Sumatera Barat, seriusnews.id – Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat menyongsong musim kompetisi 2026/2027. Mereka menggandeng operator kompetisi iLeague untuk meninjau langsung kelayakan Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi pada Selasa, 7 Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian penting dari persiapan tim sebelum resmi mengarungi musim baru.
Manajemen menetapkan stadion di Jawa Barat tersebut sebagai kandang sementara Semen Padang untuk beberapa waktu ke depan. Keputusan ini terpaksa diambil lantaran markas utama mereka, Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang, saat ini sedang masuk tahap renovasi total. Proses verifikasi ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas penunjang di Bekasi benar-benar siap dan memenuhi standar regulasi.
Manajemen Pastikan Fasilitas Stadion Patriot Sangat Layak
Tim verifikator iLeague bersama jajaran manajemen klub menyisir setiap sudut area stadion secara mendalam. Mereka memeriksa detail kondisi rumput lapangan utama, kualitas sistem pencahayaan, hingga kesiapan ruang ganti pemain. Selain itu, aspek krusial seperti akses masuk stadion dan sistem keamanan di tribun penonton tidak luput dari pemeriksaan petugas.
CEO Semen Padang FC, Muhammad Ammar Tsaqif, menegaskan bahwa pemilihan stadion ini merupakan bentuk komitmen penuh pihak manajemen. Pengurus klub ingin memberikan fasilitas infrastruktur terbaik bagi tim meskipun harus bermain di luar Pulau Sumatera. Ammar mengawal langsung agenda ini bersama Chief Operating Officer (COO) Braditi Moulevey dan General Manager Denny Shulton.
Ammar menjelaskan bahwa Stadion Patriot Candrabhaga memiliki kualitas infrastruktur yang sangat mumpuni. Manajemen meyakini kemegahan stadion tersebut mampu menunjang gaya permainan armada Kabau Sirah di atas lapangan. Pihak manajemen tetap menargetkan atmosfer laga kandang yang profesional demi mengembalikan kejayaan klub di pentas sepak bola nasional.
Verifikasi Ketat Demi Kelancaran Regulasi Kompetisi iLeague
Pada kesempatan yang sama, General Manager Semen Padang FC, Denny Shulton, menyebut inspeksi ini sebagai syarat mutlak pemenuhan regulasi kompetisi. Manajemen ingin memastikan tidak ada kendala teknis sekecil apa pun saat pertandingan resmi bergulir nanti. Oleh karena itu, proses penyisiran fasilitas dilakukan secara rinci bersama perwakilan operator.
Denny menambahkan bahwa tim verifikator iLeague memberikan beberapa catatan kecil setelah proses peninjauan selesai. Manajemen akan segera melayangkan koordinasi dengan pihak pengelola stadion guna membereskan catatan tersebut dengan cepat. Pihak klub merasa sangat optimistis seluruh perbaikan fasilitas akan rampung tepat waktu sebelum kick-off perdana.
Melalui agenda verifikasi ini, kesiapan Semen Padang FC dalam menatap musim baru kini semakin matang. Pengosongan Stadion Haji Agus Salim untuk sementara waktu tidak mematahkan semangat juang manajemen klub. Mereka justru melihat tantangan ini sebagai peluang untuk mendekatkan diri dengan basis massa yang lebih luas.
Harapkan Dukungan Penuh Perantau Minang Jabodetabek
Pihak manajemen menaruh harapan besar kepada seluruh elemen masyarakat Minangkabau yang saat ini menetap di wilayah Jabodetabek. Kehadiran para perantau di stadion diharapkan mampu menciptakan atmosfer riuh yang mirip dengan kondisi di Padang. Dukungan langsung dari tribun tentu akan melipatgandakan motivasi bertanding para pemain di lapangan.
Semen Padang FC percaya bahwa kehadiran suporter setianya akan menjadi bahan bakar utama sepanjang kompetisi musim depan. Stadion Patriot Candrabhaga kini bersiap menyambut babak baru perjalanan klub legendaris asal Sumatera Barat ini. Manajemen mengundang seluruh pencinta sepak bola Ranah Minang untuk meramaikan setiap laga kandang sementara mereka.(ar)









