Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang mengambil langkah strategis dan tegas untuk membenahi wajah wilayah dari berbagai bentuk kesemrawutan melalui penataan Kota Padang berkelanjutan. Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan seluruh camat agar memperkuat pengawasan langsung di lapangan.
Instruksi tersebut menyasar pembenahan bangunan ilegal, keberadaan spanduk liar, praktik pungutan liar, hingga penanganan limbah sembarangan. Fadly Amran menyampaikan arahan penting ini saat memimpin rapat koordinasi internal jajaran Organisasi Perangkat Daerah bersama para camat se-Kota Padang.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Rumah Makan Sederhana pada Rabu, 26 Agustus 2026. Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail turut menghadiri acara tersebut.
Fadly Amran menekankan pentingnya penataan kawasan secara komprehensif demi menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran pengelolaan limbah. Tim penertiban memfokuskan tindakan pada bangunan yang mengokupasi trotoar, saluran drainase, serta area jalur hijau.
Pemerintah daerah membenahi penataan estetika kota yang selama ini terganggu oleh terpal biru, bedeng rakitan, dan spanduk liar. Wali Kota meminta seluruh jajaran pimpinan wilayah agar bertindak proaktif dalam mengawasi kondisi riil di tengah masyarakat.
Pengawasan Lapangan Jadi Menu Wajib Harian Para Camat
Fadly Amran meminta para camat menjadikan pengawasan lapangan sebagai menu wajib harian dalam menjalankan roda pemerintahan. Para pemimpin wilayah harus rajin memantau kondisi lapangan secara langsung tanpa sekadar menunggu laporan dari warga.
Langkah proaktif ini bertujuan agar jajaran pemerintah daerah mampu menyelesaikan setiap persoalan warga secara cepat dan tepat. Langkah pembenahan ini membawa visi jangka panjang yang tidak sekadar berfokus pada pengenaan sanksi kepada pelanggar aturan.
Pemerintah kota mengedepankan edukasi publik demi membangun kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman. Jajaran pemko tidak akan membiarkan keberadaan bangunan tanpa izin berdiri di wilayah Kota Padang.
Petugas lapangan akan memproses setiap temuan pelanggaran bangunan secara tegas sesuai prosedur administrasi yang berlaku. Pemerintah kota terus memperketat pengawasan agar keteraturan wilayah tetap terjaga secara konsisten.
Pendekatan Humanis Dan Solutif Bagi Pedagang Kaki Lima
Wali Kota Padang menerapkan pendekatan yang humanis dan solutif dalam menangani dinamika ekonomi para Pedagang Kaki Lima. Jajaran pemko mengarahkan pembinaan PKL agar sejalan dengan penegakan aturan yang berlaku di fasilitas umum.
Pemerintah kota memastikan roda perekonomian masyarakat kecil tetap berputar tanpa mengabaikan hak dasar para pejalan kaki. Petugas mengarahkan para pedagang agar tidak mengganggu fungsi utama sarana publik dan estetika kawasan.
Fadly Amran menegaskan bahwa pemerintah kota terus memberikan pembinaan serta solusi terbaik bagi seluruh pelaku usaha kecil. Namun, pihak pemko melarang keras pemanfaatan fasilitas publik secara semrawut yang merugikan kepentingan masyarakat luas.
Pemerintah daerah mengarahkan penataan area komersial agar aktivitas perdagangan berjalan selaras dengan ketertiban tata ruang kota. Kebijakan ini menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi warga dan kenyamanan pemanfaatan ruang publik.
Kebijakan Tanpa Toleransi Untuk Praktik Pungutan Liar Wisata
Isu pemberantasan praktik pungutan liar menjadi fokus perhatian utama dalam pembahasan rapat koordinasi tersebut. Pemko Padang menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk pungli yang meresahkan warga serta pengunjung.
Pemerintah kota memfokuskan pengawasan ketat pada kawasan destinasi wisata unggulan seperti Pantai Padang dan Pantai Air Manis. Petugas memperluas pemantauan hingga ke area Gunung Padang serta kawasan bersejarah Batang Arau.
Fadly Amran memerintahkan jajaran terkait untuk mengawasi sistem perparkiran dan pemungutan retribusi secara ketat di titik keramaian. Langkah ini bertujuan memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi seluruh pengunjung destinasi wisata.
Petugas mengintensifkan pengawasan lapangan hingga malam hari untuk mencegah munculnya perparkiran liar dan kutipan tidak resmi. Pemerintah kota memastikan seluruh petugas parkir di lapangan memiliki identitas resmi serta menerapkan pembayaran yang transparan.(ar)









