Yota Balad Sampaikan LPJ APBD 2025, PAD Kota Pariaman Tembus Rekor Tertinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan LPJ APBD Pariaman 2025 sekaligus Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.( poto : padangkita.com )

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan LPJ APBD Pariaman 2025 sekaligus Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.( poto : padangkita.com )

Pariaman, seriusnews.id – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan LPJ APBD Pariaman 2025 sekaligus Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman, Senin (15/6/2026).

Agenda tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan anggaran selama satu tahun terakhir.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim. Hadir pula Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, dan pejabat Pemerintah Kota Pariaman.

Dalam penyampaiannya, Yota Balad menegaskan bahwa laporan pelaksanaan APBD dan LKPD bukan sekadar kewajiban administratif. Menurutnya, laporan tersebut mencerminkan tanggung jawab moral, politik, dan tata kelola pemerintahan kepada masyarakat melalui DPRD.

Ia mengatakan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Kota Pariaman sebanyak 13 kali merupakan hasil kerja yang berlangsung secara konsisten dari tahun ke tahun.

Menurut Yota, keberhasilan itu lahir dari disiplin pengelolaan anggaran serta komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

PAD Kota Pariaman Cetak Rekor Baru

Pada kesempatan itu, Yota Balad juga memaparkan perkembangan pendapatan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025. Salah satu capaian yang menjadi sorotan ialah kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  100 Tahun Jam Gadang, Seminar Internasional di Bukittinggi Bahas Sejarah dan Perannya bagi Kota

PAD Kota Pariaman tercatat mencapai Rp57.459.978.227,89. Pemerintah daerah menyebut angka tersebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, PAD meningkat sebesar Rp11.548.599.585,53 atau tumbuh 25,15 persen.

Yota menjelaskan peningkatan tersebut menunjukkan kemandirian fiskal daerah mulai menguat. Pemerintah mendorong pencapaian itu melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, inovasi pelayanan publik, serta penguatan pengawasan.

Ia menilai langkah tersebut mulai menghasilkan dampak nyata terhadap kemampuan daerah dalam membangun dan membiayai program pembangunan.

Pendapatan Daerah Terealisasi 94,62 Persen

Secara keseluruhan, Pendapatan Daerah Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025 dianggarkan sebesar Rp655.738.471.097,00.

Dari total tersebut, realisasi pendapatan mencapai Rp620.440.914.948,89 atau setara 94,62 persen.

Namun jika di bandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp644.362.029.673,36, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp23.921.114.724,47 atau sekitar 3,71 persen.

Yota menegaskan penurunan itu tidak menunjukkan kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola pendapatan.

Menurutnya, faktor utama berasal dari berkurangnya transfer pemerintah pusat yang berada di luar kendali Pemerintah Kota Pariaman.

Baca Juga :  Padang Matangkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO 2027, Andalkan Kekuatan Kuliner Multietnis

Meski demikian, ia menekankan bahwa pertumbuhan PAD menjadi indikator penting karena menunjukkan kemampuan daerah untuk memperkuat sumber pendapatan sendiri.

Selain memaparkan sisi pendapatan, Yota Balad juga menjelaskan arah penggunaan anggaran daerah.

Ia menyebut realisasi belanja tetap di fokuskan pada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Pemerintah juga mengarahkan APBD untuk mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.

Program unggulan pemerintah kota tetap berjalan dengan tujuan menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.

Yota menilai capaian tersebut tidak lahir dari kerja pemerintah semata.

Ia menyebut DPRD, Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung jalannya pembangunan daerah.

Di akhir penyampaiannya, Yota mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan masih besar dan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

Ia mengajak eksekutif dan legislatif menjaga sinergi agar pembangunan daerah tetap bergerak positif.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan komitmen bersama menjadi modal penting agar Kota Pariaman semakin maju, memiliki daya saing yang lebih kuat, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ar)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Usulkan Surau dan Didikan Subuh Masuk Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah
Pemko Padang Perkuat Persiapan Penilaian Kota Pangan Aman 2026 Bersama BBPOM
Wali Kota Bandung Tegas Larang ASN Terlibat Judi Online, Sanksi Berat Menanti
Zulhas: Pemerintah Siap Penuhi Kebutuhan Ketahanan Pangan Aceh
Solok dan Tanah Datar Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Perbatasan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:00 WIB

DPRD Limapuluh Kota Usulkan Surau dan Didikan Subuh Masuk Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

Yota Balad Sampaikan LPJ APBD 2025, PAD Kota Pariaman Tembus Rekor Tertinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pemko Padang Perkuat Persiapan Penilaian Kota Pangan Aman 2026 Bersama BBPOM

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Bandung Tegas Larang ASN Terlibat Judi Online, Sanksi Berat Menanti

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:00 WIB

Zulhas: Pemerintah Siap Penuhi Kebutuhan Ketahanan Pangan Aceh

Berita Terbaru