Pemko Padang Dorong Peran Ayah di Sekolah Lewat Gerakan Ayah Teladan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wali murid tengah menjemput rapor anaknya.( ilustrasi poto ; padangkita.com )

Seorang wali murid tengah menjemput rapor anaknya.( ilustrasi poto ; padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Gerakan Ayah Teladan Indonesia menjadi langkah penting Pemerintah Kota Kota Padang dalam memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.

Pemko Padang menyoroti fenomena ketiadaan peran ayah atau fatherless yang berdampak pada perkembangan psikologis anak.

Pemerintah kota mendorong ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir langsung dalam aktivitas pendidikan. Kebijakan ini menegaskan bahwa pengasuhan anak membutuhkan keterlibatan kedua orang tua secara seimbang.

Surat Edaran Wali Kota Jadi Dasar Kebijakan

Pemko Padang menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 400.13.1/104/DP3AP2KB-PDG/2026. Aturan ini mengimbau para ayah atau wali laki-laki untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah dan mengambil rapor secara langsung.

Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini menekankan pentingnya kehadiran ayah dalam membangun kedekatan emosional dengan anak.

Dampak Psikologis Kehadiran Ayah di Sekolah

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menegaskan bahwa kehadiran ayah memberi dampak langsung pada kondisi psikologis anak. Ia menyebut interaksi ayah di lingkungan sekolah mampu meningkatkan rasa percaya diri dan rasa aman.

Baca Juga :  Unand Kembangkan EWS Mandiri dan Shelter Masjid untuk Perkuat Mitigasi Gempa Megathrust di Padang

“Kehadiran ayah secara fisik di sekolah membangun kedekatan emosional yang kuat. Anak menjadi lebih percaya diri, lebih aman, dan lebih siap menjalani proses belajar,” kata Boby Firman.

Ia menilai keterlibatan ayah tidak berhenti pada simbol kehadiran, tetapi menjadi bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

Dispensasi Kerja untuk Para Ayah

Pemerintah Kota Padang menyadari banyak ayah menghadapi kendala waktu kerja. Sejumlah pekerja tidak bisa hadir di sekolah karena tuntutan pekerjaan dan aturan disiplin di tempat kerja.

Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan solusi berupa dispensasi waktu masuk kerja. Ayah yang mengantar anak pada hari pertama sekolah atau mengambil rapor mendapat kelonggaran keterlambatan masuk kerja.

Namun, pemerintah tetap menyerahkan teknis pelaksanaannya kepada aturan internal masing-masing instansi. Kebijakan ini berlaku di perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD di wilayah Kota Padang.

Baca Juga :  Padang Matangkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO 2027, Andalkan Kekuatan Kuliner Multietnis

Pemko Padang menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung keberhasilan program ini. Satuan pendidikan perlu menyampaikan informasi jadwal akademik secara lebih awal kepada orang tua.

Sekolah juga diminta aktif menginformasikan jadwal pembagian rapor dan hari pertama masuk sekolah. Langkah ini membantu orang tua, terutama ayah, untuk menyesuaikan waktu kerja mereka.

Pemko Padang berharap Gerakan Ayah Teladan Indonesia mampu mengubah pola pengasuhan di masyarakat. Pemerintah ingin membangun budaya baru yang menempatkan ayah sebagai figur aktif dalam pendidikan anak.

Dengan komunikasi yang lebih terbuka antara sekolah, anak, dan orang tua, pemerintah menargetkan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih sehat. Kehadiran ayah di sekolah diharapkan memperkuat hubungan keluarga dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.

Pada akhirnya, kebijakan ini tidak hanya menjadi aturan administratif, tetapi juga dorongan perubahan sosial jangka panjang di Kota Padang.(ar)

Berita Terkait

BPDDI 2026 Dibuka, Kemdiktisaintek Percepat Peningkatan Kualifikasi Doktor Dosen
Beasiswa Politeknik Kirana Buka Jalan Kuliah Gratis bagi Lulusan SMA di Padang
MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Lubuk Minturun untuk Pulihkan Kawasan Pascabanjir
BAZNAS Kota Padang Buka Beasiswa Binaan untuk Mahasiswa Mustahik, Biaya Kuliah Ditanggung hingga Semester Delapan
Pemprov Sumbar Terapkan Gerakan Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak ke Sekolah
Program Studi S3 Ilmu Lingkungan UNP Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT
Pemko Padang Buka 40 Kuota Beasiswa Penerbangan, Kuliah Gratis dan Peluang Kerja di Lion Group
Maigus Nasir Tutup Liga Sang Juara 2026 SMP Padang, 15 Ribu Siswa Berpartisipasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:00 WIB

BPDDI 2026 Dibuka, Kemdiktisaintek Percepat Peningkatan Kualifikasi Doktor Dosen

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:00 WIB

Beasiswa Politeknik Kirana Buka Jalan Kuliah Gratis bagi Lulusan SMA di Padang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:00 WIB

MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Lubuk Minturun untuk Pulihkan Kawasan Pascabanjir

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

BAZNAS Kota Padang Buka Beasiswa Binaan untuk Mahasiswa Mustahik, Biaya Kuliah Ditanggung hingga Semester Delapan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Sumbar Terapkan Gerakan Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak ke Sekolah

Berita Terbaru