Jambi, seriusnews.id – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri acara Sosialisasi dan Sinergitas Program Pemberian Keringanan Pokok dan Sanksi Administratif pemutihan pajak kendaraan Jambi Tahun 2026. Selanjutnya, kegiatan strategis tersebut berlangsung secara khidmat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Senin, 14 September 2026.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar program ini untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi. Selain itu, langkah tersebut bertujuan mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam melunasi kewajiban perpajakan daerah.
Sinergi Pemerintah Daerah Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah Jambi
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, membuka langsung pertemuan bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jambi dan jajaran Polda Jambi. Di samping itu, sejumlah pimpinan DPRD Provinsi Jambi serta kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi turut hadir.
Bahkan, jajaran Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, serta Kepala Bapenda maupun BKAD se-Provinsi Jambi ikut mengawal agenda penting tersebut. Sebab, para pemangku kepentingan menilai bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan program insentif pajak kendaraan ini.
Dengan demikian, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pihak kepolisian dan stakeholder terkait terus memperkuat koordinasi teknis. Hasilnya, kerja sama yang solid akan mempermudah pemilik kendaraan bermotor dalam memanfaatkan fasilitas pembebasan denda administratif.
Komitmen Kota Sungai Penuh Sukseskan Program Keringanan Pajak
Mengenai hal tersebut, Wawako Azhar Hamzah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menyukseskan seluruh rangkaian program insentif pajak kendaraan. Karena itu, pihaknya siap menginstruksikan jajaran terkait agar mempermudah pelayanan perpajakan bagi masyarakat.
Oleh sebab itu, melalui sinergi yang kuat, pemerintah berharap masyarakat Kota Sungai Penuh dapat memanfaatkan momentum pemutihan pajak ini secara maksimal. Hasilnya, kemudahan prosedur pembayaran akan berbanding lurus dengan peningkatan kepatuhan para pemilik kendaraan.
Pada akhirnya, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendukung langkah taktis Pemprov Jambi dalam merangsang pertumbuhan pendapatan daerah. Tambahan pula, penguatan koordinasi antarwilayah ini akan bermuara pada percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik.
Oleh karena itu, Azhar Hamzah optimistis kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor akan meningkat drastis. Tentu saja, partisipasi aktif warga dalam program ini memberikan dampak positif langsung terhadap kemandirian fiskal daerah.(ar)









