Jakarta, seriusnews.id-Saat haid, muslimah tidak menjalankan salat, puasa, atau menyentuh mushaf Alquran. Meski begitu, kondisi ini tidak menghalangi ibadah lain yang tetap bernilai pahala dan bisa menjadi jalan terkabulnya doa.
Berikut lima amalan yang bisa dilakukan saat haid:
1. Memperbanyak Zikir
Muslimah bisa rutin mengucapkan tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Zikir membuat hati tetap terhubung dengan Allah SWT sekaligus menenangkan pikiran.
Selain itu, Allah memerintahkan umat-Nya untuk banyak mengingat-Nya dalam Al-Ahzab ayat 41–42, sehingga umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak zikir sebagai amalan.
2. Membaca Sholawat
Selain itu, muslimah juga bisa memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW kapan saja, termasuk saat haid. Karena itu, amalan ini tetap bernilai pahala besar sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.
3. Membaca Alquran dari Hafalan
Memang, muslimah tidak boleh menyentuh mushaf saat haid. Namun, ia tetap boleh membaca Alquran dari hafalan.
Dengan demikian, setiap huruf yang dibaca tetap bernilai pahala berlipat, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi.
4. Memperbanyak Istighfar
Selanjutnya, istighfar menjadi amalan penting untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Dengan rutin beristighfar, seorang muslimah dapat membuka jalan keluar dari kesulitan sekaligus mendapatkan rezeki yang tidak disangka.
5. Memperbanyak Doa
Selain itu, doa bisa dipanjatkan kapan saja, baik saat aktivitas harian maupun ketika meminta kebaikan dunia dan akhirat. Allah SWT sangat menyukai hamba yang berdoa dengan penuh keyakinan dan ketulusan.
Tata Cara Berzikir dan Berdoa saat Haid
Agar lebih khusyuk, lakukan beberapa hal berikut:
- Pilih waktu yang tenang agar lebih fokus
- Usahakan menghadap kiblat
- Awali dengan pujian kepada Allah dan sholawat
- Lanjutkan dengan istighfar dan syahadat
- Panjatkan doa dengan rendah hati dan yakin
- Sertakan Asmaul Husna dalam doa
- Jaga kebersihan diri
Bacaan Zikir yang Dianjurkan
- Hauqalah: Laa haula wa laa quwwata illa billah
- Tasbih, Tahmid, Takbir: masing-masing 33 kali
- Tahlil: Laa ilaha illallah sebanyak 33–100 kali
Keutamaan Zikir dan Doa saat Haid
Selain itu, zikir dan doa juga membawa banyak manfaat, di antaranya:
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Menenangkan hati
- Menghapus dosa
- Membuka peluang terkabulnya doa
- Mendatangkan pahala
- Melindungi dari godaan
- Mengundang keberkahan hidup
Dengan demikian, meski tidak bisa menjalankan ibadah tertentu saat haid, muslimah tetap bisa menjaga hubungan spiritual yang kuat dengan Allah SWT melalui amalan-amalan tersebut. (nr*)








