Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang mempercepat transformasi digital untuk mencapai Padang smart city dan menempatkan daerah tersebut dalam 10 besar kota pintar di Indonesia.
Wali Kota Padang meminta seluruh organisasi perangkat daerah menjalankan percepatan digitalisasi dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan arahan itu di Padang, Senin. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah menjadikan digitalisasi sebagai arah utama pembangunan kota.
Menurut Fadly, konsep kota pintar harus berjalan seiring dengan pembangunan kota sehat. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu fokus pada program yang mendukung kedua target tersebut.
Digitalisasi Jadi Fokus Utama
Pemkot Padang menempatkan digitalisasi sebagai strategi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah ingin menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan lebih efektif.
Fadly menilai keberhasilan kota pintar bergantung pada konsistensi pelaksanaan program di setiap instansi. Karena alasan itu, pemerintah daerah mendorong seluruh perangkat kerja menyusun langkah yang selaras dengan indikator nasional.
Selain mengejar target kota pintar, Pemkot Padang juga memperkuat agenda pembangunan pada sektor kesehatan lingkungan dan tata kelola kota.
Padang Bidik Penghargaan Kota Sehat
Pada sektor kota sehat, Pemkot Padang menargetkan meraih penghargaan Swasti Saba Wistara atau kategori emas.
Fadly menyampaikan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai apabila seluruh program berjalan secara konsisten. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antardinas agar capaian pembangunan berlangsung merata.
Pemerintah kota juga terus mengoptimalkan program yang sudah berjalan agar memberikan hasil yang berkelanjutan.
Fadly menyebut sejumlah program unggulan sebagai penggerak utama transformasi daerah. Program tersebut meliputi Smart Surau, Padang Sigap, Padang Amanah, dan Padang Melayani.
Menurutnya, program-program itu membentuk fondasi untuk menciptakan kota yang lebih responsif, sehat, dan berbasis pelayanan modern. Pemerintah kota juga ingin memastikan setiap program memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kota membutuhkan kesinambungan program, bukan langkah jangka pendek.
Selain mempercepat digitalisasi, Pemkot Padang juga meningkatkan perhatian terhadap kualitas pembangunan fisik.
Fadly meminta dinas terkait memperketat pengawasan seluruh proyek infrastruktur agar hasil pembangunan tetap kuat dan bertahan lama. Ia menilai kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas dalam setiap proyek.
Ia juga menyoroti adanya infrastruktur yang mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun. Karena itu, pemerintah kota meminta seluruh pihak meningkatkan pengawasan dan memastikan pembangunan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.(ar)









