Gubernur Mahyeldi Dukung Uji Coba BKN Soal Penempatan ASN Dekat Domisili

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah.(poto: padangkita.com).

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendukung penuh kebijakan penempatan ASN dekat domisili yang kini sedang diuji coba oleh Badan Kepegawaian Negara. Kebijakan ini dinilai sanggup memicu motivasi kerja, merangsang produktivitas, serta mendongkrak kualitas pelayanan publik secara nyata.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, Mahyeldi mengaku telah lama memperhitungkan faktor lokasi tempat tinggal dalam agenda rotasi pegawai daerah. Langkah strategis tersebut sudah ia terapkan sejak memimpin Kota Padang hingga menduduki kursi Gubernur Sumatera Barat saat ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek географис domisili tidak boleh mengesampingkan kebutuhan organisasi dan kompetensi individu pegawai. Kepentingan pelayanan bagi masyarakat luas harus tetap menjadi pertimbangan paling utama dalam setiap keputusan mutasi kerja.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik gagasan tersebut karena kami sudah menerapkan konsep itu sejak lama,” kata Mahyeldi di Padang, Selasa (28/7/2026). Ia menilai aparatur negara yang bertugas dekat dengan lingkar keluarga memiliki kondisi psikologis yang jauh lebih stabil.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Raih Penghargaan 2026, Mahyeldi Tegaskan Evaluasi Kinerja

Kondisi mental yang positif membuat para pegawai bekerja lebih fokus, disiplin, dan bersemangat dalam melayani warga setiap hari. Kendati begitu, Mahyeldi mengingatkan agar kedekatan tempat tinggal tidak sampai mengikis profesionalisme serta loyalitas aparatur sipil negara.

Penempatan pegawai tetap wajib mengacu pada peta kebutuhan instansi serta pemerataan kualitas sumber daya manusia di daerah. Keseimbangan antara kesejahteraan pegawai dan kebutuhan organisasi menjadi kunci utama kelancaran roda birokrasi pemerintahan Sumatera Barat.

Penerapan Kebijakan Mutasi Pegawai Berdasarkan Lokasi Domisili Asal

Mahyeldi berharap uji coba dari BKN dapat menjadi bahan evaluasi komprehensif dalam menyempurnakan regulasi manajemen kepegawaian nasional. Penerapan kebijakan ini harus tetap berpijak pada sistem merit agar mampu memperkuat birokrasi yang berorientasi penuh pada pelayanan.

Sikap tegas Gubernur Sumbar ini sejalan dengan arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini. Menteri PANRB menekankan bahwa kebijakan penempatan pegawai tidak boleh mengorbankan standar mutu pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Sumbar 2026

Ia mengingatkan bahwa setiap aparatur pada dasarnya wajib menjaga kesiapan untuk bersedia mengabdi di mana saja sesuai kebutuhan instansi. Sementara itu, pengaturan teknis penempatan pegawai tetap menjadi kewenangan penuh Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing instansi pemerintah.

Uji Coba Program Internal BKN Guna Mendorong Efisiensi

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa program bertajuk mendekatkan pada domisili ini masih menjalani uji coba internal. Kebijakan anyar tersebut dirancang untuk menciptakan keseimbangan kehidupan kerja sekaligus memangkas beban finansial para pegawai secara signifikan.

Zudan optimistis kedekatan dengan keluarga akan melipatgandakan kebahagiaan pegawai sehingga berdampak langsung pada peningkatan kinerja harian mereka. Selain itu, efisiensi biaya transportasi dan penginapan membantu aparatur menata kondisi keuangan keluarga secara jauh lebih sehat.

Pemerintah berharap pola baru ini mampu mencetak aparatur negara yang jauh lebih bahagia, sejahtera, dan berdedikasi tinggi. Evaluasi bertahap akan terus dilakukan demi memastikan kualitas pelayanan publik di seluruh daerah berjalan semakin optimal.(ar)

Berita Terkait

RAPBD Sawahlunto 2027 Tembus Rp517 Miliar, Ini Rinciannya
Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi
Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api
Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026
Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar
Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana
Pemko Padang Pacu Pembelajaran Mandiri Demi Tingkatkan Kompetensi ASN
Targetkan Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Tuntaskan Verifikasi Kota Sehat 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

RAPBD Sawahlunto 2027 Tembus Rp517 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar

Berita Terbaru

Secangkir air rebusan kulit manis hangat beralas tatakan kayu, disajikan bersama batang kayu manis, bubuk rempah, dan madu di meja dapur.

Kesehatan

Rahasia Manfaat Kulit Manis untuk Gula Darah dan Diet Sehat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:36 WIB

Deretan rempah herbal alami seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan daun salam yang ampuh menurunkan kolesterol.

Kesehatan

5 Herbal Penurun Kolesterol Alami yang Terbukti Manjur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:30 WIB

Seduhan kunyit hangat, madu alami, dan lidah buaya yang ampuh meredakan gejala asam lambung serta maag.

Kesehatan

5 Obat Herbal Asam Lambung Alami yang Redakan Maag Cepat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:26 WIB

Ilustrasi Uji coba implementasi platform LMS Ruang Kelas Digital di hadapan siswa dan guru SMPN 17 Kota Padang.(poto: AI).

Pendidikan

SMPN 17 Padang Uji Coba Ruang Kelas Digital Diskominfo

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:21 WIB