Festival Kuliner Tradisional Gratis Tutup Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bersemangat berburu kuliner tradisional gratis yang disediakan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam rangka penutupan peringatan 100 tahun Jam Gadang.( poto : ANTARA )

Warga bersemangat berburu kuliner tradisional gratis yang disediakan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam rangka penutupan peringatan 100 tahun Jam Gadang.( poto : ANTARA )

Bukit Tinggi, seriusnews.id – Pemerintah Kota Bukittinggi menutup rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang melalui festival kuliner tradisional gratis pada Minggu (21/6).

Kegiatan itu menghadirkan puluhan ribu porsi makanan untuk masyarakat dan menjadi penutup perayaan satu abad ikon Kota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan para donatur mendukung penuh pelaksanaan festival tersebut. Karena itu, pemerintah tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk menyediakan makanan.

Pemerintah mengajak masyarakat menikmati perayaan secara tertib, memperkuat semangat berbagi, dan menjaga solidaritas. Festival itu sekaligus menunjukkan kebersamaan warga dalam merayakan momen bersejarah Jam Gadang.

Jumlah Porsi Melampaui Target Awal

Ramlan menjelaskan panitia menyiapkan makanan jauh di atas target awal. Jika semula panitia menargetkan 20 ribu porsi, jumlah akhir mencapai 41.790 porsi.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan tingginya partisipasi berbagai pihak. Donatur, pelaku usaha, dan para perantau ikut mendukung agar kegiatan berjalan lancar.

Baca Juga :  Wagub Sumbar Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Perjuangan Perang Manggopoh

“Kegiatan ini dari kita untuk kita. Yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, semangat berbagi dan kesabaran. Alhamdulillah, dari target awal 20 ribu porsi, yang tersedia mencapai 41.790 porsi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, pelaku usaha dan perantau yang telah mendukung,” ujar Ramlan.

Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan dukungan para donatur langsung kepada penyedia makanan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah itu memberi manfaat ekonomi sekaligus memperluas dampak kegiatan.

Pelaku UMKM memperoleh kesempatan menjalankan usaha selama festival berlangsung. Sementara itu, masyarakat menikmati sajian kuliner tanpa biaya.

Pemerintah menilai konsep tersebut mampu memperkuat hubungan antara kegiatan budaya dan perputaran ekonomi lokal. Dengan cara itu, perayaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga memberi manfaat nyata.

Baca Juga :  Kemacetan di Panorama Dua Sitinjau Lauik Padang Mulai Terurai Usai Truk Mogok

Perayaan Budaya yang Dekat dengan Masyarakat

Pemerintah Kota Bukittinggi memanfaatkan peringatan 100 tahun Jam Gadang sebagai momentum mempererat hubungan dengan masyarakat. Pemerintah menghadirkan pengalaman yang bisa dinikmati langsung melalui budaya, kuliner, dan suasana kebersamaan.

Festival kuliner tradisional menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian warga. Kehadiran ribuan pengunjung menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan budaya daerah.

Pemerintah juga melihat kegiatan semacam ini sebagai peluang untuk memperkuat daya tarik wisata Bukittinggi. Selain menjaga nilai sejarah, agenda budaya mampu memperkuat identitas kota.

Ramlan mengatakan Pemerintah Kota Bukittinggi akan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan agar agenda serupa berjalan lebih baik pada masa mendatang.

Pemerintah ingin terus menghadirkan kegiatan yang memperkuat wisata dan budaya daerah. Langkah tersebut sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam setiap perayaan kota.(ar)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus
Satgas Pasaman Barat Perketat Pengawasan BBM Subsidi untuk Tekan Antrean Kendaraan
100 Tahun Jam Gadang: Penelitian Ungkap Fakta Konstruksi, Bukan Dibangun dengan Putih Telur
Perempuan Petani Minangkabau Hadapi Perubahan Peran, Peneliti Susun Model Pendidikan Kewirausahaan Pangan
Pemulangan Jemaah Haji Padang Tuntas, 7 Masih Dirawat di Mekkah
Longsor Lubuk Paraku Padang Tutup Jalur Padang–Solok, Satu Truk Terdampak Material
Deklarasi Anti Narkoba Sumbar di CFD Mapolda, Ribuan Warga Tanda Tangani Komitmen
BMKG Tetapkan Sejumlah Wilayah NTB Siaga Kekeringan Meteorologis
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:00 WIB

Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:00 WIB

Satgas Pasaman Barat Perketat Pengawasan BBM Subsidi untuk Tekan Antrean Kendaraan

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:00 WIB

100 Tahun Jam Gadang: Penelitian Ungkap Fakta Konstruksi, Bukan Dibangun dengan Putih Telur

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:00 WIB

Perempuan Petani Minangkabau Hadapi Perubahan Peran, Peneliti Susun Model Pendidikan Kewirausahaan Pangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:00 WIB

Festival Kuliner Tradisional Gratis Tutup Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Berita Terbaru