Kemenko Pangan Akselerasi Penataan 13 Ribu Titik SPPG Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mempercepat penataan dan penyelesaian lebih dari 13 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).( ilustrasi poto: radarsumbar.com)

Pemerintah mempercepat penataan dan penyelesaian lebih dari 13 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).( ilustrasi poto: radarsumbar.com)

Jakarta, seriusnews.id – Pemerintah mempercepat penataan dan penyelesaian lebih dari 13 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi mengoptimalkan program makan bergizi gratis di seluruh wilayah Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Pangan memimpin langsung koordinasi lintas lembaga ini untuk memastikan distribusi gizi anak berjalan lancar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan membagi pembenahan titik layanan gizi tersebut ke dalam dua tahap utama. Pemerintah menempatkan daerah dengan angka kasus stunting tinggi sebagai fokus perhatian paling mendesak.

Penataan Daerah Prioritas Stunting Rampung Dalam Satu Bulan

Zulkifli Hasan menargetkan proses penataan SPPG di wilayah prioritas tinggi seperti Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur selesai dalam tempo satu bulan. Langkah cepat ini bertujuan agar anak-anak di daerah rawan gizi segera menerima bantuan asupan nutrisi.

Pemerintah juga merancang evaluasi menyeluruh untuk titik layanan gizi di wilayah lain, khususnya Pulau Jawa dan Sumatera. Tim lapangan membutuhkan waktu paling lama dua bulan untuk memastikan seluruh fasilitas operasional siap melayani masyarakat.

Baca Juga :  Misi Kemanusiaan PT Semen Padang Kirim Relawan Bencana NTT

Melalui rapat terbatas mengenai perbaikan tata kelola di Jakarta, Zulkifli menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur layanan di setiap daerah. Integrasi fasilitas yang matang akan menunjang efektivitas penyaluran makanan ke sekolah-sekolah sasaran.

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Puluhan Juta Penerima Manfaat

Selain membenahi fasilitas fisik, rapat koordinasi lintas kementerian menyepakati percepatan pemutakhiran data penerima manfaat program. Tim penata data mengagendakan proses sinkronisasi 63 juta data sasaran penerima agar tuntas dalam kurun satu bulan.

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas agar penyaluran bantuan gizi ini menjangkau seluruh kelompok masyarakat yang berhak. Namun, pemerintah memberikan ruang fleksibilitas bagi sekolah yang sudah mampu memenuhi kebutuhan gizi muridnya secara mandiri.

Zulkifli menjelaskan bahwa sekolah menengah atas berkategori mampu dapat memicu pengecualian sukarela dari skema bantuan ini. Pihak sekolah yang telah menyediakan sarapan secara mandiri dapat mengalihkan hak bantuan kepada kelompok yang lebih membutuhkan.

Pemerintah menegaskan bahwa opsi pengecualian ini tidak berarti negara membeda-bedakan hak anak Indonesia. Langkah ini menjadi wujud kesadaran bersama dari sekolah yang sudah sejahtera untuk mendukung pemerataan gizi nasional.

Baca Juga :  BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Akan Ditutup

Badan Gizi Nasional Revisi Regulasi Bersama Belasan Lembaga

Untuk memperkokoh pelaksanaan program di lapangan, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono siap merombak sejumlah aturan operasional. Ia juga mempererat jalinan komunikasi kerja dengan 17 kementerian dan lembaga yang terlibat langsung.

Sinergi ketat antarlembaga ini menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan teknis saat penyaluran makanan di lapangan. Pemerintah optimis bahwa koordinasi yang solid dapat menyempurnakan alur komunikasi publik dan akurasi data penerima.

Landasan hukum pelaksanaan program ini mengacu kuat pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG. Selain itu, Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 turut memperkuat legitimasi Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG.

Pemerintah memandang penyempurnaan regulasi sebagai fondasi vital agar investasi gizi skala nasional ini berjalan transparan dan akuntabel. Melalui tata kelola baru, penyediaan makanan bergizi dapat menjangkau generasi muda Indonesia secara merata dan berkelanjutan.(ar)

Berita Terkait

Cara Cek Tilang ETLE Online dan Panduan Bayar Dendanya
Pemerintah Guyur Diskon Tiket Nataru 2026/2027
Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026
BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya
Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren
Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis
Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:14 WIB

Cara Cek Tilang ETLE Online dan Panduan Bayar Dendanya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemerintah Guyur Diskon Tiket Nataru 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:35 WIB

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB