Viral Seblak Disebut Picu Kanker Ovarium, Dokter Ungkap Penyebab Sebenarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Seblak Sebabkan Kanker Ovarium, Namun Dokter Sebut Malah Ini Pemicunya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PonyWang

Viral Seblak Sebabkan Kanker Ovarium, Namun Dokter Sebut Malah Ini Pemicunya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PonyWang

Jakarta, seriusnews.id-Viral di media sosial seorang perempuan mengaku mengalami kista ovarium akibat terlalu sering mengonsumsi seblak dan makanan pedas. Pengakuan itu memicu anggapan bahwa seblak dapat menyebabkan kista hingga kanker ovarium.

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Firman Santoso, SpOG, menjelaskan bahwa penyebab kista ovarium tidak sesederhana pola makan tertentu. Ia menegaskan perempuan umumnya memiliki dua jenis kista ovarium, yaitu kista fungsional dan disfungsional.

Firman menjelaskan, kista fungsional muncul secara alami selama masa reproduksi perempuan. Kista ini terbentuk saat tubuh menghasilkan sel telur dalam siklus menstruasi dan biasanya dapat hilang sendiri.

Baca Juga :  Hati-Hati! Gaya Hidup Ini Bisa Memicu Kista Ovarium pada Wanita

Sementara itu, kista disfungsional dapat mengganggu kesehatan dan memiliki berbagai jenis. Salah satu yang paling sering muncul ialah kista endometriosis. Ada juga kista dermoid yang bisa berisi rambut, gigi, atau tulang karena merupakan bawaan sejak lahir.

Selain itu, dokter juga menemukan jenis lain seperti mucinous cystadenoma, serous cystadenoma, hingga tumor padat seperti fibroma.

Baca Juga :  Alpukat Sehat, Tapi 6 Kelompok Ini Wajib Batasi Konsumsinya

Firman menyebut perempuan usia remaja hingga dewasa lebih rentan mengalami kista disfungsional. Ia menilai gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko, namun tidak langsung menjadikan seblak sebagai penyebab utama kanker ovarium.

Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti secara medis. Ia juga meminta perempuan rutin memeriksakan kesehatan reproduksi untuk mendeteksi gangguan sejak dini. (nr*)

Berita Terkait

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok
Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis
RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan
Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing
Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI
Pemerintah Resmi Ubah Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Semen Padang Hospital Meluncurkan Paket Merdeka SPH 2026 Sambut HUT RI
Kota Pariaman Raih Terbaik I Layanan Kesehatan Regional Sumatera, Boyong Rp2 Miliar
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:11 WIB

RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI

Berita Terbaru