Pakar IPB Bongkar Mitos Lele Melengkung Saat Digoreng

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, seriusnews.id – Banyak masyarakat menganggap lele yang melengkung saat digoreng menandakan ikan tumbuh di air kotor atau mengonsumsi pakan buruk. Pakar perikanan menegaskan anggapan tersebut tidak tepat.

Bentuk lele setelah dimasak tidak berkaitan langsung dengan kualitas air atau pakan. Faktor kesehatan ikan, teknik budidaya, dan penanganan setelah panen lebih menentukan kondisi tersebut.

Kualitas lele tidak ditentukan bentuk saat digoreng

Sebagian orang masih menilai kualitas lele dari bentuknya setelah digoreng. Mereka menganggap lele lurus lebih baik, sedangkan lele bengkok sering dicurigai berasal dari lingkungan yang tidak higienis.

Namun, pakar menegaskan penilaian itu keliru. Konsumen perlu menilai kualitas lele sejak ikan masih hidup, bukan setelah dimasak.

Pakar budidaya perikanan IPB University, Dr. Ir. Cecilia Eny Indriastuti, M.Si, menjelaskan bahwa kondisi fisik ikan menjadi indikator utama kualitas.

Baca Juga :  Ternyata Orang Kaya Menempuh 4 Cara Ini untuk Bangun Kekayaan

“Tubuh lele proporsional, tidak buntet, daging tebal, warna hitam cerah, bau tidak amis, dan tekstur kenyal,” ujarnya.

Ia juga menyebut lele segar tidak memiliki luka atau cacat tubuh. Warna ikan biasanya hitam cerah dan merata, bukan pucat atau belang.

Pilih lele yang masih hidup

Cecilia menyarankan konsumen memilih lele yang masih hidup saat membeli. Lele yang aktif bergerak umumnya menunjukkan kondisi sehat dan layak konsumsi.

Sebaliknya, ia meminta konsumen menghindari lele yang lemas, mengapung, atau terluka karena kondisi tersebut bisa menunjukkan stres atau penurunan kualitas.

“Sebaiknya pilih lele hidup dengan kondisi tubuh proporsional dan tidak cacat. Lebih baik lagi jika mengetahui sumber budidayanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Mau Cepat Kaya? Ini 4 Jalur Realistis Menurut Riset Tom Corley

Ia menambahkan bahwa praktik budidaya yang baik, seperti penggunaan air bersih dan pakan berkualitas, sangat memengaruhi mutu ikan.

Standar budidaya menentukan kualitas

Menurut Cecilia, lele yang layak konsumsi berasal dari budidaya sesuai standar. Ia menekankan pentingnya ikan sehat, tidak cacat, dan memiliki bentuk tubuh proporsional.

Ia juga merujuk prinsip Good Aquaculture Practices (GAP) dan standar SNI dalam budidaya ikan.

Konsumen tidak bisa menilai kualitas lele hanya dari bentuknya setelah digoreng. Mereka perlu memeriksa kondisi ikan sejak masih hidup, mulai dari warna, tekstur, hingga asal budidaya untuk memastikan lele segar, sehat, dan aman dikonsumsi. (nr*)

Berita Terkait

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN
AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang
Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar
Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya
Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak
Bau Sampah di Dapur Bikin Risih? Ini 6 Cara Ampuh Mengatasinya
Kucing Liar Sering Buang Kotoran di Halaman? Coba 8 Cara Aman dan Ampuh Ini
Banyak yang Tidak Sadar, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Diam-Diam Mengancam Kesehatan Anak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:02 WIB

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:09 WIB

AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:48 WIB

Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB

Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya

Senin, 25 Mei 2026 - 14:30 WIB

Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak

Berita Terbaru