Restoran Sederhana Singapura Resmi Dibuka, Kuliner Padang Kian Mantap Menembus Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Global Minang Ventura mengelola operasional restoran sebagai pemegang lisensi merek untuk ekspansi internasional.( poto : padangkita.com )

PT Global Minang Ventura mengelola operasional restoran sebagai pemegang lisensi merek untuk ekspansi internasional.( poto : padangkita.com )

Singapura, seriusnews.id – Restoran Sederhana Singapura resmi membuka gerai internasional terbaru di kawasan Kampong Glam, Singapura. Kehadiran rumah makan khas Minangkabau ini menandai langkah baru kuliner Indonesia untuk memperluas pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meresmikan langsung pembukaan restoran tersebut pada Minggu (14/6/2026).

Pemerintah menilai ekspansi ini dapat memperkuat posisi subsektor kuliner dalam ekonomi kreatif nasional. Selain itu, langkah tersebut membuka peluang lebih luas bagi jenama Indonesia untuk tumbuh di pasar internasional.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa kuliner tidak hanya menghadirkan makanan. Menurutnya, kuliner juga menjadi alat diplomasi budaya yang memperkenalkan identitas Indonesia kepada dunia.

Kampong Glam Jadi Lokasi Strategis Ekspansi

Restoran Sederhana Singapura berdiri di 738 North Bridge Road, kawasan Kampong Glam. Area ini dikenal sebagai pusat budaya dan tujuan wisata yang ramai dikunjungi.

PT Global Minang Ventura mengelola operasional restoran sebagai pemegang lisensi merek untuk ekspansi internasional.

Sebelum pembukaan resmi, tim restoran menjalankan uji operasional sejak 29 Mei 2026. Masyarakat lokal dan diaspora Indonesia memberikan respons positif selama masa percobaan.

Baca Juga :  Kemeriahan HUT Kota Padang Ke-357 Disemarakkan Tari Kolosal Empat Etnis

Pemilihan Kampong Glam juga memiliki nilai historis. Kawasan tersebut selama puluhan tahun menjadi salah satu titik yang identik dengan jejak kuliner Indonesia di Singapura.

Restoran Sederhana berdiri sejak 1972 dan berkembang menjadi salah satu pelopor rumah makan Padang. Saat ini, jaringan restoran itu telah hadir di sekitar 200 lokasi.

Pemerintah melihat keberhasilan ekspansi ini sebagai peluang untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif lain masuk ke pasar global.

Menteri Ekraf berharap semakin banyak jenama Indonesia yang mampu berkembang di luar negeri. Ia menilai Restoran Sederhana menunjukkan bahwa identitas lokal dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi internasional.

Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Pertumbuhan

Pemerintah mencatat ekonomi kreatif menyumbang sekitar Rp1.600 triliun terhadap produk domestik bruto nasional.

Pada 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai 31,94 miliar dolar AS. Sementara itu, realisasi investasi mencapai Rp183,01 triliun.

Pemerintah menempatkan subsektor kuliner sebagai salah satu motor pertumbuhan. Selain menghasilkan nilai ekonomi, sektor ini juga memperkuat citra Indonesia di tingkat global.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Paket Usaha Batik dan Rajutan

Kementerian Ekraf dan GMV telah menjalin kolaborasi sejak 2025. Kerja sama itu mencakup pengembangan jaringan internasional serta dukungan penguatan operasional.

Program tersebut juga membuka akses GMV untuk mengikuti Business Matching Culinary di Sydney.

President Director GMV, Nova Dana Eka Putri, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kreatif nasional.

Ia menilai kolaborasi tersebut membantu membawa kuliner Indonesia ke pasar dunia. Menurutnya, langkah itu juga memperkuat diplomasi kuliner dan daya saing nasional.

Anggota Parlemen Singapura, Wan Rizal, turut menyambut kehadiran restoran tersebut. Ia berharap Restoran Sederhana dapat melanjutkan warisan kuliner Indonesia di Kampong Glam sekaligus menambah pilihan bagi masyarakat dan wisatawan.

Peresmian restoran juga dihadiri Thomas Ardian Siregar dari KBRI Singapura, pendiri Restoran Sederhana Haji Bustamam dan Hajjah Fatimah, serta Syed Abdillah Al Junaidi sebagai mitra Restoran Sederhana di Singapura.(ar)

Berita Terkait

Pemprov Sumbar Tetapkan Kawasan Danau Maninjau Jadi Destinasi Wisata Prioritas
Pemko Padang Kembangkan Wisata Gua Kelelawar Padayo Berbasis Ekologi dan Edukasi
Wali Kota Fadly Amran Resmi Tutup Lomba Mural Taman Aliran Kenangan Padang
Wali Kota Padang Resmikan Pokdarwis LuBaRiTa untuk Garap Wisata Alam Lubuk Kilangan
Padang Gastronomi Fest 2026 Dorong Tradisi Malamang dan Target UNESCO
Pemprov Sumbar Dukung Evaluasi UNESCO Geopark Ranah Minang Silokek
Geopark Ranah Minang Silokek Menuju UNESCO: Sumbar Siap Tembus Panggung Dunia
Wali Kota Padang Buka Festival Kota Tua 2026 Berkelas Dunia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:07 WIB

Pemprov Sumbar Tetapkan Kawasan Danau Maninjau Jadi Destinasi Wisata Prioritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Pemko Padang Kembangkan Wisata Gua Kelelawar Padayo Berbasis Ekologi dan Edukasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Wali Kota Fadly Amran Resmi Tutup Lomba Mural Taman Aliran Kenangan Padang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Wali Kota Padang Resmikan Pokdarwis LuBaRiTa untuk Garap Wisata Alam Lubuk Kilangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Padang Gastronomi Fest 2026 Dorong Tradisi Malamang dan Target UNESCO

Berita Terbaru