda ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual tetapi juga menempa integritas serta kedisiplinan aparatur pemerintah.

Penguatan Karakter Dan Integritas Aparatur Sipil Negara

Mahyeldi menegaskan bahwa Subuh Mubarakah merupakan ruang pembinaan karakter bagi seluruh pegawai negeri. Kegiatan rutin ini mendorong semangat pengabdian ASN agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas.

Baca Juga :  Musda XI MUI: Mahyeldi Tegaskan Peran Strategis Ulama Sumbar Jaga Falsafah ABS-SBK

Penceramah Ustaz H. Yendri Junaidi, Lc., M.A. memberikan tausiah berbobot mengenai peran penting wakaf. Gubernur menilai materi tersebut membuka pandangan baru tentang dampak sosial dan ekonomi wakaf yang sangat luas.

Pengelolaan wakaf secara profesional sanggup mengubah potensi keagamaan menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Oleh sebab itu, Gubernur meminta para pegawai mulai membiasakan diri berwakaf secara rutin dan berkelanjutan.

Program wakaf uang dengan nominal terjangkau menjadi opsi yang sangat realistis bagi para pegawai. Konsistensi dalam menyisihkan sebagian penghasilan akan menghasilkan dampak perubahan sosial yang sangat besar bagi masyarakat.

Potensi Besar Pengumpulan Dana Wakaf Uang ASN

Pemprov Sumbar saat ini menaungi sekitar 25.000 pegawai aktif yang tersebar di berbagai instansi. Jika setiap pegawai menyisihkan 1.000 rupiah per hari, akumulasi dana wakaf mencapai 25 juta rupiah setiap harinya.

Pengumpulan dana yang konsisten ini mampu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan pembangunan di daerah. Hasil perolehan wakaf tersebut dapat langsung membiayai program pendidikan serta pengembangan kualitas SDM lokal.

Anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa memperoleh akses pendidikan yang jauh lebih layak. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak memiliki kesempatan belajar yang merata melalui dukungan dana ini.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Pembangunan Berkualitas

Inisiatif ini juga memerlukan tata kelola yang transparan agar kepercayaan publik terus terjaga. Pemerintah provinsi berkomitmen menjaga akuntabilitas dalam memproses setiap rupiah dana yang terkumpul dari para pegawai.

Sinergi Lintas Sektor Demi Percepatan Pembangunan Daerah

Mahyeldi mendorong pembentukan Minang Global Wakaf sebagai lembaga pengelola yang mandiri dan profesional. Lembaga ini bertugas menghimpun serta menyalurkan dana secara akuntabel demi kepentingan masyarakat Sumatera Barat.

Pemerintah provinsi segera memberdayakan lima pegawai yang sudah mengantongi sertifikasi Nazhir Wakaf resmi. Para tenaga tersertifikasi ini akan memperkuat sistem tata kelola dan efektivitas program wakaf daerah.

Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemda, Baznas, dunia usaha, dan lembaga pengelola wakaf. Perantau Minang yang tersebar di pelbagai wilayah juga memegang peranan kunci dalam menggerakkan potensi besar ini.

Sinergi yang kuat antarstakeholder membuat gerakan sosial ini berdaya guna secara optimal dan berkelanjutan. Mahyeldi optimistis instrumen wakaf sanggup mempercepat pembangunan serta memangkas angka kemiskinan di Sumatera Barat.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar
Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami
52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi
BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang
Wujud Kepedulian Sosial, BRI Region 3 Padang Salurkan Bantuan Sembako ke Rumah Ibadah
Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Fikih Wasathiyah Sumbar Demi Menjaga Persatuan Umat
Penyambutan Jemaah Haji Kota Padang 2026 Diwarnai Pesan Pembinaan Remaja
Wali Kota Yota Balad Buka MTQ Kecamatan Pariaman Timur Setelah Vakum Delapan Tahun
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:00 WIB

52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:00 WIB

BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang

Berita Terbaru

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan rancangan KUA PPAS 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Pariaman Sampaikan Rancangan KUA PPAS 2027 Ke DPRD

Rabu, 5 Agu 2026 - 21:00 WIB