Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Sumbar, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa magnitudo 4,7 mengguncang Sumatera Barat.( poto : prokabar.com )

Gempa magnitudo 4,7 mengguncang Sumatera Barat.( poto : prokabar.com )

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Sumatera Barat pada Minggu pagi pukul 09.33.28 WIB. Getaran terasa singkat namun cukup kuat di sejumlah daerah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 1.28° LS – 99.82° BT. Episentrum terletak sekitar 81 kilometer barat daya Pariaman dengan kedalaman 28 kilometer.

Warga di beberapa wilayah melaporkan guncangan terasa jelas meski berlangsung hanya beberapa detik. Getaran dirasakan di Padang, Padang Pariaman, hingga Padang Panjang.

Sejumlah warga langsung keluar dari rumah dan bangunan untuk memastikan kondisi aman. Aktivitas sempat terhenti sesaat sebelum situasi kembali normal.

Baca Juga :  Kemeriahan Lomba Olahraga HUT RI Ke-81 Kemenag Kota Sungai Penuh

Tidak ada laporan kepanikan besar, namun sebagian masyarakat mengaku terkejut karena getaran terjadi secara tiba-tiba di pagi hari.

BMKG Tegaskan Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Lembaga ini juga mengklasifikasikan gempa sebagai gempa tektonik dangkal.

Hingga laporan terakhir, BMKG belum menerima informasi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Kondisi di seluruh wilayah terdampak tetap aman dan terkendali.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya mengacu pada kanal resmi BMKG untuk mendapatkan data terbaru.

Baca Juga :  Polisi Buru Terduga Pelaku Kasus KDRT Berdarah di Kerinci Jambi

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun biasanya memiliki intensitas lebih kecil. Langkah antisipasi tetap diperlukan untuk menjaga keselamatan.

Warga di sarankan menjauhi bangunan yang retak, mencari area terbuka saat terjadi guncangan, serta melindungi kepala dari benda yang berpotensi jatuh.

Edukasi kesiapsiagaan menjadi penting karena wilayah Sumatera Barat berada di kawasan rawan aktivitas seismik. Daerah ini berada di jalur pertemuan lempeng aktif yang sering memicu gempa bumi.(ar)

Berita Terkait

Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif
Tol Bukittinggi – Sicincin Pakai Terowongan Agar Tidak Membelah Wilayah Nagari
Wawako Azhar Hamzah Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi 2026
Komisi II DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang PBJT 10 Persen
Kemenag Sungai Penuh Pantau Olimpiade Madrasah Indonesia 2026
Wali Kota Yota Balad Sampaikan Nota Keuangan RAPBD-P Pariaman 2026, Pendapatan Daerah Naik
Wali Kota Pariaman Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:20 WIB

Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

Jumat, 18 September 2026 - 12:53 WIB

DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif

Jumat, 18 September 2026 - 12:49 WIB

Tol Bukittinggi – Sicincin Pakai Terowongan Agar Tidak Membelah Wilayah Nagari

Senin, 14 September 2026 - 16:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:53 WIB

Komisi II DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang PBJT 10 Persen

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB