Kota Padang, seriusnews.id – Program Studi S3 Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) menjalani asesmen lapangan akreditasi BAN-PT pada 18–19 Juni 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penilaian mutu program studi untuk memperoleh status akreditasi yang mencerminkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., membuka kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan universitas, pimpinan Sekolah Pascasarjana, dosen, serta tenaga kependidikan. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan dukungan penuh terhadap proses akreditasi yang berlangsung.
Tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang menjalankan asesmen terdiri dari Dr. Eng. Maryono, S.T., M.T. dan Dr. Benno Rahardyan, S.T., M.T.
Rektor UNP Tekankan Pentingnya Evaluasi dan Penguatan Mutu
Dalam sambutannya, Rektor UNP menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor di kampus. Ia menilai asesmen lapangan menjadi kesempatan penting untuk memperoleh evaluasi dan masukan yang mendukung pengembangan program studi.
Rektor menegaskan bahwa akreditasi menjadi bagian utama dalam penguatan kualitas institusi. Karena itu, seluruh pimpinan hadir untuk menunjukkan komitmen bersama terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Ia juga memaparkan perkembangan Universitas Negeri Padang dan capaian Sekolah Pascasarjana dalam beberapa bidang. Paparan tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama yang telah dijalankan Program Studi S3 Ilmu Lingkungan.
Tim Asesor Lakukan Verifikasi dan Klarifikasi Data
Mewakili tim asesor BAN-PT, Dr. Maryono menjelaskan bahwa asesmen lapangan menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi. Tim asesor memeriksa kesesuaian data dan mengklarifikasi informasi yang telah program studi cantumkan dalam dokumen akreditasi.
Menurutnya, proses tersebut membantu memastikan bahwa seluruh informasi yang diajukan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Hasil verifikasi kemudian menjadi bagian dari penilaian akreditasi secara menyeluruh.
Tim asesor juga menelaah berbagai bukti pendukung yang menjadi bagian dari instrumen penilaian. Langkah ini membantu memastikan mutu tata kelola dan pelaksanaan akademik berjalan sesuai standar.
Libatkan Dosen, Mahasiswa, Alumni, dan Pengguna Lulusan
Selama asesmen berlangsung, tim melakukan wawancara dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan. Tim berdialog dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan.
Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan memberi gambaran yang lebih utuh mengenai kualitas program studi. Masukan dari setiap unsur ikut memperkuat proses evaluasi yang dijalankan BAN-PT.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini juga sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya mengarah pada tujuan keempat, yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan sistem penjaminan mutu akademik.
Selain itu, kegiatan ini mendukung tujuan ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. UNP mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat pengembangan dan peningkatan kualitas program studi.
Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi S3 Ilmu Lingkungan UNP menjalani salah satu tahapan penting dalam penguatan mutu akademik sekaligus pengembangan institusi pendidikan tinggi secara berkelanjutan.(ar)









