Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang kembali menyalurkan bantuan rendang gempa ntt untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pengiriman bantuan pangan ini memanfaatkan armada pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Pesawat tersebut terbang menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sebelum mendistribusikan logistik langsung ke daerah terdampak di Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat Nusa Tenggara Timur sebelumnya menghadapi musibah guncangan gempa bumi dahsyat pada 15 Agustus 2026. Bencana alam tersebut mengakibatkan ribuan warga harus meninggalkan rumah mereka dan bertahan di lokasi pengungsian.

Pengiriman Bantuan Pangan Siap Saji Menggunakan Armada Udara

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berkolaborasi mengumpulkan bantuan. Kerja sama lintas lembaga ini membuktikan tingginya kepedulian sosial masyarakat Sumatera Barat terhadap sesama anak bangsa.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi Gebu Minang Sumbar bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau. Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau, DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta Baznas Kota Padang turut mengawasi penyaluran bantuan.

Baca Juga :  Pemko Padang Siapkan Parkir Digital, Pelajari Sistem Bandung untuk Tekan Pungli

Pengiriman logistik pada akhir pekan ini menjadi tahap lanjutan dari aksi kepedulian sebelumnya. Tim relawan telah memberangkatkan gelombang pertama pengiriman bantuan kuliner khas Minang tersebut pada 17 Agustus 2026.

Pemerintah daerah mengonfirmasi persiapan pengiriman tahap berikutnya sebanyak lima ratus kilogram rendang dalam waktu dekat. Tambahan pasokan ini akan mempercepat pencapaian target total logistik kemanusiaan yang telah ditetapkan bersama.

Target Penyaluran Logistik Kemanusiaan Mencapai Angka Lima Ton

Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar menjelaskan pihak gabungan berhasil mengumpulkan sekitar tiga koma enam ton rendang. Seluruh elemen masyarakat terus menggalang dukungan pangan hingga mencapai target akhir sebesar lima ton.

Fauzi Bahar menyampaikan rasa terima kasih atas dorongan aktif Wali Kota Padang dalam menggerakkan kepedulian warga. Langkah cepat pemerintah daerah sangat membantu mempercepat proses pengumpulan bantuan dari para donatur lokal.

Ribuan warga Nusa Tenggara Timur yang kini berada di pengungsian membutuhkan pasokan makanan siap makan. Bantuan kuliner olahan daging ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi selama masa darurat.

Baca Juga :  Penyambutan Jemaah Haji Kota Padang 2026 Diwarnai Pesan Pembinaan Remaja

Pihak penyelenggara memastikan distribusi makanan berjalan lancar hingga diterima secara merata oleh para korban. Koordinasi bersama aparat militer dan relawan lokal menjadi kunci keberhasilan penyaluran logistik bencana.

Alasan Utama Memilih Masakan Rendang Untuk Logistik Bencana

Panitia penanggulangan bencana memilih rendang karena masakan ini merupakan kuliner siap saji yang sangat praktis. Para pengungsi dapat langsung mengonsumsi bantuan makanan ini tanpa perlu melewati proses memasak terlebih dahulu.

Ketahanan olahan daging rendang yang relatif lama menjadi keunggulan utama dalam pengiriman logistik jarak jauh. Makanan khas Minangkabau ini tidak mudah basi meskipun menempuh perjalanan darat dan udara yang cukup panjang.

Sifat rendang yang tahan lama sangat sesuai dengan kondisi wilayah bencana yang minim fasilitas dapur umum. Keunggulan praktis ini membuat bantuan rendang menjadi pilihan logistik paling efektif untuk daerah darurat.

Fauzi Bahar berharap semangat gotong royong warga Sumatera Barat terus membara hingga seluruh target terpenuhi. Aksi solidaritas antardaerah ini mempererat tali persaudaraan serta meringankan beban saudara yang tertimpa musibah.(ar)

Berita Terkait

Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum
5 PPPK Satpol PP Padang Dipecat Karena Mangkir Kerja
Bimtek BPD di Jambi Disorot: Masa Jabatan Berakhir 2027, Masih Perlu?
Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan SAKIP Predikat A Tahun 2026
Wali Kota Yota Balad Melantik 315 Anggota BPD Pariaman
Pembahasan RAPBD 2027 Payakumbuh: Pemko Cermati Masukan DPRD
Kolaborasi Pemko Padang PWI Sumbar Perkuat Literasi dan Ruang Kreatif Pemuda
Solok Mendata Guru Terdampak Galodo Bencana Sumatera Barat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Jelang Putusan MK Gugatan Gibran, PDI-P: Kami Hormati Proses Hukum

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:39 WIB

5 PPPK Satpol PP Padang Dipecat Karena Mangkir Kerja

Selasa, 29 September 2026 - 19:25 WIB

Bimtek BPD di Jambi Disorot: Masa Jabatan Berakhir 2027, Masih Perlu?

Senin, 28 September 2026 - 14:20 WIB

Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan SAKIP Predikat A Tahun 2026

Kamis, 24 September 2026 - 08:50 WIB

Wali Kota Yota Balad Melantik 315 Anggota BPD Pariaman

Berita Terbaru