Jambi, seriusnews.id – Perjuangan memperbaiki infrastruktur jalan Kabupaten Sarolangun menjadi fokus utama Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsul Riduan. Ia berkomitmen mengawal alokasi anggaran daerah agar perbaikan fasilitas publik tersebut terealisasi secara maksimal.
Langkah ini bertujuan membuka akses ekonomi masyarakat serta menjaga konektivitas menuju wilayah yang menyimpan sejarah penting Jambi. Berdasarkan rancangan KUA-PPAS APBD Provinsi Jambi, penanganan jalan di wilayah tersebut menyerap anggaran sekitar Rp27,071 miliar.
Perjuangan Anggaran Infrastruktur Jalan Sarolangun Menuju Kawasan Bersejarah
Pemerintah Provinsi Jambi merancang alokasi sebesar Rp4,441 miliar khusus untuk penanganan ruas Jalan Pekan Gedang–Batang Asai–Muara Talang–Jangkat. Samsul Riduan menegaskan bahwa penanganan rute Batang Asai memiliki bobot historis yang sangat besar bagi masyarakat Jambi.
Kawasan Batang Asai merupakan tanah kelahiran sejumlah pejuang kemerdekaan dan tokoh daerah seperti Makalam, Abunjani H Kamil, serta Manap. Kehadiran akses jalan yang layak bakal mempermudah mobilitas warga sekaligus menjaga warisan sejarah lokal bagi generasi penerus.
Samsul Riduan menyampaikan hal tersebut secara langsung saat meninjau kondisi jalan yang rusak di lapangan pada Senin (24/8/2026). Ia berharap generasi muda tidak hanya mengenal para pahlawan Jambi lewat buku pelajaran sekolah semata.
Infrastruktur yang memadai akan mempermudah generasi muda mendatangi kampung halaman para pejuang secara langsung. Oleh karena itu, pembangunan fisik di kawasan tersebut harus mencakup sudut pandang sejarah dan edukasi budaya.
Rincian Alokasi Dana KUA PPAS APBD Provinsi Jambi
Rancangan KUA-PPAS APBD Provinsi Jambi mencantumkan anggaran sebesar Rp16,065 miliar untuk penanganan Jalan Pauh–Air Hitam/Simpang Mentawak. Selain itu, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp5,253 miliar guna menanggulangi longsoran di ruas Jalan Pekan Gedang–Muara Talang.
Pemerintah provinsi juga menyiapkan dana pemeliharaan jalan melalui pola swakelola sebesar Rp1,312 miliar untuk wilayah Sarolangun. Samsul mengingatkan bahwa seluruh besaran angka tersebut masih berstatus rancangan sementara dalam dokumen anggaran.
Legislator dari Dapil Sarolangun-Merangin ini berjanji terus mengawal seluruh tahapan pembahasan bersama jajaran anggota dewan lainnya. Perjuangan legislatif akan terus berjalan hingga alokasi tersebut masuk ke dalam anggaran definitif dan siap dieksekusi.
Ia menekankan bahwa perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Pengawalan ketat perlu dilakukan agar usulan program tidak berhenti sebagai catatan angka di kertas semata.
Sinergi Lintas Partai Politik Demi Pembangunan Daerah Sarolangun
Samsul Riduan memandang perjuangan pembangunan infrastruktur jalan ini sebagai tanggung jawab bersama seluruh wakil rakyat. Menurut Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi ini, seluruh legislator dari Dapil Sarolangun-Merangin memiliki tujuan yang selaras.
Perbedaan warna bendera politik harus disingkirkan ketika memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah pemilihan. Jalan raya yang dibangun kelak akan memberi manfaat bagi seluruh lapisan warga tanpa memandang latar belakang politik.
Fasilitas jalan yang memadai bakal memperlancar aktivitas kerja, akses sekolah, hingga pengangkutan hasil pertanian masyarakat. Di samping itu, konektivitas yang lancar dapat mempercepat pelayanan pemerintah dan mempererat hubungan antarkawasan.
Ia berharap seluruh pihak memberikan dukungan penuh agar proses pengesahan anggaran berjalan lancar dan tepat sasaran. Melalui sinergi antar-legislator, pergerakan roda ekonomi dan pelestarian kawasan bersejarah di Sarolangun dapat terwujud nyata.(ar)









