Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bener Meriah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengantre pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu, Bengkulu, Sabtu (24/5/2025). ( Poto : ANTARA )

Warga mengantre pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu, Bengkulu, Sabtu (24/5/2025). ( Poto : ANTARA )

Aceh, seriusnews.id – Kenaikan harga Pertamax naik mendorong perubahan kebiasaan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Banyak pengendara mulai beralih ke Pertalite dan menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Pantauan pada Sabtu (13/6/2026) memperlihatkan puluhan warga sudah datang sebelum SPBU membuka layanan. Kendaraan berderet sejak pagi dan memenuhi area pengisian bahan bakar.

Di SPBU Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, warga memilih datang lebih awal agar tidak menghabiskan waktu di antrean. Mereka menunggu sejak pagi untuk mendapatkan posisi depan.

Salah seorang warga, Hasanah, mengatakan dirinya sengaja berangkat lebih cepat agar proses pengisian berlangsung lebih singkat. Menurut dia, keterlambatan datang membuat waktu tunggu semakin lama.

Hasanah mengaku sudah tiba sekitar pukul 06.30 WIB. Meski begitu, beberapa sepeda motor sudah lebih dulu mengantre sehingga ia memperoleh nomor antrean lima.

Baca Juga :  Ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Ulee Lheue, Basarnas Evakuasi Korban

Ia memilih menunggu lebih awal daripada harus menghabiskan waktu berjam-jam ketika antrean mulai memanjang setelah SPBU beroperasi.

Warga Beralih dari Pertamax ke Pertalite

Situasi serupa muncul di SPBU Blok C, Kecamatan Timang Gajah. Antrean kendaraan untuk pengisian Pertalite memanjang hingga mendekati jalan raya.

Muhammad Zakir, warga setempat, mengaku mulai mengganti pilihan bahan bakar setelah harga Pertamax meningkat cukup tinggi. Sebelumnya, ia tetap menggunakan Pertamax ketika antrean Pertalite terlalu padat.

Menurut Zakir, harga sebelumnya masih memungkinkan untuk dijangkau. Namun kondisi saat ini membuatnya harus menghitung ulang pengeluaran bahan bakar.

Perubahan itu membuat Zakir ikut mengantre bersama pengguna Pertalite lain ketika bahan bakar kendaraannya mulai habis.

Antrean panjang juga muncul di SPBU Pondok Baru, Kecamatan Bandar, dan SPBU Simpang Teritit di Kecamatan Bukit. Kepadatan kendaraan terlihat hampir sepanjang waktu operasional.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD Bukittinggi, Soroti BBM, MBG, dan Kebijakan Nasional

Penyesuaian Harga BBM Dorong Perubahan Konsumsi

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa perusahaan menjalankan penyesuaian harga BBM nonsubsidi secara berkala.

Pertamina melakukan evaluasi berdasarkan formula harga yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan juga memperhitungkan perkembangan harga minyak dunia dan kondisi keekonomian pasar.

Untuk wilayah Aceh dan sekitarnya, pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Sementara itu, Pertamina menetapkan harga baru untuk beberapa jenis BBM nonsubsidi, yaitu:

  • Pertamax: Rp16.250–Rp16.650 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
  • Dexlite: Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter

Penyesuaian harga tersebut membuat sebagian masyarakat mengubah pilihan bahan bakar. Dampaknya terlihat dari meningkatnya antrean Pertalite di sejumlah SPBU Kabupaten Bener Meriah.(ar)

Berita Terkait

Kementan Bongkar Sengketa Harga dan Mutu Beras Fortifikasi Stunting
Kemenko Pangan Akselerasi Penataan 13 Ribu Titik SPPG Program Makan Bergizi Gratis
BGN Prioritaskan Dapur Makan Bergizi Gratis di Daerah Stunting
Jembatan Musi V Kantongi Sertifikat Laik Fungsi Kementerian PU
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Emban Tugas Gubernur BI
Jalan Tol Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI AU Disiapkan
Gubernur Mahyeldi Hadiri Raker APPSI Lombok Barat untuk Sinergi Daerah
41.578 Personel Polri Naik Pangkat, Empat Perwira Resmi Sandang Komjen Polisi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kementan Bongkar Sengketa Harga dan Mutu Beras Fortifikasi Stunting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kemenko Pangan Akselerasi Penataan 13 Ribu Titik SPPG Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:00 WIB

BGN Prioritaskan Dapur Makan Bergizi Gratis di Daerah Stunting

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:00 WIB

Jembatan Musi V Kantongi Sertifikat Laik Fungsi Kementerian PU

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Emban Tugas Gubernur BI

Berita Terbaru

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Bank Nagari Syariah terus memperkuat literasi masyarakat tentang penyelenggaraan ibadah haji.(poto: padangkita.com).

Islami

BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang

Jumat, 31 Jul 2026 - 23:00 WIB

Kepala Disperkim Kota Padang, Tri Hadiyanto(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Targetkan Pembangunan Huntap Sungkai Padang

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:00 WIB