Merangin, seriusnews.id – Mendes PDT Yandri Susanto mendorong 205 kepala desa asal Kabupaten Merangin, Jambi, untuk segera mengembangkan program desa tematik. Ia menyampaikan pengarahan langsung saat menghadiri pembukaan kegiatan retret kepala desa di Resimen Induk Kodam III Siliwangi, Bandung.
Langkah ini bertujuan mengoptimalkan potensi lokal desa secara spesifik dan terarah. Pihaknya menilai perwujudan desa tematik mampu mendongkrak roda perekonomian warga desa secara langsung.
Peluang Besar Menjadi Penyuplai Program Makan Bergizi
Mendes Yandri menyebutkan program Makan Bergizi Gratis membutuhkan pasokan bahan baku pangan dalam jumlah sangat besar. Desa tematik dapat mengambil peran strategis sebagai pemasok utama bahan pangan tersebut.
Kementerian Desa mendorong setiap kawasan mengidentifikasi keunggulan komoditas lokal mereka. Desa berpotensi sektor perikanan dapat memfokuskan pengembangannya menjadi pusat budidaya ikan nila.
Perputaran dana dari pemenuhan komoditas pangan dipastikan mengalir langsung ke kantong masyarakat. Pola ini sekaligus memotong rantai distribusi pangan yang kerap merugikan petani maupun peternak.
Kemitraan Global Dan Penguatan Beasiswa Pemuda Desa
Kementerian Desa terus menggalang kolaborasi internasional memanfaatkan pendanaan non-APBN untuk pemberdayaan desa. Pemerintah menggandeng Hakko Fukushikai Foundation asal Jepang untuk menyediakan fasilitas beasiswa pemuda.
Program beasiswa ini membuka kesempatan emas bagi pemuda Merangin membangun daerah asal mereka. Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberlanjutan program pembangunan kawasan perdesaan.
Selain itu, kemitraan strategis terbangun bersama New Hope Fintech asal Tiongkok untuk memperkuat BUMDes. Kerja sama ini mencakup pendampingan teknis serta modernisasi teknologi pada usaha milik desa.
Penguatan BUMDes disiapkan demi menembus pasar internasional melalui skema program Desa Ekspor. Pemerintah telah memetakan serta menyiapkan 49 negara tujuan ekspor komoditas.
Peluang Bantuan Anggaran Melalui Program Sehati Worldbank
Mendes Yandri turut meminta para kades menyertai kesuksesan agenda Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran koperasi unit desa ini memegang peranan vital dalam menyokong ekonomi warga lokal.
Kementerian Desa menggulirkan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi bersama pihak Bank Dunia. Program kolaboratif ini menargetkan jangkauan pembangunan pada 7.000 hingga 10.000 desa.
Tiap desa penerima manfaat berkesempatan memperoleh alokasi dana bantuan hingga Rp2,5 miliar. Mendes Yandri mendesak para kades Merangin segera merancang proposal berbasis potensi unggulan wilayah.(ar)









