Pemko Padang Perkuat Keamanan Pangan untuk Kejar Predikat Kota Pangan Aman 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni.( poto : padangkita.com )

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat program Keamanan Pangan Kota Padang melalui evaluasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengejar target Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga kualitas konsumsi masyarakat. Selain itu, upaya tersebut juga bertujuan memperkuat citra Padang sebagai destinasi wisata dan kuliner unggulan.

Padang selama ini mengandalkan sektor pariwisata berkelanjutan dan industri kuliner sebagai penggerak ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pemerintah menempatkan keamanan pangan sebagai prioritas pembangunan. Dengan demikian, masyarakat dan wisatawan dapat memperoleh jaminan kualitas makanan yang lebih baik.

Untuk mendukung target tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang menggelar pendampingan pengisian instrumen penilaian Kota Pangan Aman bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang.

Kegiatan berlangsung di Kantor Bappeda pada Kamis, 18 Juni 2026. Agenda ini menjadi tindak lanjut dari audiensi antara Kepala BBPOM Padang dan Sekretaris Daerah Kota Padang.

Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak memperkuat koordinasi untuk mempercepat pencapaian indikator keamanan pangan.

Bappeda Dorong Keselarasan Kerja Seluruh OPD

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, menilai evaluasi bukti kinerja setiap perangkat daerah menjadi langkah penting untuk menjaga arah pembangunan.

Karena itu, pemerintah terus mendorong seluruh OPD agar menjalankan program secara terukur.

Menurut Swesti, seluruh perangkat daerah harus bergerak dengan pola kerja yang sama. Dengan cara itu, setiap program dapat saling mendukung dan menghasilkan dampak yang lebih nyata.

Baca Juga :  Pemko Padang Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih Gratis

Ia menjelaskan bahwa pemerintah ingin membangun harmonisasi antarinstansi. Selanjutnya, koordinasi tersebut akan membantu seluruh pihak memastikan pangan yang beredar di Kota Padang tetap aman untuk dikonsumsi.

Tidak hanya itu, Swesti menegaskan bahwa keamanan pangan tidak berhenti pada pengawasan produk.

Sebaliknya, program ini juga ikut mendukung kualitas pelayanan publik dan meningkatkan daya saing daerah.

Penilaian Libatkan Instansi Pengampu Pangan dan Kesehatan

Pemko Padang melaksanakan penilaian melalui mekanisme self-assessment. Dalam proses tersebut, pemerintah melibatkan instansi yang berhubungan langsung dengan pengendalian komoditas dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, serta Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward.

Setiap instansi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan data sesuai indikator penilaian. Dengan begitu, proses evaluasi dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan gambaran kondisi di lapangan.

Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor juga membantu pemerintah membangun sistem pengawasan pangan yang lebih kuat. Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi faktor yang sangat menentukan.

BBPOM Perkuat Pendampingan dan Validasi Data

BBPOM Padang mengirim dua Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli, Asfrianti dan Reni Septrianti, untuk mendampingi proses evaluasi.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Program Smart Surau Momentum Peringatan Maulid Nabi

Tim pendamping membantu OPD menyusun data secara lengkap dan akurat. Selain memastikan dokumen sesuai kebutuhan instrumen, tim juga memberikan asistensi teknis agar proses berjalan lebih efektif.

Asfrianti menyebut kelengkapan data mencerminkan pelaksanaan program di lapangan. Oleh sebab itu, setiap perangkat daerah perlu mengoptimalkan pengumpulan dokumen pendukung.

Ia berharap seluruh OPD dapat memenuhi kebutuhan evaluasi secara maksimal. Dengan demikian, peluang Kota Padang meraih predikat juara Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026 akan semakin besar.

Sementara itu, Reni Septrianti menekankan pentingnya mengurangi sekat antarinstansi. Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh OPD akan meningkatkan kualitas pengisian instrumen.

Lebih lanjut, ia optimistis pendampingan yang berjalan intensif dapat membantu Kota Padang mencapai kategori tertinggi. Setelah itu, pemerintah juga dapat menjaga capaian tersebut pada tahun-tahun berikutnya.

Pemko Padang menempatkan keamanan pangan sebagai investasi pembangunan jangka panjang. Dengan menjaga kualitas pangan, pemerintah ingin menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Selain memberi manfaat bagi warga lokal, kebijakan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan. Pada akhirnya, langkah tersebut akan memperkuat posisi Padang sebagai kota wisata kuliner yang berkualitas.

Melalui kerja sama lintas sektor yang konsisten, Kota Padang terus membangun ekosistem pangan yang lebih baik.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.(ar)

Berita Terkait

Dana Rantau Rp20 T Siap Dongkrak Ekonomi Sumbar Targetkan 8 Persen
BRI Bukittinggi Pacu UMKM Sumbar Tembus Pasar Digital
Harga CPO dan Kakao Turun pada Periode November 2026
5 Cara Tanam Padi Modern yang Bikin Panen Berlipat
Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah
Lowongan Kerja PT PAMA 2026 Diperpanjang, Simak Syarat S1
KNMP Batang Arau Siap Pacu Ekonomi Nelayan Padang
Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:59 WIB

Dana Rantau Rp20 T Siap Dongkrak Ekonomi Sumbar Targetkan 8 Persen

Selasa, 3 November 2026 - 13:48 WIB

BRI Bukittinggi Pacu UMKM Sumbar Tembus Pasar Digital

Minggu, 1 November 2026 - 13:30 WIB

Harga CPO dan Kakao Turun pada Periode November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:09 WIB

5 Cara Tanam Padi Modern yang Bikin Panen Berlipat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB