Sumatera Barat, seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat periode 2025–2030. Pemerintah daerah mendorong para pengurus baru untuk mempercepat transformasi koperasi modern Sumbar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang profesional serta berdaya saing tinggi.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan pesan tersebut usai pengukuhan pengurus oleh Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi. Prosesi pengukuhan yang khidmat ini berlangsung secara langsung di Auditorium Gubernuran akhir pekan lalu.
Sinergi Strategis Pemerintah Daerah dan Dekopinwil Sumbar
Menurut Vasko, kepengurusan baru harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem koperasi yang semakin kuat. Langkah sinergis ini bertujuan untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi yang sedang dihadapi oleh masyarakat luas.
Dekopinwil Sumbar memegang peran penting tidak hanya sebagai wadah gerakan koperasi di tingkat wilayah semata. Lembaga ini harus mampu memperkuat fungsi pendampingan, edukasi, advokasi, hingga peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.
Melalui pembinaan yang intensif, koperasi di Sumatera Barat diharapkan dapat tumbuh secara sehat dan profesional. Penguatan internal organisasi tersebut pada akhirnya akan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan seluruh anggotanya.
Regenerasi Koperasi Melalui Peran Aktif Generasi Muda
Vasko menilai komposisi kepengurusan Dekopinwil Sumbar periode ini memiliki keunggulan karena banyak diisi oleh kalangan generasi muda. Kehadiran tokoh-tokoh muda menjadi modal penting untuk membawa koperasi memasuki era baru yang lebih dinamis.
Koperasi masa kini harus lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini serta kebutuhan dunia usaha yang terus berubah. Literasi digital yang tinggi dari generasi muda menjadi kunci utama untuk mengubah wajah koperasi saat ini.
Pemanfaatan teknologi digital akan mengubah koperasi menjadi organisasi ekonomi yang modern, inklusif, serta relevan. Pendekatan baru ini dapat menarik minat generasi milenial dan generasi Z untuk aktif berkoperasi.
Langkah modernisasi ini sekaligus menjaga proses regenerasi keanggotaan koperasi di Sumatera Barat agar tidak terputus. Upaya ini juga sekaligus menghapus anggapan lama bahwa koperasi hanya menarik bagi kalangan usia lanjut.
Ekspansi Sektor Riil Berbasis Prinsip Syariah
Selain fokus pada transformasi digital, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga mendorong koperasi agar berani memperluas lini bisnis mereka. Koperasi tidak boleh lagi hanya bergantung pada bidang usaha simpan pinjam konvensional semata.
Pengurus harus mulai mengarahkan koperasi untuk merambah ke sektor riil yang potensial seperti produksi, perdagangan, dan jasa. Ekspansi ke sektor riil ini terbukti mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang jauh lebih besar.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan koperasi yang berbasis syariah di seluruh wilayah Sumbar. Langkah ini merupakan implementasi nyata dari falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Penerapan prinsip syariah ini diyakini akan semakin memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan daya saing koperasi Sumbar. Koperasi syariah memiliki potensi besar untuk berkembang pesat karena mendapat dukungan penuh dari karakteristik masyarakat setempat.
Selain itu, Dekopinwil Sumbar mendapat mandat untuk mengawal pengembangan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih secara aktif. Koperasi Merah Putih ini telah resmi terbentuk di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Ketua Dekopinwil Sumbar, Gun Sugianto, menegaskan kesiapan jajarannya untuk memperkuat posisi lembaga sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Pihaknya siap menjalankan fungsi fasilitasi, mediasi, edukasi, hingga advokasi secara maksimal kepada seluruh koperasi primer maupun sekunder.
Gun berkomitmen menjadikan Dekopinwil Sumbar sebagai rumah besar gerakan koperasi yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat dari level bawah. Lebih lanjut, Gun mengungkapkan rencana besar untuk menjadikan Sumatera Barat sebagaiuan rumah Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-80 pada tahun 2027 serta Konferensi Koperasi Internasional pada tahun 2028.(ar)









