SPMB Sumbar 2026/2027 Transparan, Gubernur Mahyeldi Pastikan Tanpa Intervensi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat SPMB Sumbar 2026 transparan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.( poto : padangkita.com )

Gubernur Sumatera Barat SPMB Sumbar 2026 transparan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.( poto : padangkita.com )

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan SPMB Sumbar 2026 transparan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Ia memastikan pemerintah menjalankan seluruh proses secara objektif, terkomputerisasi, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Mahyeldi menyampaikan hal itu saat meninjau langsung pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 1 Bukittinggi, Selasa (30/6/2026). Ia memantau proses verifikasi berkas jalur prestasi yang mencakup kategori akademik dan non-akademik.

Mahyeldi Pantau Langsung Verifikasi SPMB Bukittinggi

Mahyeldi meninjau langsung setiap tahapan seleksi di lapangan dan memastikan panitia menjalankan aturan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga meminta calon peserta didik dan orang tua melengkapi seluruh dokumen sebelum mendaftar.

Ia menjelaskan bahwa sekolah akan melanjutkan proses penerimaan ke jalur domisili setelah jalur prestasi selesai. Pemerintah daerah menetapkan sistem domisili sesuai wilayah masing-masing sekolah.

Untuk SMA Negeri 1 Bukittinggi, pemerintah menetapkan wilayah domisili meliputi Kelurahan Pakan Kurai, Campago Ipuh, Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), dan Tarok Dipo. Sekolah lain mengikuti pembagian wilayah sesuai ketentuan resmi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Riset Internasional FIS UNP di Vietnam Perkuat Jejaring Akademik 2026

Sistem Terkomputerisasi Pastikan Seleksi Tanpa Intervensi

Mahyeldi menegaskan pemerintah menggunakan sistem terkomputerisasi untuk menilai seluruh pendaftar secara objektif. Sistem tersebut memproses data secara otomatis sehingga tidak memberi ruang bagi intervensi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjaga integritas sistem penerimaan siswa baru dengan ketat. Mereka memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan prestasi dan persyaratan yang berlaku.

Mahyeldi juga mencontohkan penerapan aturan yang sama untuk semua pihak. Ia mengungkapkan bahwa anaknya tidak lolos seleksi sekolah negeri karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan sistem.

Ia juga menyebut anak Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar memilih melanjutkan pendidikan di pondok pesantren setelah tidak lolos seleksi sekolah negeri. Ia menegaskan bahwa sistem bekerja tanpa pengecualian.

“Semua peserta mendapat perlakuan yang sama. Tidak ada perlakuan khusus,” tegas Mahyeldi. Ia menambahkan bahwa pemerintah ingin memastikan proses berjalan jujur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mahyeldi juga mengajak orang tua tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu. Ia mendorong orang tua memilih sekolah sesuai minat, bakat, dan kemampuan anak, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Baca Juga :  Kasus Bunuh Diri Anak Meningkat, Gubernur Sumbar Minta Layanan Jiwa Diperkuat

Pemprov Sumbar Perluas Akses Pendidikan Daerah

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperluas akses pendidikan melalui penguatan sekolah swasta dan pondok pesantren. Pemerintah juga mendorong masyarakat mendukung pembangunan sekolah baru di wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Selain itu, Pemprov Sumbar menjalankan Program Sekolah Rakyat di setiap kabupaten dan kota untuk menjangkau anak dari keluarga kurang mampu. Program ini membuka akses pendidikan yang lebih merata.

Pemerintah juga mengembangkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang terpusat di SMA Negeri 8 Padang. Program ini menjangkau siswa di berbagai daerah agar tetap bisa mengakses pendidikan tanpa hambatan lokasi.

Mahyeldi menegaskan pemerintah tidak hanya fokus pada penerimaan siswa di sekolah tertentu. Ia menekankan bahwa semua anak di Sumatera Barat harus memperoleh kesempatan pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas.(ar)

Berita Terkait

Pemko Pariaman Pacu Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026
Wali Kota Pariaman Usul Tambahan Bantuan Revitalisasi Sekolah ke Kemendikdasmen
Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Kampus Universitas Andalas di Sijunjung
Wali Kota Pariaman Yota Balad Perjuangkan Nasib Guru
Gubernur Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi
Mahasiswa KKN Universitas Ekasakti 2026 Harus Jadi Agen Perubahan di Masyarakat
Pemko Pariaman Ajukan Revitalisasi Sekolah dan Pembangunan TK Negeri Baru ke Kemendikdasmen
Ajukan Rp9,3 Miliar, Pemko Pariaman Usulkan Pembangunan Gedung ULD Baru ke Kemendikdasmen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:00 WIB

Pemko Pariaman Pacu Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB

Wali Kota Pariaman Usul Tambahan Bantuan Revitalisasi Sekolah ke Kemendikdasmen

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Kampus Universitas Andalas di Sijunjung

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad Perjuangkan Nasib Guru

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB