Sumatera Barat, seriusnews.id – Upaya membangun lingkungan yang hijau dan tangguh terhadap perubahan iklim memang memerlukan kolaborasi kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, merespons semangat tersebut, PLN UID Sumatera Barat berkontribusi nyata dengan menyerahkan 100 bibit pohon dalam kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup. Selanjutnya, aksi hijau ini berlangsung saat peninjauan inovasi HSSEC Green Campus di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman.
Di samping itu, bantuan bibit pohon dari perusahaan setrum negara ini menjadi bagian penting dari gerakan bersama membangun lokasi Tobat Ekologi. Dengan demikian, langkah nyata ini juga berfungsi memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam wilayah Sumatera Barat. Sementara itu, kehadiran seluruh elemen penting dalam acara tersebut semakin menegaskan pentingnya penyelamatan lingkungan secara kolektif.
Selanjutnya, Menteri Lingkungan Hidup bersama jajaran kementerian, pemerintah daerah, BUMN, serta akademisi menyaksikan langsung prosesi penanaman pohon ini. Di sisi lain, mereka berkumpul di Kampus Politeknik Pelayaran Sumatera Barat untuk menyatukan visi pelestarian alam. Oleh sebab itu, sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu membawa dampak jangka panjang yang positif bagi ekosistem lokal.
Komitmen Nyata Untuk Mewujudkan Kawasan Kampus Ramah Lingkungan
Kegiatan ini mengusung konsep Humanist, Smart, Sustainable, Eco-Friendly Campus atau HSSEC sebagai pilar utama pengembangan. Lebih lanjut, konsep ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kawasan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan iklim global. Akibatnya, kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekosistem yang berkelanjutan.
Selain itu, penanaman pohon ini sekaligus mendukung pengembangan kawasan kampus sebagai lokasi Tobat Ekologi bagi civitas akademika. Oleh karena itu, ruang edukasi ini memicu aksi kolektif untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam sekitar. Sebagai hasilnya, mahasiswa dan masyarakat dapat belajar langsung mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Di sisi lain, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk dukungan penuh perusahaan terhadap agenda pelestarian. Pasalnya, pembangunan berkelanjutan membutuhkan kontribusi aktif dari sektor korporasi secara konsisten. Selanjutnya, PLN ingin terus berjalan beriringan dengan pemerintah dan dunia pendidikan.
Sinergi Strategis BUMN Mendukung Target Net Zero Emissions
Ririn menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan BUMN menjadi kunci utama untuk menciptakan dampak positif. Maka dari itu, PLN tidak hanya berfokus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas untuk pelanggan. Lebih dari itu, perusahaan juga mengambil peran aktif dalam berbagai aksi keberlanjutan lingkungan di berbagai daerah.
Penyerahan 100 bibit pohon ini menjadi bukti nyata kontribusi PLN UID Sumatera Barat dalam menyukseskan program Green Campus. Kemudian, aksi ini sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan kawasan kampus dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Alhasil, pohon-pohon ini akan menumbuhkan kepedulian lingkungan bagi generasi muda di masa depan.
Selanjutnya, langkah penghijauan ini berjalan beriringan dengan komitmen besar PLN dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 mendatang. Oleh karena itu, perusahaan mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara ketat dalam setiap aspek operasionalnya. Dengan demikian, langkah ini memastikan bahwa pertumbuhan bisnis selaras dengan kelestarian bumi.
Kontribusi Berkelanjutan Jaga Kelestarian Alam Sumatera Barat
Selanjutnya, penanaman ratusan pohon ini terbukti mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekitar area kampus secara signifikan. Sementara itu, kawasan Politeknik Pelayaran kini memiliki benteng alami yang lebih kokoh untuk mereduksi dampak negatif perubahan iklim. Selain itu, manfaat ekologis, edukatif, dan sosial akan terus mengalir bagi masyarakat luas.
Di samping itu, kehadiran PLN UID Sumatera Barat dalam kegiatan strategis ini semakin mempertegas peran penting BUMN di tengah masyarakat. Pasalnya, perusahaan membuktikan bahwa layanan kelistrikan yang andal dapat berjalan seiring dengan program penyelamatan lingkungan. Oleh sebab itu, langkah ini memicu optimisme baru bagi gerakan hijau di daerah.
Pada akhirnya, kolaborasi lintas sektor yang harmonis ini terbukti mempercepat perwujudan ekosistem yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Sebab, pengembangan lokasi Tobat Ekologi kini menjadi simbol abadi dari komitmen bersama dalam merawat bumi pertiwi. Dengan demikian, warisan lingkungan yang lebih baik siap diserahkan kepada generasi masa depan.(ar)








