Bungo, seriusnews.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat komitmennya dalam membenahi tata kelola kepegawaian melalui partisipasi pada rakor manajemen asn jambi di Hotel Amaris, Kabupaten Bungo, Kamis (3/9/2026). Selain itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, datang langsung untuk mengikuti agenda strategis yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Pertemuan regional ini menjadi wadah krusial bagi seluruh pemerintah daerah di Provinsi Jambi untuk menyelaraskan kebijakan kepegawaian nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya keras membangun sistem pembinaan aparatur yang berorientasi pada pelayanan masyarakat secara luas.
Penguatan Manajemen Aparatur Sipil Negara Se-Provinsi Jambi
Selanjutnya, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrullah bersama Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung pembukaan forum koordinasi ini. Di samping itu, jajaran Kepala Kantor Regional VII BKN, para kepala daerah, serta Sekretaris Daerah se-Provinsi Jambi turut menghadiri kegiatan penting ini.
Sementara itu, Wawako Azhar Hamzah menghadiri acara dengan pendampingan Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, serta Kepala BKPSDM, Affan. Oleh sebab itu, kehadiran jajaran pejabat ini menegaskan keseriusan Pemkot Sungai Penuh dalam mengawal pembenahan internal aparatur daerah.
Secara umum, forum koordinasi ini memfokuskan pembahasan pada penguatan pembinaan dan tata kelola kepegawaian di tingkat daerah. Akibatnya, langkah kolektif ini sejalan dengan kebijakan strategis nasional demi mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan akuntabel.
Penerapan Manajemen Talenta Dan Komitmen Pelayanan Publik
Di sisi lain, seluruh peserta menerima pengarahan mendalam terkait arah kebijakan pembinaan ASN terkini, khususnya penerapan sistem manajemen talenta. Sebab, sistem ini dirancang untuk memastikan penempatan pejabat daerah berbasis pada kualifikasi serta rekam jejak kerja yang terukur.
Lebih lanjut, rangkaian acara merumuskan langkah konkret untuk menjawab berbagai isu strategis kepegawaian yang kerap muncul di daerah. Hasilnya, para pejabat daerah saling bertukar pikiran melalui forum dialogis guna menghasilkan keputusan bersama yang adaptif.
Oleh karena itu, Pemkot Sungai Penuh terus mendorong transformasi manajemen ASN berbasis kompetensi secara berkelanjutan. Dengan demikian, langkah ini menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kinerja aparatur demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Bahkan, upaya perbaikan tata kelola ini sekaligus mendukung pencapaian target nasional yang tertuang dalam program Asta Cita ke-7. Pada akhirnya, Pemkot Sungai Penuh optimistis pembenahan sistem kepegawaian ini membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.
Sebagai penutup, para peserta mematangkan rumusan kesimpulan dan rencana tindak lanjut di akhir sesi rapat koordinasi tersebut. Maka dari itu, kesepakatan ini menjadi acuan kerja bagi seluruh instansi kepegawaian di wilayah Provinsi Jambi dalam menjalankan program pembinaan ASN.(ar)









