Kapal Mentawai Fast Kandas di Muaro Padang, 306 Penumpang Berhasil Dievakuasi Selamat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi penumpang Kapal cepat Mentawai Fast terdampar di kawasan pintu masuk Muaro Padang.(poto: radarsumbar.com).

Proses evakuasi penumpang Kapal cepat Mentawai Fast terdampar di kawasan pintu masuk Muaro Padang.(poto: radarsumbar.com).

Padang, seriusnews.id – Kapal Mentawai Fast kandas di kawasan pintu masuk Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (14/8/2026) sore. Insiden ini terjadi saat kapal penumpang tersebut hendak memasuki area perairan Pelabuhan Muaro Padang.

Lokasi kejadian berada sangat dekat dengan dermaga yang terletak di Jalan Batang Arau. Gelombang laut yang membesar secara tiba-tiba langsung menghantam badan kapal hingga kehilangan arah penyeberangan.

Kapal sempat terombang-ambing di tengah lautan selama beberapa saat akibat hempasan gelombang tinggi tersebut. Kendati demikian, tim SAR gabungan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan tindakan penyelamatan darurat.

Petugas menerjang cuaca ekstrem demi menjangkau posisi kapal yang terjebak di area dangkal muara. Keberanian dan kesiapan tim penyelamat menjadi kunci utama keberhasilan operasi penanganan musibah laut ini.

Proses Evakuasi Menghadapi Kendala Cuaca Buruk Gelombang Tinggi

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi keberhasilan operasi penyelamatan seluruh korban di dalam kapal tersebut. Pihaknya mengarahkan seluruh personel untuk memastikan kondisi para penumpang tetap aman hingga mendarat.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh penumpang bisa dievakuasi dalam keadaan selamat ke dermaga Mentawai Fast,” ujar Abdul Malik saat memberikan keterangan resmi. Keberhasilan ini menyelesaikan proses penyelamatan yang berlangsung menegangkan sejak sore hari.

Baca Juga :  Rehabilitasi Mangrove Sanctuary Mandalika: Pengelola Tanam 4.500 Bibit Pohon Rhizophora di Blok 11

Petugas mencatat total penumpang yang selamat dari insiden tersebut mencapai 306 orang. Angka ini mencakup seluruh jiwa yang berada di dalam manifes pelayaran saat kapal bertolak.

Abdul Malik membeberkan bahwa proses evakuasi di lapangan sempat menghadapi hambatan alam yang cukup berat. Hujan deras mengguyur wilayah perairan Padang secara terus-menerus dan memperburuk pandangan para petugas di lapangan.

Ratusan Penumpang Asing Dan Lokal Selamat Tanpa Cedera

Selain hujan lebat, gelombang laut yang tinggi juga terus menghantam perahu penyelamat selama operasi berlangsung. Namun, kerja keras tim gabungan mampu menembus hambatan tersebut hingga proses evakuasi selesai secara sempurna.

Rincian penumpang yang berhasil selamat terdiri dari 136 warga negara asing (WNA) yang sedang berkunjung. Selain itu, petugas mengevakuasi 158 warga negara Indonesia (WNI) yang turut menjadi penumpang dalam pelayaran tersebut.

Tim penyelamat juga mengamankan 12 orang anak buah kapal (ABK) yang bertugas mengoperasikan armada. Seluruh awak kapal keluar dari musibah ini dalam keadaan sehat tanpa mengalami luka serius.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Inspektorat Padang, Kantor Bapenda dan Penginapan Ikut Hangus

Sebelum musibah terjadi, kapal Mentawai Fast melakukan perjalanan rutin dari Pelabuhan Tua Pejat. Kapal membawa para wisatawan dan warga lokal menuju dermaga tujuan di Kota Padang.

Kapal Mentawai Fast Dua Lakukan Towing Hingga Dermaga

Cuaca buruk yang memburuk di sore hari mendadak mengubah kondisi perairan di pintu muara. Angin kencang dan arus deras mendorong kapal hingga kandas di lokasi pengendapan lumpur muara.

Melihat kondisi darurat tersebut, pengelola penyeberangan langsung menggerakkan armada tambahan untuk membantu penanganan. Langkah cepat ini mempercepat proses penyelamatan penumpang yang terjebak di dalam kapal.

“Sekitar pukul 19.30 WIB kapal MV Mentawai Fast 2 melakukan towing kepada MV Mentawai Fast 1,” jelas Abdul Malik merinci jalannya evakuasi penarikan kapal. Bantuan armada pendukung ini memudahkan pergerakan kapal yang terhenti akibat kandas.

Penarikan kapal menggunakan teknik towing berjalan lancar hingga armada mendekati area dermaga utama. Akhirnya, seluruh proses evakuasi berakhir tuntas pada pukul 21.00 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa.(ar)

Berita Terkait

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026
Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong
Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga
Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal
BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini
Progres Pembangunan Huntap Danantara di Tanah Datar Capai 80 Persen
Pohon Tumbang Timpa PAUD di Pesisir Selatan Akibat Cuaca Ekstrem
Dapur Umum Banjir Solok Sediakan 2.000 Porsi Makanan Harian untuk Pengungsi Galodo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:45 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini

Berita Terbaru