Jakarta, seriusnews.id-Allah SWT menguji hamba-Nya dengan berbagai cobaan, termasuk penyakit. Salah satu kisah paling dikenal adalah ujian berat yang dialami Nabi Ayyub AS. Ia tetap sabar meski menderita sakit selama bertahun-tahun.
Dari kisah tersebut, umat Islam belajar bahwa kesembuhan datang dari Allah SWT. Namun, manusia tetap berikhtiar melalui doa dan pengobatan.
Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan sejumlah doa yang bisa diamalkan ketika sakit. Berikut beberapa di antaranya:
1. Doa Mohon Kesembuhan
Rasulullah SAW mengajarkan doa ini untuk orang yang sedang sakit:
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي…
Artinya: “Ya Allah, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain dari-Mu.” (HR Ahmad, Bukhari, Muslim)
2. Doa Ruqyah untuk Penyakit
Selain itu, Rasulullah SAW mengajarkan doa ruqyah dengan meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit:
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ…
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari keburukan yang aku rasakan dan aku khawatirkan.”
3. Doa Penyembuhan yang Dibaca Nabi SAW
Kemudian, Rasulullah SAW juga membaca doa berikut saat meruqyah:
امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ…
Artinya: “Ya Tuhan manusia, hilangkan penyakit ini. Di tangan-Mu kesembuhan.”
4. Doa untuk Orang yang Sakit
Di samping itu, doa berikut sering dibaca ketika menjenguk orang sakit:
اَللّٰهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ…
Artinya: “Ya Allah, sembuhkanlah penyakitnya. Engkau Maha Penyembuh.”
5. Doa Nabi Ayyub AS
Selanjutnya, Allah SWT mengabadikan doa Nabi Ayyub AS dalam Al-Anbiya ayat 83:
رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ…
Artinya: “Ya Tuhanku, aku tertimpa penyakit, dan Engkau Maha Penyayang.”
6. Doa Memohon Kesembuhan dari Allah
Terakhir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa karena Allah SWT memerintahkannya dalam Al-Qur’an (Gafir ayat 60):
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan.”
Keutamaan Berdoa Saat Sakit
Selain sebagai ibadah, doa juga memiliki banyak keutamaan dalam Islam:
- Pertama, doa menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT
- Kedua, doa menenangkan hati dan menolak musibah
- Ketiga, doa mendatangkan rahmat Allah
- Keempat, doa menguatkan ikhtiar dan tawakal seorang hamba
Lebih lanjut, Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa adalah ibadah, dan tidak ada yang dapat menolak ketentuan Allah kecuali dengan doa atas izin-Nya.
Pada akhirnya, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak putus asa ketika sakit. Rasulullah SAW dan Nabi Ayyub AS memberi teladan agar setiap muslim menggabungkan ikhtiar medis dengan doa. Dengan begitu, seorang hamba tetap yakin bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah SWT. (nr*)









