Pelatihan Layanan Geriatri Lansia di RSUD dr. Rasidin Padang Perkuat Kompetensi Nakes

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang menggelar pelatihan geriatri untuk lansia bagi perawat dan bidan.( poto : ANTARA )

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang menggelar pelatihan geriatri untuk lansia bagi perawat dan bidan.( poto : ANTARA )

Kota Padang, seriusnews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang menggelar pelatihan geriatri untuk lansia bagi perawat dan bidan.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan agar mampu memberi pelayanan yang lebih menyeluruh kepada pasien lanjut usia.

Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang, Lismawati, mengatakan rumah sakit menyelenggarakan pelatihan tersebut karena jumlah penduduk lansia terus meningkat.

Kenaikan angka harapan hidup juga mendorong kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Menurut dia, tenaga kesehatan perlu memahami karakteristik pasien lanjut usia secara lebih mendalam. Lansia sering menghadapi lebih dari satu masalah kesehatan dalam waktu bersamaan.

Perawat dan Bidan Pelajari Tantangan Pelayanan Lansia

Dalam pelatihan itu, perawat dan bidan mempelajari berbagai tantangan pelayanan kesehatan bagi lansia. Materi mencakup penyakit kronis, penurunan fungsi organ, gangguan psikologis, serta faktor sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Sumbar Raih Tiga Penghargaan Nasional, KNEKS Dukung Sukuk Daerah

Rumah sakit juga memperkuat pemahaman tenaga kesehatan tentang pendekatan multidisiplin. Pendekatan ini membantu tenaga medis memberi layanan yang lebih tepat sesuai kondisi pasien.

Lismawati menegaskan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan rumah sakit. Program itu juga mendukung keselamatan pasien dan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan.

Peningkatan Populasi Lansia Jadi Tantangan Kesehatan

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menjadi tantangan bagi sektor kesehatan di Sumatera Barat. Fasilitas kesehatan perlu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan kelompok usia tersebut.

Data survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat menunjukkan persentase penduduk lansia meningkat dari 10,46 persen pada 2020 menjadi 12,01 persen pada 2025. Angka tersebut menunjukkan perubahan struktur penduduk yang terus berlangsung.

Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2025 mencatat Kabupaten Tanah Datar sebagai daerah dengan persentase lansia tertinggi, yakni 15,93 persen. Kabupaten Agam berada di posisi kedua dengan 14,61 persen, disusul Kota Sawahlunto sebesar 13,09 persen.

Baca Juga :  M. Alkhalifi Hakim Terpilih Menjadi Wali Kota Cilik Padang 2026

Sebaliknya, Kabupaten Kepulauan Mentawai mencatat persentase lansia terendah sebesar 7,99 persen. Kabupaten Pasaman Barat mencapai 8,69 persen dan Kabupaten Dharmasraya sebesar 9,32 persen.

Lismawati menjelaskan layanan geriatri berfokus pada peningkatan kualitas hidup lansia. Rumah sakit menjalankan layanan tersebut melalui kerja sama tim dari berbagai bidang kesehatan.

Pasien geriatri merupakan lansia berusia di atas 60 tahun yang mengalami lebih dari satu penyakit atau penurunan fungsi tubuh. Faktor psikologis, sosial, ekonomi, dan lingkungan juga dapat memengaruhi kondisi mereka.

Ia mengajak masyarakat lanjut usia menerapkan pola hidup sehat setiap hari. Lansia perlu menjaga pola makan bergizi, mengurangi makanan berlemak, dan rutin memeriksakan kesehatan agar tetap produktif pada usia lanjut.(ar)

Berita Terkait

Apakah Air Kelapa Bisa Melancarkan Menstruasi? Ini Fakta Medisnya
Wamenkes Tinjau Skrining TBC di Padang untuk Capai Eliminasi 2030
Pemko Padang dan PMI Perkuat Penanganan Krisis Kabut Asap di Kota Padang
RSUP Dr. M. Djamil Gelar SIV Clinical Trial Tenacity untuk Uji Obat Tenecteplase
Semen Padang Hospital Gelar Konsultasi MCU DPRD Pesisir Selatan
Andre Rosiade Salurkan Bantuan Pengobatan Anak Penderita Sakit Jantung di Padang
Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok
Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:14 WIB

Apakah Air Kelapa Bisa Melancarkan Menstruasi? Ini Fakta Medisnya

Sabtu, 19 September 2026 - 20:28 WIB

Wamenkes Tinjau Skrining TBC di Padang untuk Capai Eliminasi 2030

Kamis, 17 September 2026 - 21:20 WIB

Pemko Padang dan PMI Perkuat Penanganan Krisis Kabut Asap di Kota Padang

Senin, 14 September 2026 - 16:32 WIB

RSUP Dr. M. Djamil Gelar SIV Clinical Trial Tenacity untuk Uji Obat Tenecteplase

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Semen Padang Hospital Gelar Konsultasi MCU DPRD Pesisir Selatan

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB