Vaksinasi PMK Tahap Kedua Dimulai, Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian vaksin PMK pada hewan ternak.( poto : padangkita.com )

Pemberian vaksin PMK pada hewan ternak.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian kembali menjalankan program vaksinasi PMK gratis untuk melindungi ternak dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pada tahap kedua ini, Dinas Pertanian menyiapkan 700 dosis vaksin gratis bagi sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Dinas Pertanian membuka peluncuran program sekaligus pendaftaran administrasi di Kantor Dinas Pertanian Kota Padang pada Rabu, 1 Juli 2026. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah menjaga kesehatan ternak sekaligus menekan risiko penyebaran PMK di Kota Padang.

Peternak Segera Daftarkan Ternak Agar Kebagian Kuota Vaksin Gratis

Dinas Pertanian mengajak seluruh peternak segera mendaftarkan ternaknya melalui puskeswan terdekat atau langsung ke dinas terkait. Petugas mengingatkan bahwa kuota vaksin tahap kedua hanya berjumlah 700 dosis.

Peternak cukup membawa identitas diri saat mendaftar. Setelah itu, tim kesehatan hewan menjadwalkan pemeriksaan langsung ke lokasi kandang.

Dokter hewan memeriksa kondisi setiap ternak sebelum memberikan vaksin. Tim hanya memvaksin hewan yang benar-benar sehat, sedangkan hasil pemeriksaan tim medis menjadi dasar penentuan penerima vaksin.

Program vaksinasi ini bertujuan menjaga kesehatan ternak sekaligus mengurangi risiko penyebaran PMK. Pemerintah juga berharap program tersebut mampu menjaga produktivitas peternakan masyarakat.

Baca Juga :  Kok Punggung Sering Nyeri di Usia 30-an? Ternyata Ini Biang Masalahnya

Realisasi Vaksinasi Mencapai Seribu Tiga Ratus Dosis Tahun Ini

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan 3.000 dosis vaksin PMK untuk Kota Padang sepanjang 2026.

Hingga awal Juli 2026, dokter hewan dan tim Puskeswan telah menyuntikkan 1.300 dosis vaksin PMK kepada ternak yang tersebar di 10 kecamatan.

Dinas Pertanian tidak memasukkan Kecamatan Padang Barat sebagai lokasi vaksinasi karena wilayah tersebut tidak memiliki populasi sapi.

“Dari target 3.000 dosis pada tahun ini, hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 1.300 dosis vaksin PMK. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh dokter hewan dari Bidang Kesehatan Hewan dan tim Puskeswan yang sebelumnya telah melakukan survei lokasi kandang di seluruh wilayah Kota Padang,” ujar Yoice.

Sebelum menyuntikkan vaksin, dokter hewan bersama tim Puskeswan terlebih dahulu menyurvei kandang ternak di seluruh wilayah Kota Padang. Langkah itu membantu petugas menentukan lokasi sekaligus memastikan seluruh ternak memenuhi syarat kesehatan.

Pemerintah Prioritaskan Sapi Betina Demi Menjaga Populasi Ternak Daerah

Yoice menjelaskan tim vaksinasi memprioritaskan sapi betina karena hewan tersebut berperan penting dalam program pengembangbiakan dan pelestarian populasi ternak. Meski begitu, pemerintah tetap memvaksin sapi jantan yang memenuhi persyaratan kesehatan.

Baca Juga :  Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Lindungi Ternak Warga

Pemerintah hanya mengecualikan sapi jantan yang peternak siapkan untuk pemotongan, terutama menjelang Iduladha. Tim kesehatan hewan menilai vaksin tidak lagi memberikan manfaat optimal apabila waktu pembentukan antibodi terlalu dekat dengan jadwal pemotongan.

“Fokus utama vaksinasi memang untuk sapi betina karena berkaitan dengan upaya pengembangbiakan ternak. Namun, sapi jantan juga tetap dapat divaksin. Target vaksinasi yang diberikan pemerintah provinsi ini kami upayakan selesai seluruhnya paling lambat pada September 2026,” katanya.

Yoice menegaskan vaksin PMK mampu meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) sekaligus membantu menekan angka kematian akibat PMK. Menurutnya, vaksin juga mempercepat proses pemulihan apabila virus menyerang ternak yang memiliki daya tahan tubuh baik.

“Kami mengimbau para peternak agar tidak takut memvaksin ternaknya. Vaksin ini akan meningkatkan imunitas sehingga ternak lebih tahan terhadap serangan PMK. Jika ada ternak yang terpapar, biasanya proses pemulihannya juga lebih cepat apabila daya tahan tubuhnya baik,” tutur Yoice.

Pemko Padang menargetkan seluruh alokasi 3.000 dosis vaksin PMK selesai sebelum September 2026. Pemerintah optimistis program tersebut mampu menjaga kesehatan ternak, mempertahankan produktivitas peternakan, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.(ar)

Berita Terkait

Semen Padang Hospital Kumpulkan 97 Kantong Darah Momentum HUT Ke-13
Pemko Pariaman Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rujukan RSUD dr Sadikin
Sumbar Siapkan Ratusan Faskes Guna Deteksi Dini Kanker
Gubernur Mahyeldi Desak Percepatan Deteksi Dini Kanker Sumbar Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Gubernur Mahyeldi Ajak Jadikan Budaya Bersih Gaya Hidup
Guru Besar ITB: Keamanan Galon Polikarbonat Bebas Risiko Kanker
Deteksi Kasus Rendah, Pemko Padang Gencarkan Pelacakan Massal Penyakit TB di Kuranji
Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Lindungi Ternak Warga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pemko Pariaman Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rujukan RSUD dr Sadikin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sumbar Siapkan Ratusan Faskes Guna Deteksi Dini Kanker

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Desak Percepatan Deteksi Dini Kanker Sumbar Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Ajak Jadikan Budaya Bersih Gaya Hidup

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:00 WIB

Guru Besar ITB: Keamanan Galon Polikarbonat Bebas Risiko Kanker

Berita Terbaru

Gubernur Sumbar sebut stok Bio Solar aman. Masalah utama terletak pada kendala distribusi dan penyalahgunaan barcode di SPBU.(Ilustrasi poto: AI).

Regional

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:00 WIB