Optimalkan Lahan Erfpacht Sungai Andok, Pemko Padang Panjang Kembangkan Sentra Kopi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Hendri Arnis menilai kawasan Sungai Andok sangat potensial untuk menjadi pusat budi daya komoditas kopi unggulan daerah.( ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Wali Kota Hendri Arnis menilai kawasan Sungai Andok sangat potensial untuk menjadi pusat budi daya komoditas kopi unggulan daerah.( ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Padang Panjang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang Panjang terus bergerak cepat untuk mengoptimalkan potensi wilayahnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Langkah strategis ini memprioritaskan pemanfaatan lahan erfpacht Sungai Andok secara maksimal di kawasan Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat.

Kawasan yang berada di lingkungan RT 6 tersebut menyimpan potensi luar biasa untuk mendongkrak perekonomian lokal. Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan rencana besar ini saat menggelar audiensi interaktif dengan warga setempat pada Senin malam, 13 Juli 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi wadah diskusi penting bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan warga di lapangan. Kehadiran berbagai elemen pimpinan daerah mempertegas komitmen penuh pemerintah kota dalam merealisasikan program pembangunan ini secara serius.

Pemko Padang Panjang Fokus Kembangkan Sentra Kopi Lokal

Wali Kota Hendri Arnis menilai kawasan Sungai Andok sangat potensial untuk menjadi pusat budi daya komoditas kopi unggulan daerah. Pengelolaan pertanian kopi secara profesional berpeluang melahirkan varietas kopi khas yang menjadi kebanggaan baru Kota Padang Panjang.

Pemerintah optimis bahwa kehadiran produk kopi khas ini nantinya mampu membuka keran pendapatan baru yang menjanjikan bagi masyarakat sekitar. Selain menguatkan sektor pertanian lokal, program ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja produktif bagi generasi muda daerah.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Raya Padang Dikebut, Target Selesai Agustus 2026 dan Pedagang Kembali Berjualan

Guna mematangkan persiapan, Wali Kota menginstruksikan pihak kelurahan bersama instansi terkait untuk segera merampungkan pendataan kepemilikan aset. Proses pencatatan yang terperinci akan memberikan kepastian hukum yang jelas bagi pengelolaan lahan ke depan.

Pemerintah Segera Lakukan Pendataan Lahan Erfpacht Secara Terpadu

Pemerintah kota mewajibkan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pemanfaatan lahan, mulai dari sektor perkebunan, pertanian hortikultura, hingga permukiman warga. Langkah taktis ini berfungsi sebagai basis data utama dalam menyusun rencana pembangunan yang presisi dan tepat sasaran.

Wali Kota menegaskan pentingnya data riil untuk menghindari kesalahan perencanaan program yang dapat merugikan anggaran daerah. Oleh karena itu, sinergi yang solid dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah sangat dibutuhkan demi kelancaran proses verifikasi data fisik tanah tersebut.

Aparat kelurahan dan kecamatan juga harus aktif memantau jalannya pengumpulan informasi demi menjamin transparansi publik yang tinggi. Keakuratan data ini kelak mempercepat pelaksanaan program bantuan bibit tanaman dan pupuk bersubsidi dari pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana Alam, Pemkab Agam Siapkan Cadangan Pangan Rp1,6 Miliar

Respons Cepat Pemko Selesaikan Keluhan Terkait Infrastruktur Warga

Dalam forum audiensi tersebut, warga Sungai Andok memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi penting terkait kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka. Masalah utama yang menjadi keluhan warga mencakup pengelolaan tumpukan sampah liar serta keamanan bak penampungan tinja di pemukiman.

Warga sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak yang sering beraktivitas di dekat lokasi bak penampungan tanpa pagar pembatas tersebut. Selain itu, bau tidak sedap akibat tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik kerap mengganggu kenyamanan kehidupan harian warga.

Merespons keluhan tersebut, Wali Kota Hendri Arnis langsung menginstruksikan dinas terkait untuk meninjau lokasi alternatif pembuangan sampah sementara. Pihak pemerintah daerah juga menjamin proyek pemagaran bak penampungan tinja akan selesai dikerjakan sepenuhnya pada tahun anggaran ini.

Terkait kebutuhan alat pertanian modern, pemerintah berjanji akan menyalurkan bantuan sesuai dengan kajian kebutuhan riil kelompok tani setempat. Melalui penyelesaian masalah lingkungan ini, pemerintah optimis kualitas hidup masyarakat Sungai Andok akan meningkat secara signifikan.(ar)

Berita Terkait

PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan
Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif
Atasi Pengangguran, Pemko Padang Genjot Pelatihan Vokasi
BPTU-HPT Padang Mengatas Gencar Kembangkan Potensi Sapi Pesisir Sumbar untuk Ketahanan Pangan Nasional
Promo Tahun Ajaran Baru Bank Nagari Tembus Rp255 Miliar, Kuota Terbatas!
KLH Dorong Pemda Pahami Perdagangan Karbon Sampah Daerah Agar Tak Tertipu Asing
Tekan Inflasi, Pemkot Padang Panjang Salurkan Bantuan Cabai Rp240 Juta
Antisipasi Bencana Alam, Pemkab Agam Siapkan Cadangan Pangan Rp1,6 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:26 WIB

Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:59 WIB

Atasi Pengangguran, Pemko Padang Genjot Pelatihan Vokasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:30 WIB

BPTU-HPT Padang Mengatas Gencar Kembangkan Potensi Sapi Pesisir Sumbar untuk Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00 WIB

Promo Tahun Ajaran Baru Bank Nagari Tembus Rp255 Miliar, Kuota Terbatas!

Berita Terbaru

Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang tahun 2026.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB