Sumatera Barat, seriusnews.id – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat usulan perubahan trase Kelok 44. Langkah strategis ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kerusakan infrastruktur akibat pergerakan tanah yang terus membahayakan pengguna jalan.
Ia menyampaikan arahan tersebut saat meninjau langsung kawasan terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026). Dalam kunjungan kerja itu, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat Armizoprades mendampingi Menteri PU secara langsung.
Menteri PU Meninjau Penurunan Tanah Kelok 44
Menteri PU melihat secara langsung kondisi badan jalan pada Ruas Manggopoh–Padang Luar yang mengalami penurunan signifikan. Kondisi tanah pada jalur legendaris tersebut sudah tidak layak untuk menampung beban lalu lintas utama.
Dody menilai struktur geologi lokasi tersebut berisiko tinggi jika pemerintah daerah terus memertahankannya sebagai akses prioritas. Oleh karena itu, pengalihan jalur menjadi pilihan yang jauh lebih aman serta berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemerintah Pusat ingin mempercepat seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan fisik di lapangan. Percepatan ini memerlukan kelengkapan dokumen teknis agar sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Dody meminta Pemprov Sumbar segera membuka ruang diskusi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Sinergi ini bertujuan untuk mengkaji opsi alternatif rute yang paling aman dari potensi pergerakan tanah.
Sabo Dam Batang Tumayo Turut Menjadi Perhatian
Selain memantau Kelok 44, rombongan Kementerian PU juga mendatangi bangunan Sabo Dam Batang Tumayo. Infrastruktur pengendali sedimen di Nagari Sungai Batang ini memegang peranan sangat krusial bagi keselamatan warga sekitar.
Bangunan tersebut berfungsi menahan endapan material vulkanik serta menekan ancaman banjir lahar dari Gunung Marapi. Keberadaan fasilitas ini membantu melindungi pemukiman warga Tanjung Raya dari bencana susulan.
Menteri Dody juga meninjau perkembangan kondisi Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak secara terperinci. Jalur alternatif ini menjadi penopang utama konektivitas antarwilayah ketika rute utama mengalami gangguan.
Pemerintah terus memastikan seluruh fasilitas pendukung jalan provinsi dapat berfungsi optimal. Kunjungan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur daerah secara menyeluruh.
Pemprov Sumbar Siapkan Usulan Rencana Aksi Baru
Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat Armizoprades menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan seluruh instruksi menteri. Pihaknya langsung menjadwalkan koordinasi teknis bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dalam waktu dekat.
Dinas BMCKTR kini menyusun dokumen pendukung guna mengajukan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum. Langkah ini menjadi syarat utama agar usulan perbaikan jalan Manggopoh–Padang Luar dapat terealisasi secepatnya.
Armizoprades menyambut positif perhatian penuh Pemerintah Pusat terhadap permasalahan infrastruktur di Sumatera Barat. Bantuan dan intervensi pusat sangat membantu daerah dalam menangani titik rawan bencana geologi.
Ia menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara daerah dan pusat dalam membangun fasilitas publik. Kerja sama ini menjamin pembangunan tidak hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi memberikan dampak jangka panjang.
Jalur transportasi yang aman akan memperlancar mobilitas masyarakat serta menekan biaya logistik pengiriman barang. Hal ini diharapkan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal secara berkesinambungan.
Pemerintah memperkuat komitmennya untuk membangun infrastruktur yang tangguh dan tahan terhadap ancaman bencana alam. Ketersediaan akses jalan yang memadai menjadi kunci utama peningkatan kualitas pelayanan publik.(ar)









