Kota Padang, seriusnews.id – Proses relokasi sekretariat cabor di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang mulai berjalan pada Selasa (16/6/2026).
Para pengurus cabang olahraga dan organisasi yang menempati area tersebut mempercepat perpindahan perlengkapan menjelang penutupan kawasan pada Rabu (17/6/2026).
Pantauan di lapangan sekitar pukul 15.30 WIB memperlihatkan aktivitas pengemasan berlangsung di sejumlah sekretariat. Para penghuni mengumpulkan perlengkapan organisasi lalu mengangkutnya menggunakan becak dan kendaraan pikap.
Di sisi lain, aktivitas pembongkaran mulai tampak di sekitar stadion. Pekerja melepas sejumlah atap dan merobohkan beberapa bagian dinding sehingga para penghuni memilih menyelesaikan pengemasan lebih cepat.
Perahu Menjadi Fokus Utama Pemindahan
Pengurus cabang olahraga dayung, Fauzi, mengatakan proses perpindahan sudah berlangsung bertahap. Pihaknya memprioritaskan pemindahan perahu yang selama ini tersimpan di sekitar stadion.
Menurut Fauzi, jumlah perahu menjadi yang paling banyak sehingga membutuhkan penanganan lebih dahulu. Tim pengurus mulai memindahkan seluruh perlengkapan itu ke kawasan Teratai.
“Yang paling banyak tentu perahu. Saat ini sudah mulai kami angsur ke lokasi penyimpanan baru,” kata Fauzi, Selasa (16/6/2026).
Setelah proses perpindahan selesai, pengurus akan menempatkan fasilitas administrasi di Gedung KNPI Sumbar. Namun, mereka juga menyiapkan langkah tambahan agar kegiatan organisasi tetap berjalan lancar.
Fauzi menjelaskan pihaknya berencana membangun sekretariat semi permanen di sekitar kawasan Agus Salim. Langkah itu bertujuan memberi ruang yang lebih leluasa sekaligus menjaga keberlanjutan pembinaan atlet.
“Supaya lebih leluasa saja kalau dibikin sendiri. Selain itu agar kegiatan pembinaan atlet tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Pengurus seni budaya juga mempercepat proses perpindahan barang dari sekretariat. Mereka mulai menata seluruh perlengkapan agar proses pengangkutan berlangsung lebih efisien.
Sejumlah barang seperti speaker, drum, keyboard, dan perlengkapan pendukung lainnya sudah tersusun di depan bangunan. Setelah itu, pengurus akan membawa seluruh perlengkapan ke lokasi baru.
Wahid selaku pengurus seni budaya mengatakan persiapan relokasi sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Saat ini, tim hanya berfokus memastikan tidak ada barang yang tertinggal.
“Sudah beberapa hari kami bersiap. Sekarang fokus kami mengamankan seluruh peralatan agar tidak tertinggal saat kawasan stadion besok,” tuturnya.
Penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim mendorong seluruh penghuni sekretariat menyesuaikan jadwal perpindahan. Mereka membagi pekerjaan pengemasan dan pengangkutan agar seluruh aset organisasi segera berpindah.
Selain menjaga kelancaran administrasi, para pengurus juga berupaya memastikan kegiatan pembinaan tetap berjalan selama masa transisi. Karena itu, mereka mempercepat seluruh tahapan relokasi sebelum kawasan resmi ditutup.(ar)









