Padang, seriusnews.id – Penguatan ekosistem layanan UNAND menjadi fokus utama universitas dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Manajemen kampus menyadari bahwa kualitas pendidikan tinggi tidak hanya bersandar pada proses perkuliahan di kelas, melainkan juga pada keunggulan pelayanan kependidikan.
Komitmen strategis tersebut mengemuka saat Rektor UNAND, Efa Yonnedi, memberikan arahan dalam agenda Orientasi Calon Pegawai Tetap (CPT) Tahun 2026. Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan resmi ini di Gedung Tahir, Fakultas Hukum, pada Jumat (21/8/2026).
Dalam forum tersebut, Rektor hadir mendampingi para pegawai bersama Sekretaris Universitas Aidinil Zetra dan Direktur Sumber Daya Manusia Roni Ekha Putra. Jajaran pimpinan perguruan tinggi ini memberikan pembekalan mendalam untuk memperkokoh semangat pengabdian seluruh pegawai baru.
Penguatan Ekosistem Layanan UNAND Melalui SDM
Rektor Efa Yonnedi menegaskan bahwa tenaga kependidikan memegang peranan krusial dan bukan sekadar pelengkap administratif organisasi. Setiap bentuk dedikasi pekerjaan pegawai bersinggungan langsung dengan keberhasilan universitas dalam mencetak generasi terdidik.
Manajemen mengajak seluruh peserta untuk menyadari bahwa mereka berada dalam satu perahu yang sama demi memajukan institusi. Kerja sama yang solid antarseluruh elemen kampus menjadi kunci utama dalam membawa UNAND ke arah yang lebih baik.
Refleksi Historis Piagam Pendirian UNAND Tahun 1956
Untuk memompa semangat pengabdian peserta, Efa mengajak para pegawai baru meresapi kembali nilai historis kampus tertua di luar Pulau Jawa ini. Ia membacakan kembali kutipan penting dari Piagam Pendirian Universitas Andalas.
Wakil Presiden Pertama RI, Mohammad Hatta, menandatangani piagam bersejarah tersebut pada 13 September 1956 di Bukittinggi. Dokumen bersejarah itu memuat pesan mendalam dan cita-cita luhur bangsa untuk mempertinggi kecerdasan seluruh rakyat Indonesia.
Efa meminta seluruh pegawai menerjemahkan marwah cita-cita pendirian kampus ke dalam rutinitas kerja sehari-hari. Melayani mahasiswa dengan sepenuh hati bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk nyata kontribusi pegawai dalam mempersiapkan masa depan bangsa.
Penerapan Manajemen Modern Business Model Canvas Kampus
Selain menanamkan nilai sejarah, Rektor membekali para pegawai baru dengan perspektif manajemen modern. Ia mengajak para peserta melihat UNAND sebagai sebuah ekosistem yang saling terhubung secara utuh.
Efa membedah operasional kampus menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) secara terstruktur. Pendekatan komprehensif ini membedah pilar-pilar strategis, mulai dari sumber daya utama, proposisi nilai, hingga hubungan pelanggan.
Selain itu, pembahasan BMC mencakup segmen layanan, struktur biaya, serta aliran pendapatan institusi secara menyeluruh. Pemahaman manajerial ini bertujuan agar para pegawai tidak terjebak pada sudut pandang sempit unit kerjanya masing-masing.
Wawasan manajerial yang luas diharapkan mampu membukakan pandangan para pegawai terhadap dampak kinerja mereka. Setiap tindakan staf berdampak nyata pada pencapaian visi besar universitas di masa depan.
Melalui orientasi ini, 70 CPT UNAND mendapatkan dorongan kuat untuk tumbuh menjadi agen penggerak institusi yang profesional. Manajemen kampus menuntut para pegawai baru agar bekerja secara adaptif dan kolaboratif di setiap unit kerja.
Dengan orientasi pelayanan yang kokoh, para pegawai baru ini menjadi amunisi segar bagi perkembangan kampus. Kehadiran mereka diharapkan membawa Universitas Andalas melesat lebih maju di kancah pendidikan nasional.(ar)









