Beasiswa Politeknik Kirana Buka Jalan Kuliah Gratis bagi Lulusan SMA di Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme generasi muda Padang terlihat jelas saat seleksi hari pertama resmi digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Kamis (18/6/2026).( poto : padangkita.com)

Antusiasme generasi muda Padang terlihat jelas saat seleksi hari pertama resmi digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Kamis (18/6/2026).( poto : padangkita.com)

Kota Padang, seriusnews.id – Lulusan SMA sederajat di Kota Padang kini memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah. Melalui program beasiswa Politeknik Kirana Padang, Pemerintah Kota (Pemko) Padang membuka akses kuliah gratis melalui jalur beasiswa dan ikatan dinas bagi generasi muda daerah.

Program ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin kuliah tetapi terkendala kemampuan ekonomi.

Kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan vokasi tersebut memperluas kesempatan belajar bagi lulusan yang ingin meningkatkan masa depan melalui pendidikan.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama seleksi yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (18/6/2026). Sebanyak 81 peserta mengikuti rangkaian tes dan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik.

Pada hari kedua, Jumat (19/6/2026), puluhan peserta kembali hadir untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Minat yang tinggi menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan yang lebih terjangkau.

Pemko Padang Buka Kesempatan Lebih Luas

Panitia mengambil langkah yang lebih terbuka agar semakin banyak peserta dapat mengikuti program ini.

Baca Juga :  UNAND Gandeng Pakar NUS Kembangkan Teknologi Kesehatan Inklusif Berbasis Bahan Alam Sumatera

Pada pelaksanaan hari kedua, panitia tidak hanya melayani peserta yang lolos verifikasi awal. Panitia juga membuka pendaftaran langsung di lokasi atau on the spot.

Langkah tersebut memberi ruang bagi calon mahasiswa yang sebelumnya mengalami kendala teknis saat melakukan pendaftaran secara daring. Dengan kebijakan itu, lebih banyak putra-putri Kota Padang dapat mengikuti proses seleksi.

Wakil Direktur Politeknik Kirana, Puti Lenggo Ginny, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan.

Menurutnya, Wali Kota Padang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi menghadapi keterbatasan biaya. Dukungan tersebut mendorong lahirnya kesempatan baru bagi lulusan SMA sederajat.

Panitia menyusun proses seleksi secara terukur agar mampu menjaring peserta yang memenuhi kebutuhan program.

Peserta mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis gawai dan tes psikologi. Tim Human Capital mengawasi seluruh proses untuk menjaga standar pelaksanaan.

Baca Juga :  JPPI Desak Kemendikdasmen Evaluasi Pelaporan Dana BOS Usai Temuan BPK di Sulsel

Tahapan tersebut mengukur kemampuan akademik sekaligus kesiapan peserta menghadapi pendidikan vokasi.

Melalui mekanisme ini, penyelenggara menempatkan hasil dan kompetensi peserta sebagai dasar utama penerimaan.

Penerimaan Menyesuaikan Hasil Seleksi

Politeknik Kirana tidak menetapkan kuota penerimaan secara kaku.

Pihak kampus menyesuaikan jumlah penerimaan dengan hasil tes peserta. Selama peserta memenuhi standar akademik dan psikologis, mereka tetap memiliki peluang untuk diterima.

Penyelenggara juga membuka kemungkinan menerima peserta lebih banyak dari target awal apabila jumlah peserta yang lolos memenuhi kriteria.

Kebijakan tersebut memberi kesempatan lebih luas bagi lulusan asal Kota Padang untuk memperoleh pendidikan tinggi melalui jalur beasiswa maupun ikatan dinas.

Kolaborasi antara Pemko Padang dan Politeknik Kirana menunjukkan langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan.

Program ini membuka jalan bagi generasi muda yang sebelumnya menunda kuliah karena keterbatasan biaya.

Dengan akses pendidikan yang lebih terbuka, lulusan SMA sederajat memiliki peluang lebih besar untuk menyiapkan masa depan melalui pendidikan tinggi.(ar)

Berita Terkait

Kualitas Udara Buruk, Sekolah di Padang Perketat Aturan Belajar dan Wajibkan Masker
Kualitas Udara Padang Berbahaya Pemko Terbitkan Edaran Baru Sekolah
Dies Natalis ke-70 UNAND: Menuju Reputasi Global dan Kolaborasi Riset Nasional
Pemko Padang Gandeng KPJ Healthcare University Malaysia Perkuat Sektor Kesehatan dan Pendidikan
Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang, Pemko Liburkan Sekolah Tatap Muka
Pemko Padang Lepas Mahasiswa Penerima Progul Padang Juara
Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:41 WIB

Kualitas Udara Buruk, Sekolah di Padang Perketat Aturan Belajar dan Wajibkan Masker

Senin, 14 September 2026 - 16:28 WIB

Kualitas Udara Padang Berbahaya Pemko Terbitkan Edaran Baru Sekolah

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Dies Natalis ke-70 UNAND: Menuju Reputasi Global dan Kolaborasi Riset Nasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:01 WIB

Pemko Padang Gandeng KPJ Healthcare University Malaysia Perkuat Sektor Kesehatan dan Pendidikan

Rabu, 9 September 2026 - 14:27 WIB

Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan terdampak bencana di Kecamatan Padang Utara pada Sabtu (19/9/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:00 WIB