Zulhas: Pemerintah Siap Penuhi Kebutuhan Ketahanan Pangan Aceh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Pangan Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus DPW PAN Aceh dan DPD PAN se Aceh, di Banda Aceh. ( poto : ANTARA/Rahmat Fajri )

Menko Pangan Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus DPW PAN Aceh dan DPD PAN se Aceh, di Banda Aceh. ( poto : ANTARA/Rahmat Fajri )

Aceh, seriusnews.id – Pemerintah memperkuat ketahanan pangan Aceh dengan menyiapkan dukungan untuk sektor pertanian secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pemerintah siap memenuhi kebutuhan Aceh mulai dari penyediaan pupuk, pembangunan irigasi, hingga program cetak sawah baru.

Zulhas menyampaikan pernyataan tersebut usai melantik pengurus DPW PAN Aceh di Banda Aceh, Sabtu. Ia menegaskan pemerintah membuka akses dukungan seluas mungkin agar produksi pangan Aceh terus meningkat.

Menurut Zulhas, pemerintah tidak akan membatasi kebutuhan daerah selama bertujuan memperkuat sektor pangan. Ia menyebut dukungan terhadap gabah, pupuk, jaringan irigasi, dan pembukaan lahan pertanian menjadi bagian dari prioritas nasional.

“Gabah, pupuk, irigasi, cetak sawah baru, berapa pun permintaan Aceh kita layani,” kata Zulhas.

Pemerintah Percepat Target Swasembada Pangan

Zulhas menegaskan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama pelaku sektor pangan.

Ia menjelaskan bahwa selama puluhan tahun Indonesia menjalankan sistem pasar yang memungkinkan impor ketika produksi dalam negeri belum mencukupi. Namun saat ini pemerintah memilih mempercepat target swasembada.

Baca Juga :  Pelantikan KORPRI Kota Pariaman Perkuat Kinerja Aparatur Sipil Negara

Menurut Zulhas, swasembada tidak hanya mencerminkan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga menunjukkan kedaulatan negara. Ia menilai kedaulatan menjadi bagian penting dari kehormatan bangsa.

Zulhas mengatakan sektor pangan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Sektor ini juga menopang kehidupan jutaan petani, nelayan, dan peternak di seluruh Indonesia.

Ia menilai pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi dan perlindungan terhadap pelaku usaha rakyat. Karena itu, pemerintah terus mendorong kebijakan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Zulhas menekankan bahwa pertanian dan peternakan harus tumbuh bersama rakyat. Ia mengacu pada prinsip yang menempatkan sektor tersebut sebagai ruang ekonomi yang memberi kesempatan luas bagi masyarakat.

Zulhas Soroti Struktur Pasar Pangan

Dalam pidatonya, Zulhas juga menyoroti perkembangan pasar yang menurutnya membuat sejumlah komoditas terkonsentrasi pada pelaku usaha berskala besar.

Ia mencontohkan perubahan pola usaha di sektor pangan yang membuat sebagian komoditas berada dalam kendali terbatas. Karena itu, pemerintah ingin menata kembali tata kelola agar manfaat ekonomi menyebar lebih luas.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Toleransi Beragama Lewat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Menurut Zulhas, penguatan sektor pangan harus berjalan seiring dengan penguatan posisi petani dan pelaku usaha rakyat.

Zulhas menyebut pemerintah menjalankan berbagai langkah untuk memperkuat produksi nasional. Pemerintah menaikkan harga gabah, memperbesar subsidi, memberi potongan harga, dan mempermudah berbagai kebutuhan produksi.

Ia menilai kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil dan memperkuat kemampuan petani dalam meningkatkan produksi.

Zulhas juga menyampaikan bahwa pemerintah ingin menjaga keberlanjutan sektor pertanian agar Indonesia semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Selain membahas pangan, Zulhas menyoroti pengelolaan sumber daya alam yang menurutnya perlu memberi manfaat lebih besar kepada masyarakat.

Ia mengatakan kekayaan alam seperti emas, perak, batu bara, dan nikel harus memberi nilai tambah bagi negara dan rakyat. Pemerintah ingin memastikan pengelolaan sumber daya berjalan sesuai tujuan pembangunan nasional.

Menutup pernyataannya, Zulhas menegaskan dukungannya terhadap agenda perubahan yang dijalankan pemerintah saat ini. Ia meyakini langkah tersebut dapat membawa Indonesia menuju negara yang lebih adil, setara, dan maju.(ar)

Berita Terkait

Pemkab Dharmasraya Wajibkan Pengibaran Bendera Merah Putih Menyambut HUT ke-81 RI
Pemko Padang Panjang Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Penanganan Pascabencana
Bupati Eka Putra Pimpin Pelantikan Pejabat Tanah Datar di Gedung Indojolito
Pemerintah Kabupaten Agam Resmi Lepas Tiga Pelajar Terbaik Menuju Paskibraka Sumatera Barat
Pemkab Solok Selatan Desak Pemutakhiran Data LBS Demi Lindungi Lahan Pertanian
Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Padang Menjelang Hari Jadi Kota ke-357
Pemerintah Mengalokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun Pembangunan Prasarana Strategis Sumatera Barat
Sekda Sumbar Arry Yuswandi Tegaskan Jabatan ASN Bukan Hak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Wajibkan Pengibaran Bendera Merah Putih Menyambut HUT ke-81 RI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Pemko Padang Panjang Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Penanganan Pascabencana

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bupati Eka Putra Pimpin Pelantikan Pejabat Tanah Datar di Gedung Indojolito

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam Resmi Lepas Tiga Pelajar Terbaik Menuju Paskibraka Sumatera Barat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Pemkab Solok Selatan Desak Pemutakhiran Data LBS Demi Lindungi Lahan Pertanian

Berita Terbaru

RANS FC resmi mengumumkan bahwa Weliansyah jadi asisten pelatih.(poto: radarsumbar.com).

Sport

Weliansyah Resmi Gabung RANS FC Hadapi Musim 2026/2027

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

Suami pukul istri karena menolak berhubungan dengan lelaki lain berujung ditangkap Tim Klewang.(poto: radarsumbar.com)

Kriminal

Suami di Padang Paksa Istri Berhubungan Intim Pria Lain

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:00 WIB