Dudung Tinjau Program Sekolah Rakyat di Malang untuk Anak Kurang Mampu

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026). ( poto : ANTARA/HO-KSP)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026). ( poto : ANTARA/HO-KSP)

Jawa Timur, seriusnews.id – Program Sekolah Rakyat di Malang menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan siswa yang sempat berhenti sekolah.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur, untuk memastikan kegiatan belajar berjalan sesuai tujuan.

Kunjungan kerja pada Jumat (12/6) itu menunjukkan langkah pengawasan pemerintah terhadap program prioritas di sektor pendidikan.

Pemerintah menempatkan pemerataan akses pendidikan sebagai fokus utama agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar.

Dalam keterangannya, Dudung menegaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk membantu anak-anak dari kelompok ekonomi terbawah agar tetap memperoleh pendidikan.

“Sekolah Rakyat merupakan prioritas utama dari program beliau. Di sini kita lihat anak yang putus sekolah, anak yang karena tidak mampu dari desil satu dan dua, bisa bersekolah di sini,” kata Dudung.

Dudung Pantau Langsung Aktivitas Belajar

Selama kunjungan, Dudung memasuki ruang belajar dan melihat kegiatan siswa bersama para pendamping. Ia juga berdialog dengan pihak sekolah untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program.

Saat ini, penyelenggara menggunakan fasilitas SMP Negeri 16 Malang sebagai lokasi sementara. Pemerintah menyiapkan sekolah rintisan tersebut sambil melanjutkan rencana pembangunan gedung permanen di kawasan sekitar.

Baca Juga :  Perpustakaan Solok Selatan Jadi Destinasi Wisata Literasi Saat Libur Sekolah

Langkah itu memungkinkan siswa mengikuti pembelajaran tanpa harus menunggu pembangunan sekolah selesai.

Dalam peninjauan itu, Dudung menjelaskan bahwa pemerintah masih membangun komunikasi dengan berbagai pihak terkait penyediaan lahan.

Ia menyebut terdapat lahan yang berpotensi mendukung pembangunan sekolah permanen. Namun, pemerintah masih perlu menyelesaikan proses koordinasi antarinstansi sebelum memulai pembangunan.

“Saya lihat ini sekolah rintisan. Sekolah rakyatnya nanti akan dibangun di sekitar sini. Masih kita komunikasikan karena ada tanah yang sebetulnya bisa digunakan, tetapi masih punya kelurahan. Nanti saya komunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, ATR/BPN, kemudian Dinas Sosial untuk segera dibangun,” ujar Dudung.

Dudung menekankan pentingnya penyelesaian administrasi sesuai prosedur hukum. Menurutnya, pemerintah perlu menjaga ketertiban proses pembangunan agar seluruh tahapan berjalan jelas dan akuntabel.

Selain memantau fasilitas, Dudung juga berbicara dengan kepala sekolah dan para pembimbing yang mendampingi siswa.

Dari hasil dialog tersebut, ia memperoleh informasi mengenai tantangan yang muncul pada tahap awal pelaksanaan program.

Meski menghadapi sejumlah kendala, sekolah terus menjalankan pembinaan karakter dan penguatan moral secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Kawal Program Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Menurut penjelasan pendamping, beberapa siswa mulai menunjukkan perkembangan positif dan berhasil mencatatkan prestasi.

Dudung memberikan apresiasi terhadap dukungan kebutuhan belajar dan fasilitas pendidikan yang diterima para siswa dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Tegaskan Hak Pendidikan untuk Semua Anak

Dalam kesempatan itu, Dudung kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak Indonesia.

Ia menilai setiap anak memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

“Ini harapan Bapak Presiden, tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Semua mempunyai hak yang sama di dalam menempuh pendidikan,” tuturnya.

Di sela kunjungan, Dudung juga memperhatikan karya lukisan salah satu siswa yang menampilkan Istana Negara dan Bendera Merah Putih.

Ia menilai karya tersebut mencerminkan semangat nasionalisme dan nilai positif yang tumbuh di lingkungan sekolah.

Melalui peninjauan ini, Kantor Staf Presiden terus mengawal Program Sekolah Rakyat agar berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah.

Pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas sektor supaya lebih banyak anak dapat memperoleh akses pendidikan.(ar)

Berita Terkait

Target 80 Ribu Sekolah Direhab, Andre Rosiade Cek Proyek Padang
Bedah Buku Pancasila untuk Pemula Perkuat Karakter Generasi Muda Padang
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa, Dorong Dubalang Kampus
SMPN 17 Padang Uji Coba Ruang Kelas Digital Diskominfo
Disdikbud Padang Gembleng Guru SMP Bikin Konten Digital
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026, Cek Syaratnya
Pra-OSN SMP Sumbar 2026 Perdana Bergulir di Padang
Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:57 WIB

Target 80 Ribu Sekolah Direhab, Andre Rosiade Cek Proyek Padang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Bedah Buku Pancasila untuk Pemula Perkuat Karakter Generasi Muda Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa, Dorong Dubalang Kampus

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:21 WIB

SMPN 17 Padang Uji Coba Ruang Kelas Digital Diskominfo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Disdikbud Padang Gembleng Guru SMP Bikin Konten Digital

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kembali melangkah ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:23 WIB

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) silaturahmi bersama puluhan jurnalis Sumatera Barat di Kota Bukittinggi pada Selasa (3/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:18 WIB

Wagub Vasko menghadiri Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Acara bertema “Nagari Kreatif, Masyarakat Produktif, dan Berdaya Saing” ini berlangsung di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Wagub Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Pacu Ekonomi Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:14 WIB