Mahyeldi Sebut Kepemimpinan Nasional Harus Berakar Akhlak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menjadi keynote speaker pada Kuliah Umum di Institute SEBI, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).(poto: padangkita.com).

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menjadi keynote speaker pada Kuliah Umum di Institute SEBI, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kepemimpinan nasional berakar akhlak menjadi syarat mutlak pembangunan bangsa. Pria yang akrab disapa Buya Mahyeldi ini menyampaikan pandangan tersebut saat menjadi pembicara kunci dalam kuliah umum di Institute SEBI, Depok, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

Acara bertajuk “Kepemimpinan Nasional sebagai Kunci Pembinaan SDM Unggul Bangsa” ini berlangsung bersamaan dengan peluncuran buku 40 Petunjuk Langit untuk Pemimpin dan Penguasa. Dalam pemaparannya, Mahyeldi menyoroti pentingnya nilai, integritas, serta keteladanan bagi para calon pemimpin masa depan Indonesia.

Pondasi Moral Menjadi Kunci Utama Pembinaan Karakter

Mahyeldi menilai kecerdasan teknis dan kompetensi tinggi tidak akan pernah cukup untuk menjalankan roda pemerintahan secara efektif. Pemimpin yang memiliki pondasi moral kuat justru menjadi kunci utama dalam melahirkan sumber daya manusia berdaya saing tinggi.

Menurutnya, setiap kebijakan publik memiliki daya jangkau yang sangat luas serta berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, para pemangku kekuasaan wajib memastikan setiap kewenangan yang mereka genggam benar-benar menghadirkan kemaslahatan bersama.

Baca Juga :  Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Mahyeldi: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Pembangunan kualitas generasi muda juga harus berjalan seiring dengan penanaman nilai kepribadian yang kokoh dan berintegritas. Generasi penerus bangsa perlu menyadari bahwa seluruh potensi akademik serta keahlian teknis mereka harus kembali untuk mengabdi kepada rakyat.

Hadirnya karya literatur yang menghimpun hadis-hadis kepemimpinan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Mahyeldi menganggap buku tersebut mampu menjadi sarana pengingat yang lembut sekaligus tegas bagi para pejabat publik di tanah air.

Ukuran Keberhasilan Pemimpin Terletak Pada Manfaat Nyata

Buku yang mengulas ajaran Islam tentang tata kelola pemerintahan ini menegaskan kembali hakikat kekuasaan sebagai sebuah amanah. Kekuasaan bukanlah tujuan akhir yang harus dikejar, melainkan sarana utama untuk mengagungkan keadilan sosial bagi seluruh warga.

Mahyeldi menekankan bahwa ukuran keberhasilan seorang kepala daerah atau pejabat negara tidak terlihat dari lamanya masa jabatan. Sebaliknya, masyarakat akan mengukur pencapaian seorang tokoh dari seberapa besar manfaat nyata yang lahir selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 di Sawahlunto Dorong Prestasi Atlet dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Kepemimpinan yang kehilangan pijakan nilai etis akan sangat mudah goyah serta kehilangan arah di tengah dinamika zaman. Sebaliknya, prinsip-prinsip ilahiah dan moralitas tinggi sanggup menjadi kompas petunjuk arah dalam mengeksekusi berbagai kebijakan strategis.

Proses pembinaan SDM unggul menuntut perpaduan yang utuh antara kecakapan teknis, kekuatan karakter, dan nilai keagamaan. Melalui forum diskusi akademik ini, Mahyeldi berharap lahir ikhtiar kolektif untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang berakhlak mulia.

Rangkaian acara kuliah umum dan bedah buku di Kampus SEBI Depok ini juga di hadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli. Kehadiran Menaker semakin memperkuat komitmen bersama dalam menyelaraskan pembangunan ketenagakerjaan dan penguatan karakter kepemimpinan nasional.(ar)

Berita Terkait

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi
Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api
Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026
Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar
Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana
Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN
Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026
Wawako Maigus Nasir Lantik 27 Pejabat Baru Pemko Padang, Tegaskan Birokrasi Bukan Sekadar Rutinitas Rapat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB