Padang, seriusnews.id – Wali Kota Padang Fadly Amran mengukuhkan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumbar periode 2026–2031 di Auditorium Istana Gubernur Sumatra Barat pada Rabu (29/7/2026). Acara pengukuhan tersebut berlangsung khidmat dengan mengusung tema penguatan peran perempuan Minangkabau sebagai penjaga adat dan pendidik generasi.
Fadly Amran yang juga menjabat Ketua Umum IKTD Sumatra Barat menegaskan pentingnya momentum ini untuk mempererat silaturahmi perantau. Keberadaan Bundo Kanduang memegang posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah era modern.
Wali Kota Padang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus baru yang telah melafazkan janji jabatan. Beliau berharap para pengurus mampu menjalankan seluruh agenda organisasi secara konsisten serta melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau.
Pengukuhan Resmi Pengurus Baru Bundo Kanduang IKTD Sumbar
Prosesi pengukuhan ini menetapkan Efrida Aziz sebagai Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumatra Barat untuk lima tahun mendatang. Dalam menjalankan roda kepemimpinan, Efrida akan berdampingan dengan Fauziah Zainin yang memegang amanah sebagai Ketua I.
Jajaran kepemimpinan juga mempercayakan posisi Ketua II kepada Jusmaniar serta posisi Ketua III kepada Yanthi Yoshefa Koto. Sementara itu, Nelvi Nizar mengisi posisi Sekretaris dan Efriyetti mengemban tugas sebagai Bendahara organisasi.
Secara keseluruhan, sebanyak 52 orang pengurus dari pelbagai bidang resmi mengucap sumpah jabatan dalam acara tersebut. Seluruh jajaran pengurus siap mengabdi dan menggerakkan program kerja organisasi hingga tahun 2031.
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Padang meminta organisasi ini tidak sekadar menjalankan kegiatan seremonial atau agenda rutin. Beliau mendorong pengurus baru melahirkan program kerja konkret yang menyentuh langsung persoalan sosial di masyarakat.
Susunan Pengurus Inti Dan Fokus Program Kerja Strategis
Fadly Amran menyoroti beberapa fokus utama yang membutuhkan perhatian serius dari para pengurus, seperti penguatan pola asuh anak. Organisasi ini juga perlu mengambil langkah nyata dalam mencegah kenakalan remaja dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba.
Langkah preventif terhadap berbagai penyimpangan perilaku di tengah masyarakat menjadi agenda penting yang harus mereka garap. Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam menyukseskan seluruh program tersebut.
Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melalui Sekretaris Daerah Provinsi Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur. Arry mengapresiasi pelantikan ini dan berharap sinergi antara perantau dan pemerintah semakin solid.
Arry menilai kolaborasi yang kuat antara komunitas perantau dengan pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan sosial-budaya. Sinergi tersebut akan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan seluruh lapisan masyarakat Sumatra Barat.
Dukungan Pemerintah Daerah Dalam Menguatkan Sinergi Perempuan
Ketua Umum terpilih Efrida Aziz menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih solid, inklusif, dan aktif berkontribusi. Pihaknya menyatakan siap menjalin kerja sama erat dengan pemerintah daerah demi menjalankan program-program yang bermanfaat.
Suasana pengukuhan semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh penting masyarakat dan pejabat daerah di Sumatra Barat. Ketua TP-PKK Sumatra Barat Ny. Harneli Mahyeldi dan Ketua LKAAM Sumatra Barat Fauzi Bahar Datuak Sati tampak hadir memberikan ucapan selamat.
Hadir pula Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran yang mengemban amanah sebagai Penasihat Bundo Kanduang IKTD Sumatra Barat. Kehadiran beliau menunjukkan dukungan penuh terhadap kiprah dan peran perempuan Minangkabau dalam pembangunan daerah.
Acara ini turut dihadiri jajaran Pengurus dan Dewan Pakar IKTD Sumatra Barat beserta para pembina organisasi. Sebanyak 34 perwakilan organisasi komunitas perempuan se-Sumatra Barat juga menyaksikan langsung prosesi bersejarah ini.(ar)









