Padang Panjang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang Panjang terus bergerak cepat untuk mengoptimalkan potensi wilayahnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Langkah strategis ini memprioritaskan pemanfaatan lahan erfpacht Sungai Andok secara maksimal di kawasan Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Kawasan yang berada di lingkungan RT 6 tersebut menyimpan potensi luar biasa untuk mendongkrak perekonomian lokal. Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan rencana besar ini saat menggelar audiensi interaktif dengan warga setempat pada Senin malam, 13 Juli 2026.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi wadah diskusi penting bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan warga di lapangan. Kehadiran berbagai elemen pimpinan daerah mempertegas komitmen penuh pemerintah kota dalam merealisasikan program pembangunan ini secara serius.
Pemko Padang Panjang Fokus Kembangkan Sentra Kopi Lokal
Wali Kota Hendri Arnis menilai kawasan Sungai Andok sangat potensial untuk menjadi pusat budi daya komoditas kopi unggulan daerah. Pengelolaan pertanian kopi secara profesional berpeluang melahirkan varietas kopi khas yang menjadi kebanggaan baru Kota Padang Panjang.
Pemerintah optimis bahwa kehadiran produk kopi khas ini nantinya mampu membuka keran pendapatan baru yang menjanjikan bagi masyarakat sekitar. Selain menguatkan sektor pertanian lokal, program ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja produktif bagi generasi muda daerah.
Guna mematangkan persiapan, Wali Kota menginstruksikan pihak kelurahan bersama instansi terkait untuk segera merampungkan pendataan kepemilikan aset. Proses pencatatan yang terperinci akan memberikan kepastian hukum yang jelas bagi pengelolaan lahan ke depan.
Pemerintah Segera Lakukan Pendataan Lahan Erfpacht Secara Terpadu
Pemerintah kota mewajibkan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pemanfaatan lahan, mulai dari sektor perkebunan, pertanian hortikultura, hingga permukiman warga. Langkah taktis ini berfungsi sebagai basis data utama dalam menyusun rencana pembangunan yang presisi dan tepat sasaran.
Wali Kota menegaskan pentingnya data riil untuk menghindari kesalahan perencanaan program yang dapat merugikan anggaran daerah. Oleh karena itu, sinergi yang solid dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah sangat dibutuhkan demi kelancaran proses verifikasi data fisik tanah tersebut.
Aparat kelurahan dan kecamatan juga harus aktif memantau jalannya pengumpulan informasi demi menjamin transparansi publik yang tinggi. Keakuratan data ini kelak mempercepat pelaksanaan program bantuan bibit tanaman dan pupuk bersubsidi dari pemerintah provinsi.
Respons Cepat Pemko Selesaikan Keluhan Terkait Infrastruktur Warga
Dalam forum audiensi tersebut, warga Sungai Andok memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi penting terkait kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka. Masalah utama yang menjadi keluhan warga mencakup pengelolaan tumpukan sampah liar serta keamanan bak penampungan tinja di pemukiman.
Warga sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak yang sering beraktivitas di dekat lokasi bak penampungan tanpa pagar pembatas tersebut. Selain itu, bau tidak sedap akibat tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik kerap mengganggu kenyamanan kehidupan harian warga.
Merespons keluhan tersebut, Wali Kota Hendri Arnis langsung menginstruksikan dinas terkait untuk meninjau lokasi alternatif pembuangan sampah sementara. Pihak pemerintah daerah juga menjamin proyek pemagaran bak penampungan tinja akan selesai dikerjakan sepenuhnya pada tahun anggaran ini.
Terkait kebutuhan alat pertanian modern, pemerintah berjanji akan menyalurkan bantuan sesuai dengan kajian kebutuhan riil kelompok tani setempat. Melalui penyelesaian masalah lingkungan ini, pemerintah optimis kualitas hidup masyarakat Sungai Andok akan meningkat secara signifikan.(ar)









