Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah progresif dalam mengoptimalkan peran rumah ibadah. Mereka kini mematangkan implementasi program unggulan bernama Smart Surau yang menyasar seluruh masjid dan musala di wilayah setempat.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin langsung rapat koordinasi strategis di Balai Kota Padang. Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kominfo, Bagian Kesra, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, hingga para pengurus masjid. Pemerintah daerah ingin memastikan regulasi teknis dan standar ruang pembelajaran digital masjid tersusun matang.
Pemko Padang sengaja merancang program ini untuk melindungi generasi muda dari dampak buruk era digital. Mereka ingin menekan angka kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika melalui penguatan fungsi masjid. Lewat fasilitas modern, pemerintah menargetkan lahirnya generasi berakhlak mulia dan berlandaskan spiritual kuat.
Guyur Anggaran Puluhan Miliar Demi Transformasi Digital Masjid
Pemerintah tidak main-main dalam mendukung kesuksesan program keagamaan ini. Mereka menggelontorkan anggaran hingga puluhan miliar rupiah untuk membiayai berbagai fasilitas penunjang.
Dana besar tersebut mengalir untuk pengadaan perangkat teknologi modern, pembayaran insentif guru MDTW/TQA, hingga pembangunan ruang digital khusus. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pemberian reward khusus bagi masjid yang berhasil menerapkan konsep Smart Surau secara optimal.
Maigus Nasir mengajak seluruh pengurus masjid dan musala untuk menyambut program ini secara terbuka. Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pengurus rumah ibadah akan membuat pemanfaatan fasilitas berjalan maksimal bagi anak-anak muda.
1.540 Perangkat Pemindai Wajah Siap Didistribusikan ke Rumah Ibadah
Dinas Kominfo Kota Padang memastikan kesiapan infrastruktur teknologi telah memasuki tahap akhir. Mereka telah menerima sebanyak 1.540 unit perangkat pemindai wajah (face recognition) untuk menggantikan sistem absensi konvensional.
Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Tommy TRD, menjelaskan bahwa perangkat canggih tersebut langsung menunjang tertib administrasi kegiatan Subuh Mubarakah. Saat ini, tim teknis sedang merampungkan proses sinkronisasi data serta registrasi aset perangkat.
Pihaknya akan mendistribusikan ribuan alat tersebut secara bertahap melalui koordinasi bersama pihak kecamatan dan kelurahan. Penyaluran perangkat ini dijadwalkan mulai berlangsung pada minggu kedua atau ketiga bulan November 2026 agar segera bisa dipakai oleh masyarakat.(ar)









