SPMI LKP di Padang Diperkuat untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir(tengah), membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya standar mutu dalam pendidikan nonformal.( poto : padangkita.com )

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir(tengah), membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya standar mutu dalam pendidikan nonformal.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif mendorong penguatan penjaminan mutu LKP agar pendidikan nonformal mampu menghasilkan lulusan yang terampil dan sesuai kebutuhan industri.

Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespons tantangan tersebut melalui pendampingan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi lembaga kursus dan pelatihan.

Kegiatan Pendampingan Pelaksanaan SPMI LKP Tahap I berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang pada Jumat (19/6/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas kursus sekaligus penguatan daya saing lulusan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya standar mutu dalam pendidikan nonformal.

Menurut Maigus, penerapan SPMI membantu lembaga menjalankan proses pendidikan dan pelatihan secara terukur serta konsisten. Sistem tersebut juga mendorong peningkatan kualitas lulusan agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

Ia menyebut mutu lembaga kursus menentukan kemampuan dan kesiapan lulusan. Karena itu, seluruh penyelenggara kursus perlu menempatkan kualitas sebagai prioritas utama.

LKP Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Maigus menilai Lembaga Kursus dan Pelatihan kini memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah. LKP tidak hanya menyediakan jalur pendidikan alternatif, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas.

Baca Juga :  Pemko Padang Dorong Peran Ayah di Sekolah Lewat Gerakan Ayah Teladan Indonesia

Menurutnya, lembaga kursus membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang langsung terhubung dengan kebutuhan pasar. Semakin tinggi kualitas pelatihan, semakin besar peluang lulusan memperoleh pekerjaan.

Ia juga menyoroti peluang kerja luar negeri yang masih terbuka bagi tenaga kerja Indonesia. Karena itu, penguatan penjaminan mutu LKP perlu berjalan secara konsisten agar lembaga mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif.

Operator LKP dari Kota Padang dan Bukittinggi mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas lembaga masing-masing.

Pemerintah Daerah Ambil Peran Utama

Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan perubahan kebijakan mulai tahun 2026.

Kebijakan tersebut memberikan peran lebih besar kepada pemerintah daerah untuk menjalankan SPMI dan mengevaluasi kinerja LKP melalui dinas pendidikan.

Untuk mendukung proses itu, pemerintah menghadirkan Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus atau Si Permata.

Melalui sistem digital tersebut, setiap lembaga melakukan evaluasi diri secara berkala. Hasil evaluasi menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan dan pengembangan lembaga.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Raya Padang Dikebut, Target Selesai Agustus 2026 dan Pedagang Kembali Berjualan

Yaya menjelaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menentukan langkah lembaga menuju akreditasi. Setiap LKP perlu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan sistem mutu.

Lembaga yang ingin mengikuti proses akreditasi harus memenuhi persyaratan evaluasi kinerja melalui Komite Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal yang mulai dibentuk tahun ini.

Karena itu, pemerintah mendorong seluruh LKP menjalankan SPMI secara aktif dan menjaga kesinambungan evaluasi.

Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan, Yohana Rumanda, menegaskan pentingnya pemetaan mutu yang berlangsung terus-menerus.

Menurut Yohana, setiap lembaga perlu membangun budaya mutu yang kuat agar kualitas layanan pendidikan dan pelatihan terus meningkat. Langkah tersebut juga memperbesar manfaat yang diterima masyarakat dan dunia kerja.

Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola kursus diharapkan memperkuat posisi pendidikan nonformal sebagai jalur strategis pembentukan tenaga kerja terampil. Upaya ini sekaligus membuka lebih banyak peluang karier bagi generasi muda di tingkat nasional maupun internasional.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan
Pemprov Sumbar Siapkan Empat Prioritas Pembangunan Ekonomi Daerah 2029
Gubernur Sumbar Dorong Kolaborasi Riset Energi Terbarukan di Unand
Kerapatan Adat Puji Keberlanjutan Program BMN Semen Padang Rp20 Miliar
Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam
Kota Padang Raih Juara Anugerah Adinata Syariah Sumbar 2026
Strategi Perkembangan Industri Tercepat: Langkah Nyata Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Modern
Kota Tua Padang Simpan Potensi Besar Dorong Ekonomi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:12 WIB

Pemprov Sumbar Siapkan Empat Prioritas Pembangunan Ekonomi Daerah 2029

Jumat, 4 September 2026 - 17:11 WIB

Gubernur Sumbar Dorong Kolaborasi Riset Energi Terbarukan di Unand

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Kerapatan Adat Puji Keberlanjutan Program BMN Semen Padang Rp20 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan terdampak bencana di Kecamatan Padang Utara pada Sabtu (19/9/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:00 WIB