Bukan Sekadar Tren! Ini Alasan Gen Z Ramai Berhijrah di Era Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi kalangan Gen Z  yang berhijrah

ilustrasi kalangan Gen Z yang berhijrah

Jakarta, seriusnews.id-Di tengah arus media sosial yang cepat dan penuh distraksi, banyak anak muda Gen Z memilih hijrah sebagai jalan hidup. Mereka tidak lagi memaknai hijrah sebagai perpindahan fisik, tetapi sebagai upaya memperbaiki diri dan menjalani hidup sesuai nilai agama.

Gen Z tumbuh bersama teknologi dan aktif menggunakan platform digital seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Namun, tekanan untuk selalu tampil sempurna sering membuat mereka lelah. Akibatnya, banyak anak muda mulai mencari ketenangan dan makna hidup yang lebih dalam.

Media Sosial Jadi Sumber Inspirasi

Banyak Gen Z memanfaatkan media sosial untuk belajar agama. Mereka mengikuti ustaz, ustazah, dan influencer hijrah yang rutin membagikan pesan inspiratif.

Baca Juga :  Susah Konsisten Salat? Ubah Cara Pikir Ini, Dijamin Lebih Istiqomah

Konten yang singkat dan santai membuat pesan hijrah terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, anak muda lebih mudah memahami tanpa merasa digurui.

Selain itu, banyak influencer membagikan pengalaman hijrah mereka. Cerita ini mendorong Gen Z untuk ikut berubah dan memperbaiki diri.

Hijrah Jadi Jawaban atas Tekanan Hidup

Banyak anak muda merasa lelah menghadapi gaya hidup konsumtif dan budaya pamer di media sosial. Mereka menyadari bahwa popularitas dan materi tidak selalu membawa kebahagiaan.

Oleh karena itu, mereka memilih hijrah untuk keluar dari tekanan tersebut. Mereka berusaha mencari ketenangan batin dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Tantangan dalam Proses Hijrah

Proses hijrah tidak selalu mudah. Beberapa anak muda menghadapi penolakan dari lingkungan pertemanan. Perubahan gaya hidup juga membuat mereka harus mengurangi aktivitas lama.

Baca Juga :  Hati-Hati! Rezeki Lancar Bisa Jadi Tanda Istidraj

Selain itu, mereka sering menghadapi godaan untuk kembali ke kebiasaan lama. Karena itu, mereka perlu menjaga konsistensi setiap hari.

Namun, banyak Gen Z bergabung dengan komunitas hijrah untuk saling mendukung. Mereka berbagi pengalaman, belajar bersama, dan menjaga semangat perubahan.

Hijrah bukan sekadar tren bagi Gen Z. Mereka menjadikannya sebagai perjalanan untuk memperbaiki diri dan menemukan makna hidup.

Kesimpulannya, media sosial tidak selalu membawa dampak negatif. Jika digunakan dengan bijak, platform ini bisa membantu anak muda belajar, berubah, dan menemukan ketenangan di tengah kehidupan modern. (nr*)

Berita Terkait

Jelang ke Tanah Suci, Ini Amalan Harian yang Bisa Membantu Raih Haji Mabrur
Agar Tetap Kuat di Tanah Suci, Begini Cara Jemaah Haji Menjaga Stamina Tubuh
Hati-Hati! Rezeki Lancar Bisa Jadi Tanda Istidraj
6 Doa Penyembuh Segala Penyakit yang Diamalkan Rasulullah SAW dan Nabi Ayyub AS
Mana Lebih Utama, Sapi atau Kambing untuk Kurban? Ini Faktanya!
Begini Cara Aman Menjaga Wudhu Saat Haji di Tengah Padatnya Jemaah
Bukan Halangan Ibadah! Ini 5 Amalan saat Haid agar Doa Cepat Terkabul
Cari Ilmu ke Timur Tengah? Oman Tawarkan Beasiswa dan Jadi Incaran Baru Pelajar Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

Jelang ke Tanah Suci, Ini Amalan Harian yang Bisa Membantu Raih Haji Mabrur

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:23 WIB

Agar Tetap Kuat di Tanah Suci, Begini Cara Jemaah Haji Menjaga Stamina Tubuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01 WIB

6 Doa Penyembuh Segala Penyakit yang Diamalkan Rasulullah SAW dan Nabi Ayyub AS

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:43 WIB

Mana Lebih Utama, Sapi atau Kambing untuk Kurban? Ini Faktanya!

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:30 WIB

Begini Cara Aman Menjaga Wudhu Saat Haji di Tengah Padatnya Jemaah

Berita Terbaru

Ilustrasi Ratusan ribu anak di Indonesia terdeteksi hipertensi. Dokter ungkap pemicunya, dari kelainan jantung hingga gaya hidup buruk.. (iStock/GlobalStock)

Kesehatan

Jangan Anggap Remeh! Hipertensi Kini Juga Mengancam Anak-anak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:30 WIB