Pemko Pariaman Rebuilt Kios Sala Pantai Gandoriah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pariaman mempercepat langkah pemulihan ekonomi masyarakat dengan membangun kembali kios sala Pantai Gandoriah.(poto: radarsumbar.com).

Pemerintah Kota Pariaman mempercepat langkah pemulihan ekonomi masyarakat dengan membangun kembali kios sala Pantai Gandoriah.(poto: radarsumbar.com).

Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman mempercepat langkah pemulihan ekonomi masyarakat dengan membangun kembali kios sala Pantai Gandoriah. Pemko Pariaman memanfaatkan dana transfer ke daerah yang dikembalikan oleh pemerintah pusat untuk mendanai proyek tersebut.

Pemerintah daerah memberikan prioritas utama pada proyek ini karena kerusakan fisik fasilitas wisata tersebut semakin parah. Bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan pesisir pada akhir tahun 2025 lalu menjadi penyebab utama kehancuran tempat usaha warga.

Pemko Pariaman Siapkan Anggaran Pembangunan Kios Sala

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi membenarkan rencana percepatan pembangunan sarana UMKM tersebut. Pihaknya mencatat proyek perbaikan ini sudah resmi masuk ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Pemerintah kota mengalokasikan anggaran senilai Rp270 juta untuk menyelesaikan seluruh proses pengerjaan fisik bangunan. Tim teknis saat ini sedang merampungkan penyusunan dokumen perencanaan yang ditargetkan selesai pada pekan ini.

Pemerintah daerah menargetkan proses pengerjaan fisik di lapangan dapat mulai berjalan pada September 2026 mendatang. Kehadiran fasilitas baru ini akan mengembalikan denyut perekonomian para pedagang kecil yang sempat terhenti akibat bencana.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Paket Usaha Batik dan Rajutan

Fasilitas Pembuangan Limbah Menjadi Sentuhan Baru Proyek

Pekerja akan mendirikan bangunan baru di lokasi yang sama dengan menampung sekitar tujuh hingga delapan kios. Konsep penataan ulang ini memastikan para pedagang lama dapat kembali berjualan di tempat asal mereka.

Dinas terkait juga menambahkan sarana saluran pembuangan limbah sisa produksi kuliner khas di area tersebut. Fasilitas sanitasi ini menjadi bagian penting dari penataan kawasan agar lingkungan tempat wisata tetap higienis.

Pengelolaan limbah yang baik dan teratur akan menciptakan lingkungan Pantai Gandoriah yang jauh lebih bersih. Lingkungan yang asri dan rapi secara langsung meningkatkan kenyamanan wisatawan saat menikmati liburan di Pariaman.

Kondisi kawasan yang nyaman berpotensi besar meningkatkan volume penjualan kudapan khas sala lauak milik pedagang lokal. Skema ini menjadi modal penting dalam menggerakkan roda ekonomi para pelaku usaha mikro setempat.

Dua Proyek Fisik Lain Terpaksa Mengalami Penundaan

Pemerintah Kota Pariaman sebenarnya merencanakan tiga proyek fisik kawasan wisata melalui alokasi dana transfer pusat. Total anggaran untuk membiayai seluruh rencana awal penataan infrastruktur tersebut mencapai angka Rp1,2 miliar.

Baca Juga :  Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

Rencana awal tersebut mencakup pemasangan rumput sintetis di Pantai Gandoriah serta pembuatan paving blok kawasan stasiun. Selain itu, pemerintah daerah juga berniat mendirikan pos retribusi baru di area stasiun kereta api.

Namun, Pemko Pariaman mengambil keputusan tegas untuk menunda pelaksanaan dua proyek fisik pendukung tersebut. Pemerintah kota memilih memfokuskan sisa anggaran yang ada untuk memulihkan tempat usaha pedagang yang terdampak langsung.

Sejumlah fasilitas publik di Kota Pariaman memang mengalami kerusakan parah akibat terjangan bencana hidrometeorologi akhir 2025. Gelombang bencana merusak atap Kantor Disparbud, shelter bencana, hingga musala di Pulau Angso Duo.

Kerusakan juga menimpa panggung Pentas Seni Pantai Kata serta sarana Pentas Seni Pantai Gandoriah. Selain itu, pos pariwisata, Gedung Tourist Information Center, dan deretan kios pedagang ikut mengalami kerusakan serius.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan
Pemprov Sumbar Siapkan Empat Prioritas Pembangunan Ekonomi Daerah 2029
Gubernur Sumbar Dorong Kolaborasi Riset Energi Terbarukan di Unand
Kerapatan Adat Puji Keberlanjutan Program BMN Semen Padang Rp20 Miliar
Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam
Kota Padang Raih Juara Anugerah Adinata Syariah Sumbar 2026
Strategi Perkembangan Industri Tercepat: Langkah Nyata Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Modern
Kota Tua Padang Simpan Potensi Besar Dorong Ekonomi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:12 WIB

Pemprov Sumbar Siapkan Empat Prioritas Pembangunan Ekonomi Daerah 2029

Jumat, 4 September 2026 - 17:11 WIB

Gubernur Sumbar Dorong Kolaborasi Riset Energi Terbarukan di Unand

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Kerapatan Adat Puji Keberlanjutan Program BMN Semen Padang Rp20 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan terdampak bencana di Kecamatan Padang Utara pada Sabtu (19/9/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:00 WIB