Sumatera Barat, seriusnews.id – Mutasi Polda Sumbar 2026 kembali bergulir setelah Kepolisian Republik Indonesia merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sumatera Barat. Kapolri merombak jabatan Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda), lima pejabat utama, serta delapan Kapolres berdasarkan Surat Telegram tertanggal 25 Juni 2026.
Kapolri menerbitkan mutasi tersebut melalui Surat Telegram Nomor ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026. Setelah itu, Kapolda Sumbar menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai mekanisme organisasi.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan mutasi menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi. Menurutnya, rotasi jabatan juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat di Sumatera Barat.
“Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, penyegaran korps, sekaligus tour of duty dan tour of area untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujar Susmelawati, Jumat (26/6/2026).
Delapan Kapolres Sumbar Jalani Rotasi Jabatan Tahun Ini
Polri memulai rotasi dari jabatan Irwasda Polda Sumbar. Kombes Pol Bambang Purwanto menggantikan Kombes Pol Guritno Wibowo setelah sebelumnya bertugas sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. II Itwasum Polri.
Selain itu, Polri menunjuk AKBP Alex Prawira sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) menggantikan Kombes Pol Yessi Kurniati. Kemudian, Polri menempatkan Kombes Pol Riki Kurniawan sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) menggantikan Kombes Pol Dwi Mulyanto.
Polri juga menunjuk AKBP Andre Anas sebagai Direktur Samapta menggantikan Kombes Pol Akmadi. Sementara itu, Kombes Pol Tunggul Sinatrio menjabat Kepala Biro Logistik (Karolog) menggantikan Kombes Pol Faried Zulkarnain.
Di bidang kesehatan, Polri menunjuk AKBP Dr. Faisal sebagai Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumbar. Seluruh pergantian tersebut menjadi bagian dari penyegaran di jajaran pejabat utama Polda Sumbar.
Rotasi juga mencakup delapan kepolisian resor di Sumatera Barat. Wilayah yang mengalami pergantian pimpinan meliputi Pesisir Selatan, Payakumbuh, Agam, Pasaman, Solok Selatan, Pariaman, Solok, dan Tanahdatar.
AKBP Ricky Ricardo kini memimpin Polres Pesisir Selatan menggantikan AKBP Derry Indra. Selanjutnya, Polri menunjuk AKBP Irwan Andeta sebagai Kapolres Payakumbuh menggantikan AKBP Ricky Ricardo.
Polri juga mengangkat AKBP Masnoni sebagai Kapolres Agam menggantikan AKBP Muari. Di Pasaman, AKBP Adirawa Permana Anggawistara menggantikan AKBP M. Agus Hidayat sebagai Kapolres.
AKBP Andreanaldo Ademi kini memimpin Polres Solok Selatan menggantikan AKBP M. Faisal Perdana. Berikutnya, Polri menunjuk AKBP Agung Pranajaya sebagai Kapolres Pariaman menggantikan AKBP Andreanaldo Ademi.
AKBP Rini Anggraini kini menjabat Kapolres Solok menggantikan AKBP Agung Pranajaya. Sementara itu, AKBP Marwan Fajrin menerima amanah sebagai Kapolres Tanahdatar menggantikan AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto.
Polda Sumbar Siapkan Sertijab Dan Adaptasi Pejabat Baru
Polda Sumbar kini menyiapkan pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) bagi seluruh pejabat yang menerima penugasan baru. Biro SDM Polda Sumbar menangani seluruh tahapan persiapan sebelum pelaksanaan berlangsung.
Kapolda Sumbar akan memimpin langsung prosesi sertijab tersebut. Setelah prosesi selesai, para pejabat baru segera menjalankan tugas di satuan kerja dan wilayah hukum masing-masing.
Susmelawati berharap seluruh pejabat yang baru bertugas dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. Ia juga meminta mereka melanjutkan program prioritas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Barat.
“Saat ini pelaksanaan sertijab sedang dipersiapkan oleh Biro SDM. Kami berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja prioritas dalam memelihara kamtibmas di Sumatera Barat,” katanya.
Mutasi jabatan menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier di lingkungan Polri. Melalui rotasi tersebut, institusi berharap setiap pejabat mampu menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(ar)









