Pertamina Operasikan IT Teluk Kabung 24 Jam Pasokan BBM Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak manajemen resmi mengoperasikan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Kota Padang selama 24 jam penuh.( ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Pihak manajemen resmi mengoperasikan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Kota Padang selama 24 jam penuh.( ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Padang, seriusnews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah taktis untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Pihak manajemen resmi mengoperasikan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Kota Padang selama 24 jam penuh. Kebijakan operasional non-stop ini sudah berlaku sejak tanggal 3 Juli 2026 yang lalu.

Langkah berani ini sengaja diambil demi mempercepat proses distribusi bahan bakar minyak (BBM). Seluruh wilayah pelayanan di Provinsi Sumatera Barat kini menjadi fokus utama pengiriman pasokan energi tersebut. Pertamina berharap skema operasional baru ini mampu memotong waktu tunggu pengisian di tingkat penyalur.

Sales Area Manager Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga, Fakhri Rizal Hasibuan, memberikan konfirmasi resmi mengenai kebijakan ini. Fakhri menyampaikan langsung keterangan tersebut saat memantau situasi di Kota Padang pada hari Jumat. Pihaknya berkomitmen menjaga kelancaran pasokan energi untuk aktivitas harian masyarakat.

Tambah Armada Truk Tangki Guna Percepat Distribusi

Manajemen menerapkan kebijakan operasional 24 jam ini menyusul maraknya antrean kendaraan. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum di Sumatera Barat sempat mengalami kepadatan dalam beberapa waktu terakhir. Pertamina langsung bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh untuk memetakan hambatan logistik di lapangan.

Baca Juga :  Budget Terbatas? Ini Laptop Paling Cocok untuk Mahasiswa dan Desainer Pemula

Sebelum kebijakan baru ini berlaku, IT Teluk Kabung tidak beroperasi sepanjang hari. Pengelola depot kini memanfaatkan waktu dini hari untuk mengirimkan BBM secara masif ke SPBU-SPBU. Strategi pengiriman dini hari ini dinilai sangat efektif menghindari kemacetan arus lalu lintas.

Selain memperpanjang jam operasional terminal, Pertamina juga menambah jumlah armada truk tangki. Penambahan ini berfungsi mempercepat pergerakan penyaluran BBM ke berbagai daerah di Sumatera Barat. Semua fasilitas pengisian di wilayah tersebut mendapat prioritas pengiriman ekstra dari pihak Pertamina.

Perpanjang Jam Layanan Biosolar Hingga Tengah Malam

Khusus untuk pembelian jenis biosolar, beberapa SPBU kini memperpanjang jam pelayanan operasional mereka. Konsumen dapat membeli biosolar hingga pukul 24.00 WIB dari ketentuan sebelumnya yang hanya sampai pukul 22.00 WIB. Perpanjangan durasi layanan ini diharapkan dapat mengurai antrean kendaraan angkutan barang.

Pertamina juga meminta dukungan dari Fuel Terminal (FT) Sei Siak di Provinsi Riau. Fasilitas tersebut ikut memperkuat pasokan BBM untuk Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Pengalihan sebagian titik pasokan ini membantu mengurangi beban kerja terminal utama di Padang.

Baca Juga :  Pemkot Solok Perkuat Gebyar Pajak Samsat, Hadirkan Kisoki dan Drive Thru untuk Mudahkan Warga

Di sisi lain, Pertamina menghentikan sementara sebagian distribusi BBM ke Bengkulu dan Jambi. Pengalihan alokasi ini bertujuan agar pasokan dapat diprioritaskan penuh bagi kebutuhan masyarakat Sumatera Barat. Langkah taktis ini diambil agar fokus pemulihan jalur energi berjalan optimal.

Pekerjaan Infrastruktur Jalan Pemicu Utama Antrean BBM

Hambatan logistik ini terjadi akibat terganggunya jalur transportasi utama di beberapa titik. Pertamina mencatat adanya sejumlah proyek perbaikan infrastruktur jalan yang sedang berlangsung secara bersamaan. Kondisi geografis pascabencana juga ikut memengaruhi kecepatan waktu tempuh armada truk tangki di jalan raya.

Proyek perbaikan jalan di kawasan Lembah Anai pascabencana hidrometeorologi menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, perbaikan jembatan di Bungus Kota Padang turut memperlambat arus pergerakan armada tangki. Jalur distribusi semakin menantang akibat adanya perbaikan jalan di kawasan Gunung Talang.

Jalur Gunung Talang sendiri merupakan urat nadi yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok. Kemacetan di titik-titik tersebut secara otomatis memperpanjang waktu tempuh armada pengirim BBM. Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses distribusi kembali normal sepenuhnya.(ar)

Berita Terkait

Dosen IPA UNP Latih Ibu Dasawisma Padang Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin
Perbedaan Notebook dan Laptop yang Wajib Anda Ketahui
Optimalkan Potensi Energi Baru Terbarukan, Pemprov Sumbar Gandeng Dewan Energi Nasional
PT Semen Padang Sulap Panas Buang Jadi Listrik Berskala Besar
Pemko Padang Adopsi Aplikasi QRESTO Pajak Daerah Transparan
Meta Batasi Penggunaan Instagram dan Facebook Remaja Maksimal Dua Jam
BPBD Kota Padang Uji Sirene EWS Tsunami dan Banjir Berfungsi 100 Perksen
Harga HP Xiaomi Redmi Poco Terbaru Per Agustus 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:09 WIB

Dosen IPA UNP Latih Ibu Dasawisma Padang Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Perbedaan Notebook dan Laptop yang Wajib Anda Ketahui

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Optimalkan Potensi Energi Baru Terbarukan, Pemprov Sumbar Gandeng Dewan Energi Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:58 WIB

PT Semen Padang Sulap Panas Buang Jadi Listrik Berskala Besar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Pemko Padang Adopsi Aplikasi QRESTO Pajak Daerah Transparan

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan di Aula Bagindo Aziz Chan, Gedung Balai Kota Padang, Rabu (9/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Wali Kota Padang Fadly Amran Lantik 234 Pejabat Pemko Padang

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:23 WIB

Rapat Evaluasi Realisasi PAD Triwulan III Tahun 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar Balai Kota Aie Pacah pada Rabu (9/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kejar Target PAD Triwulan III 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:12 WIB