Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus membuka jalan bagi generasi muda untuk bersaing di kancah global. Langkah strategis ini lahir melalui kolaborasi internasional dalam penyediaan akses pendidikan internasional Padang. Pemerintah daerah merancang program ini secara khusus untuk memperluas kesempatan kuliah di luar negeri lewat skema beasiswa penuh dan program gelar ganda (dual degree).
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin langsung delegasi saat bertemu dengan jajaran pimpinan Foshan Polytechnic di Tiongkok baru-baru ini. Pertemuan formal tersebut menghasilkan kesepakatan besar yang melibatkan dua kampus vokasi ternama di Sumatera Barat. Kedua institusi tersebut adalah Universitas Negeri Padang (UNP) dan Politeknik Negeri Padang (PNP).
Fadly Amran menegaskan bahwa program kerja sama ini menjadi pilar penting dari visi besar Program Padang Juara. Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh untuk menyiapkan anggaran serta fasilitas pendukung beasiswa luar negeri ini. Lewat program ini, pemerintah daerah ingin menghubungkan dan mendekatkan perguruan tinggi lokal di Padang dengan institusi pendidikan tinggi terkemuka di Tiongkok.
Program Dual Degree Tingkatkan Daya Saing Global
Skema dual degree atau gelar ganda ini menawarkan mekanisme perkuliahan yang sangat efisien dan terstruktur bagi mahasiswa. Peserta program akan menempuh perkuliahan di kampus asal mereka di Padang selama dua semester pertama. Setelah menyelesaikan tahun pertama, mereka langsung melanjutkan studi ke Tiongkok pada tahun berikutnya untuk memperdalam keahlian spesifik.
Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memberikan kesempatan studi internasional secara formal bagi mahasiswa lokal. Pemerintah Kota Padang juga menargetkan penguatan kualitas pendidikan daerah secara menyeluruh lewat transfer ilmu pengetahuan. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman budaya baru serta pengembangan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri modern di tingkat global.
Langkah progresif Pemerintah Kota Padang ini langsung menuai respon positif dan apresiasi tinggi dari jajaran pemerintah pusat. Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Oki Earlivan Sampurno, memberikan pandangannya mengenai inisiatif berani ini. Beliau menilai kolaborasi ini sangat berpotensi menjadi proyek percontohan nasional dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis kemitraan internasional.
Dukungan Penuh Asosiasi Pendidikan Internasional Tiongkok
Dukungan kuat terhadap program ini juga datang dari Guangdong Education International Exchange Association. Lembaga internasional tersebut menyatakan kesiapan penuh mereka untuk memperkuat fondasi kemitraan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok. Sinergi ini memastikan bahwa proses adaptasi kurikulum dan penempatan mahasiswa di Tiongkok akan berjalan dengan lancar dan profesional.
Pihak Foshan Polytechnic sendiri menyambut hangat kehadiran rombongan dari Sumatera Barat dan berkomitmen menyediakan fasilitas pendidikan terbaik. Mereka menilai mahasiswa asal Padang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi tenaga kerja ahli yang kompeten. Kerja sama ini sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara di sektor pendidikan tinggi dan pengembangan teknologi terapan.
Program beasiswa luar negeri ini juga berfokus pada penguasaan teknologi terapan yang menjadi keunggulan utama dari Foshan Polytechnic. Mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan juga mendapatkan akses langsung ke laboratorium modern dan pusat riset industri. Pola pembelajaran berbasis praktik ini dipercaya mampu mempercepat penyerapan keahlian teknologi terkini oleh mahasiswa.
Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi Di Sumatera Barat
Kunjungan kerja ke Tiongkok ini juga mencerminkan kekompakan serta soliditas ekosistem pendidikan di Sumatera Barat. Sejumlah pimpinan perguruan tinggi papan atas turut mendampingi Wali Kota Padang dalam melakukan negosiasi strategis tersebut. Kehadiran para akademisi senior ini memperkuat posisi tawar serta kesiapan teknis pelaksanaan program di lapangan.
Delegasi yang hadir mendampingi Pemko Padang mencakup perwakilan dari Universitas Negeri Padang (UNP) dan Politeknik Negeri Padang (PNP). Selain itu, Universitas Andalas (UNAND) dan Universitas Bung Hatta (UBH) juga ikut mengawal jalannya kesepakatan internasional ini. Kehadiran mereka memastikan bahwa standar akademik program ini tetap terjaga dengan sangat baik.
Rombongan delegasi ini juga melibatkan pimpinan dari Universitas Baiturrahmah dan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. Tidak ketinggalan, Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang turut memperkuat barisan peninjau dalam kunjungan penting tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama demi mencetak generasi muda Minang yang unggul dan siap bersaing di pasar kerja internasional.(ar)









