Pasar Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Gastronomi Ikonik Kota Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Tanah Kongsi, kota Padang.( poto : padangkita.com )

Suasana Pasar Tanah Kongsi, kota Padang.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Kota Padang terus memperkuat Pasar Tanah Kongsi wisata gastronomi sebagai destinasi unggulan di Sumatra Barat. Pemerintah Kota Padang mengembangkan kawasan tersebut bersama Kota Tua Padang agar wisatawan menikmati wisata kuliner sekaligus menjelajahi kawasan bersejarah dalam satu perjalanan.

Pengembangan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Kota Padang sebagai kota wisata kuliner. Pemerintah juga meningkatkan kualitas pelayanan pasar agar pengunjung memperoleh pengalaman yang lebih nyaman.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi Dinas Perdagangan Kota Padang, Masrizal Raba’is, mengatakan pengembangan pasar berfokus pada penguatan potensi kuliner lokal dan peningkatan kualitas fasilitas melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Menurut Masrizal, Pasar Tanah Kongsi menawarkan kekayaan kuliner yang sulit ditemukan di pasar lain. Pedagang dari etnis Minang, Tionghoa, India, dan Nias menghadirkan beragam hidangan yang mencerminkan akulturasi budaya di kawasan tersebut.

Keberagaman itu menjadi kekuatan utama Pasar Tanah Kongsi. Pemerintah ingin menjadikannya sebagai daya tarik wisata kuliner yang memiliki ciri khas dan nilai sejarah.

“Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner yang spesifik dan tidak ditemui di pasar lain. Di mana kuliner di sini dijual oleh empat suku yaitu Minang, Tionghoa, India, dan Nias,” ujar Masrizal Raba’is di Padang.

Keunikan kuliner multietnis tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata. Pemerintah optimistis kawasan itu mampu menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun luar daerah.

Standar Nasional Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung Dan Pedagang Pasar

UPTD Pasar Tanah Kongsi terus membenahi pengelolaan pasar agar pelayanan semakin baik. Petugas menata ulang lapak pedagang sesuai ketentuan SNI 8152:2015 tentang Pasar Rakyat.

Baca Juga :  Restoran Sederhana Singapura Resmi Dibuka, Kuliner Padang Kian Mantap Menembus Pasar Global

UPTD mulai menjalankan program standardisasi sejak 2024. Setahun kemudian, Pasar Tanah Kongsi berhasil memperoleh sertifikat SNI sebagai bukti pemenuhan standar pengelolaan pasar rakyat.

Masrizal menjelaskan bahwa pengelola pasar menggunakan standar tersebut sebagai pedoman operasional setiap hari. Seluruh petugas menerapkan prosedur yang sama dalam menjaga kualitas layanan.

“Di situ sudah ada SOP penataan, baik itu dalam segi kebersihan, keamanan dan penataan zona-zonasi yang harus kita ikuti sesuai standar SNI,” jelasnya.

Pengelola pasar juga terus menjaga kebersihan, meningkatkan keamanan, dan mengatur zona perdagangan agar aktivitas jual beli berjalan tertib. Langkah tersebut sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang datang menikmati wisata kuliner.

Kolaborasi Pariwisata Perkuat Daya Tarik Kawasan Kota Tua Padang

UPTD Pasar Tanah Kongsi mulai memperluas kerja sama dengan sektor pariwisata. Langkah itu dinilai tepat karena kawasan pasar menyatu dengan kawasan Kota Tua Padang yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Masrizal menilai kolaborasi tersebut dapat memperkuat daya tarik wisata Kota Padang. Wisatawan nantinya dapat menikmati kuliner sekaligus mengunjungi kawasan bersejarah dalam satu destinasi.

“Kami menargetkan untuk ke depannya bagaimana potensi wisata kuliner yang ada di Pasar Tanah Kongsi bisa kita kerja samakan dengan pariwisata, salah satunya yakni kawasan Kota Tua yang merupakan kawasan yang tergabung di Pasar Tanah Kongsi,” tambahnya.

Kolaborasi itu juga diharapkan mampu memperluas promosi wisata daerah. Dengan demikian, kunjungan wisatawan ke Pasar Tanah Kongsi berpotensi terus meningkat.

Revitalisasi Kawasan Perkuat Ekonomi Dan Wisata Kota Padang

Pemerintah Kota Padang terus mempercepat penataan kawasan Pasar Tanah Kongsi. Camat Padang Barat Diko Riva Utama, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, dan Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Iswanto Kwara meninjau langsung kawasan tersebut.

Baca Juga :  BNN RI Bongkar Laboratorium Gelap Sabu di Padang, Satu Tersangka Ditangkap

Peninjauan itu menindaklanjuti pembahasan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang. Pertemuan tersebut juga melibatkan Camat Padang Barat, Lurah Kampung Pondok, Lurah Berok Nipah, serta unsur legislatif.

Seluruh peserta rapat membahas penataan Pasar Tanah Kongsi sebagai pusat kuliner multietnis. Mereka juga merancang normalisasi sungai Kali Mati di Berok Nipah untuk mengurangi potensi banjir.

Dalam kesempatan itu, Diko memaparkan proposal revitalisasi prioritas 2025–2026. Pemerintah mengusung konsep Tanah Kongsi sebagai pusat gastronomi sekaligus kawasan warisan multikultural.

“Kita memiliki visi strategis untuk menjadikan Tanah Kongsi sebagai kawasan gastronomi ikonik di Kota Padang, sekaligus simbol akulturasi kuliner Nusantara. Kawasan ini sangat spesial karena menjadi satu-satunya lokasi di Padang yang mempertahankan DNA akulturasi budaya Minang, Tionghoa, dan Nias secara autentik sejak abad kesembilan belas. Guna mendukung pengajuan Padang ke dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network kategori gastronomi, kami memfokuskan lima pilar intervensi prioritas, yaitu penataan fasad estetika, pencahayaan bergaya heritage, pembangunan pusat digital gastronomi, rute penjelajahan wisata kuliner atau gastro trail, hingga inkubasi UMKM,” ungkap Diko Riva Utama.

Diko juga menegaskan bahwa program revitalisasi akan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar. Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah wisatawan sekaligus mendorong lebih banyak UMKM kuliner memperoleh sertifikasi standar pelayanan.

“Secara ekonomi, program ini diproyeksikan memberikan dampak perputaran uang lokal, serta mampu memberdayakan puluhan UMKM kuliner agar tersertifikasi standar pelayanan,” tutup Diko.(ar)

Berita Terkait

Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah
Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang
Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026
Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumbar Melonjak Tajam Lewat Bandara Minangkabau
Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Dongkrak Ekonomi Kota Pariaman
Festival Minangkabau 2026 Tanah Datar Resmi Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Dorong Kebangkitan Budaya
Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra Jadi Duta Wisata Kota Pariaman 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00 WIB

Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:30 WIB

Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 08:00 WIB

Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumbar Melonjak Tajam Lewat Bandara Minangkabau

Berita Terbaru