Sambut Menteri LH di BIM, Mahyeldi Bahas Perdagangan Karbon Perhutanan Sosial Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (13/7/2026).(poto:  padangkita.com).

Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (13/7/2026).(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut hangat kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (13/7/2026).

Mahyeldi menyematkan deta, penutup kepala khas Ranah Minang, kepada menteri sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada tamu daerah. Pertemuan formal yang berlangsung santai tersebut langsung membahas sejumlah agenda strategis mengenai kelestarian lingkungan hidup regional.

Menteri Lingkungan Hidup menjadwalkan kunjungan kerja di Sumbar selama dua hari berturut-turut. Pemerintah daerah fokus mengarahkan pembicaraan pada optimalisasi potensi perdagangan karbon perhutanan sosial yang tersebar luas di berbagai wilayah Sumbar. Langkah strategis ini bertujuan memadukan perlindungan ekologi alam dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan.

Mahyeldi Paparkan Potensi Hutan Sosial Sumbar

Dalam obrolan di Ruang VIP tersebut, Mahyeldi memaparkan langsung data capaian dan keunggulan program perhutanan sosial di daerahnya. Ia menegaskan bahwa skema pengelolaan hutan ini terbukti ampuh menjaga kelestarian ekosistem vegetasi Sumbar. Di sisi lain, masyarakat lokal juga bisa memetik keuntungan finansial lewat aktivitas ekonomi yang ramah lingkungan.

Masyarakat adat dan kelompo tani hutan memanfaatkan kawasan tersebut untuk berbagai sektor produktif. Mereka mengembangkannya menjadi area budidaya komoditas lokal, destinasi ekowisata, hingga penyedia jasa lingkungan. Mahyeldi berharap penuh agar jajaran pemerintah pusat terus memberikan dukungan regulasi dan anggaran untuk penguatan program ini.

Baca Juga :  Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah Dapat Sambutan Positif

Jumhur Jelaskan Mekanisme Nilai Ekonomi Karbon

Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menyambut positif pemaparan komprehensif dari orang nomor satu di Sumbar tersebut. Jumhur menilai Sumbar memiliki peluang emas untuk memimpin pasar perdagangan karbon melalui pengelolaan hutan berkelanjutan. Potensi besar ini tersimpan rapat pada kawasan hutan adat serta lahan hijau yang dikelola langsung oleh komunitas masyarakat.

Ia menjelaskan secara rinci bahwa kawasan hutan yang terjaga akan dihitung unit karbonnya terlebih dahulu. Petugas akan mendata cadangan karbon tersebut sebelum mendaftarkannya ke Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI). Setelah terverifikasi dan masuk sistem, unit karbon ini siap meluncur ke pasar komersial.

Perusahaan atau lembaga global yang menghasilkan emisi industri nantinya wajib membeli unit karbon ini sebagai bentuk kompensasi. Jumhur mengingatkan bahwa proses ini membutuhkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang matang di daerah. Oleh karena itu, kementerian akan segera menyiapkan serangkaian pelatihan khusus bagi jajaran pemda dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Padang Fashion Summit 2026: Strategi Baru Dorong Ekonomi Kreatif Daerah

Sinergi Pengelolaan Sampah dan Penanaman Pohon

Selain urusan karbon, menteri juga membawa agenda padat lain selama berada di bumi Minangkabau. Jumhur bersiap meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah terpadu yang berbasis kawasan pada beberapa titik. Aktivitas kedinasan juga mencakup aksi penanaman pohon serentak untuk memperluas kawasan hijau di Sumbar.

Puncaknya, Menteri LH akan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) khusus yang membahas tuntas permasalahan lingkungan hidup regional. Agenda ini melibatkan seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat guna menyamakan persepsi kebijakan. Sinergi kuat ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola sampah yang lebih modern dan terintegrasi dari hulu ke hilir.

Melalui momentum kunjungan kerja ini, Pemprov Sumbar optimis kolaborasi bersama Kementerian LH berjalan lebih progresif. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan instrumen perdagangan karbon sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru warga. Pelestarian hutan tidak lagi sekadar menjaga pohon, melainkan juga mendatangkan kemakmuran nyata bagi masyarakat.(ar)

Berita Terkait

PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan
Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif
Atasi Pengangguran, Pemko Padang Genjot Pelatihan Vokasi
BPTU-HPT Padang Mengatas Gencar Kembangkan Potensi Sapi Pesisir Sumbar untuk Ketahanan Pangan Nasional
Promo Tahun Ajaran Baru Bank Nagari Tembus Rp255 Miliar, Kuota Terbatas!
KLH Dorong Pemda Pahami Perdagangan Karbon Sampah Daerah Agar Tak Tertipu Asing
Optimalkan Lahan Erfpacht Sungai Andok, Pemko Padang Panjang Kembangkan Sentra Kopi
Tekan Inflasi, Pemkot Padang Panjang Salurkan Bantuan Cabai Rp240 Juta
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:26 WIB

Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:59 WIB

Atasi Pengangguran, Pemko Padang Genjot Pelatihan Vokasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:30 WIB

BPTU-HPT Padang Mengatas Gencar Kembangkan Potensi Sapi Pesisir Sumbar untuk Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00 WIB

Promo Tahun Ajaran Baru Bank Nagari Tembus Rp255 Miliar, Kuota Terbatas!

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB