Elon Musk Tembus Triliuner Pertama Dunia Usai Lonjakan Saham SpaceX

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk usai menghadiri peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink ( poto : ANTARA )

CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk usai menghadiri peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink ( poto : ANTARA )

Jakarta, seriusnews.id – kekayaan Elon Musk triliuner kembali menjadi sorotan setelah laporan menyebut Elon Musk melampaui kekayaan 1 triliun dolar AS dalam hitungan di atas kertas.

Lonjakan itu muncul setelah pasar merespons debut saham SpaceX di bursa melalui mekanisme penawaran umum perdana (IPO). Laporan TechCrunch pada Jumat (12/6) mencatat nilai kepemilikan Musk di SpaceX mencapai sekitar 860 miliar dolar AS berdasarkan harga saham 135 dolar AS per lembar.

Pergerakan pasar langsung mengerek valuasi perusahaan dan mendorong estimasi kekayaan Musk naik tajam.

Selain SpaceX, kepemilikan Musk di Tesla ikut memperkuat total kekayaannya. Kedua aset itu bergerak bersamaan dan mendorong total valuasi pribadi Musk menembus ambang 1 triliun dolar AS.

Saham SpaceX juga terus menguat pada awal perdagangan. Kenaikan itu langsung meningkatkan nilai kepemilikan Musk secara signifikan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Namun seluruh angka tersebut masih mencerminkan nilai pasar yang berubah-ubah sesuai pergerakan saham.

Sorotan Politik dan Dampak Publik

Musk tidak hanya menarik perhatian karena kekayaannya, tetapi juga karena keterlibatan politiknya yang semakin luas. Ia aktif mendukung sejumlah agenda politik di Amerika Serikat.

Pada 2024, Musk menggelontorkan sekitar 300 juta dolar AS untuk mendukung kampanye Donald Trump. Setelah itu, ia terlibat dalam pemerintahan melalui program “Department of Government Efficiency”.

Program tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi birokrasi, namun sejumlah evaluasi menilai hasilnya belum signifikan dalam menekan pengeluaran negara. Kritik juga muncul terhadap beberapa keputusan yang dianggap terburu-buru.

Potensi Kekayaan Masih Bisa Bertambah

Musk masih berpeluang menambah kekayaannya dalam beberapa tahun ke depan. Dewan pemegang saham Tesla telah menyetujui paket kompensasi besar yang bisa mencapai 1 triliun dolar AS.

Baca Juga :  Trump Klaim AS–Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Disebut Akan Dibuka Kembali

Paket itu hanya akan cair jika Musk mampu memenuhi target kinerja dan meningkatkan valuasi perusahaan secara signifikan.

Di sisi lain, Musk memiliki sekitar 1 miliar saham SpaceX yang tidak bisa ia jual bebas kecuali perusahaan berhasil membangun koloni manusia di Mars. Meski begitu, ia tetap dapat memanfaatkan saham tersebut sebagai jaminan pinjaman.

Musk memegang kendali kuat atas SpaceX dengan lebih dari 80 persen hak suara. Ia juga menentukan arah strategis perusahaan serta memilih anggota dewan direksi.

Struktur perusahaan memperkuat posisinya dalam pengambilan keputusan jangka panjang. Kondisi ini membuat Musk tetap menjadi figur sentral dalam pengembangan industri luar angkasa komersial.

Dengan kombinasi kepemilikan besar, kontrol perusahaan, dan pengaruh global, posisi Musk semakin menguat sebagai tokoh paling dominan di dunia teknologi dan bisnis modern.(ar)

Berita Terkait

Trump Klaim AS–Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Disebut Akan Dibuka Kembali
Tabrakan Dua Helikopter di Rio Tewaskan 6 Kru, Picu Kebakaran Hebat
Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik
Kuliah Gratis di Serbia! Beasiswa S1-S3 Ini Beri Uang Saku Jutaan Rupiah Tiap Bulan
AI Tak Bisa Gantikan! Ini Profesi Paling Dicari di Singapura 2026
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Trump Klaim AS–Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Disebut Akan Dibuka Kembali

Senin, 15 Juni 2026 - 10:00 WIB

Elon Musk Tembus Triliuner Pertama Dunia Usai Lonjakan Saham SpaceX

Senin, 15 Juni 2026 - 06:00 WIB

Tabrakan Dua Helikopter di Rio Tewaskan 6 Kru, Picu Kebakaran Hebat

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB

Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:41 WIB

Kuliah Gratis di Serbia! Beasiswa S1-S3 Ini Beri Uang Saku Jutaan Rupiah Tiap Bulan

Berita Terbaru