Kemenhaj Sumbar Bangun Ekosistem Ekonomi Haji, Wakaf dan UMKM Jadi Penggerak Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang terintegrasi.( poto : padangkita.com )

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang terintegrasi.( poto : padangkita.com )

Sumatera Barat, seriusnews.id – Ekosistem ekonomi haji Sumbar menjadi gagasan baru yang didorong Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat untuk memperluas manfaat penyelenggaraan ibadah haji.

Konsep tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan jemaah, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat UMKM, serta menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

Untuk mewujudkan tujuan itu, Kanwil Kemenhaj Sumbar menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membangun ekosistem yang terintegrasi. Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, perbankan syariah, dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, H. M. Rifki, memaparkan konsep tersebut di hadapan Gubernur Sumatera Barat, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah tingkat provinsi di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Senin (29/6/2026).

Kemenhaj Sumbar Perkuat Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi Haji Bersama

Rifki menegaskan penyelenggaraan haji harus memberi dampak yang lebih luas bagi daerah. Karena itu, penyelenggaraan ibadah haji perlu menjadi penggerak ekonomi sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat membangun ekosistem tersebut sendirian. Seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat sinergi agar manfaat ibadah haji tidak berhenti pada aspek spiritual semata.

“Ekosistem ekonomi haji dan umrah harus kita bangun bersama. Haji tidak hanya menghadirkan manfaat spiritual bagi jemaah, tetapi juga mampu melahirkan manfaat ekonomi, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat,” ujar Rifki.

Program Wakaf Haji Perkuat Pembangunan Ekonomi Umat Berkelanjutan Nasional

Sebagai langkah awal, Kanwil Kemenhaj Sumbar menyusun 10 program strategis sebagai fondasi pembangunan ekosistem ekonomi haji di Ranah Minang. Program-program tersebut bertujuan memperluas manfaat ibadah haji setelah jemaah kembali ke Tanah Air.

Baca Juga :  Bedah Robotik RSU Bunda Padang Resmi Beroperasi, Mahyeldi: Layanan Kesehatan Sumbar Naik Kelas

Salah satu program unggulan ialah Wakaf Haji. Melalui program ini, jemaah maupun keluarga haji dapat menyalurkan wakaf uang. Selanjutnya, Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang mengelola dana tersebut secara profesional.

Rifki menilai dana wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas publik. Pengelola dapat memanfaatkan dana itu untuk membangun rumah sakit khusus haji dan umrah, klinik kesehatan, sarana pendidikan, serta fasilitas sosial keagamaan.

“Ibadah haji tidak berhenti ketika jemaah kembali ke tanah air. Melalui wakaf, manfaatnya akan terus mengalir sebagai amal jariah sekaligus menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.

Museum Haji Minangkabau Lestarikan Jejak Peradaban Tokoh Bangsa Indonesia

Selain mengembangkan sektor ekonomi, Kanwil Kemenhaj Sumbar juga menginisiasi pembangunan Museum dan Pusat Sejarah Haji Minangkabau. Program tersebut bertujuan menjaga sejarah panjang perjalanan haji masyarakat Sumatera Barat sekaligus mengenalkan kontribusi para tokoh Minangkabau kepada generasi mendatang.

Sejarah mencatat banyak tokoh besar lahir setelah menunaikan ibadah haji. Di antaranya Haji Sumanik, Haji Piobang, Haji Miskin, Haji Agus Salim, Buya Hamka, hingga Mohammad Yamin yang memberikan pengaruh besar bagi pendidikan, dakwah, dan perjuangan bangsa.

“Sejarah itu jangan sampai hilang. Kita ingin generasi mendatang mengetahui bahwa perjalanan haji masyarakat Minangkabau bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga melahirkan tokoh-tokoh peradaban yang memberikan pengaruh besar bagi bangsa,” tegas Rifki.

Baca Juga :  SPMI LKP di Padang Diperkuat untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Delapan Program Strategis Perkuat UMKM Dan Pelayanan Haji Modern Nasional

Selain Wakaf Haji dan Museum Sejarah Haji Minangkabau, Kanwil Kemenhaj Sumbar menyiapkan delapan program pendukung yang saling terintegrasi.

Program tersebut meliputi peluncuran Haji Umrah Store sebagai platform digital untuk memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Pemerintah juga menggulirkan Gerakan Tabungan Haji Muda agar generasi muda mulai mempersiapkan biaya haji sejak dini.

Kemenhaj Sumbar turut merancang pemanfaatan penerbangan kosong armada pesawat haji untuk mendukung distribusi logistik. Selain itu, pemerintah menargetkan Embarkasi Padang berkembang menjadi pusat layanan haji dan umrah terpadu di kawasan Sumatera Tengah.

Program lainnya mencakup pembangunan Kampung Haji di setiap kabupaten dan kota, pendirian Institut Haji dan Umrah Nusantara, pembentukan Koperasi Keluarga Haji, serta penerapan layanan terpadu satu pintu bagi jemaah umrah.

Rifki berharap seluruh pihak segera merealisasikan program tersebut melalui sinergi lintas sektor. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki sejarah, sumber daya manusia, serta posisi geografis yang kuat untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem ekonomi haji di Indonesia.

“Kami percaya, ketika seluruh potensi ini disinergikan, haji tidak hanya menjadi ibadah yang mengantarkan seseorang menjadi tamu Allah, tetapi juga menjadi kekuatan yang menggerakkan ekonomi, memberdayakan UMKM, melahirkan inovasi, serta menghadirkan kemaslahatan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” tutup Rifki.

Dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diharapkan mempercepat pelaksanaan seluruh program tersebut. Dengan sinergi yang kuat, manfaat ekonomi, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.(ar)

Berita Terkait

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos
Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI
Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat
Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik
Daftar Harga Pangan 19 Oktober 2026: Daging Sapi dan Cabai Merah Keriting Melonjak
Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit ASN dan PPPK Oktober 2026
Rekor Baru! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.220 Triliun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB